Siapa John Herdman? Ini Profil Pelatih Baru Timnas Indonesia yang Bawa Kanada ke Piala Dunia

Ratna Purnama
4 Min Read

Pengangkatan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia

PSSI resmi mengumumkan pengangkatan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia Senior dan Timnas Indonesia U-23. Pengumuman ini dilakukan pada hari Sabtu, 3 Januari 2026. John Herdman adalah seorang pelatih asal Inggris yang dikenal sebagai spesialis kepelatihan, bukan mantan pemain bintang. Hal ini membuatnya berbeda dari dua pelatih sebelumnya, yaitu Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong, yang memiliki latar belakang sebagai pemain tim nasional.

Patrick Kluivert terkenal sebagai legenda Timnas Belanda dan pernah bermain di klub-klub elite Eropa. Sementara itu, Shin Tae-yong adalah mantan pemain Timnas Korea Selatan yang sukses membawa negaranya tampil di Piala Dunia. Berbeda dari keduanya, Herdman membangun reputasi melalui pencapaian kepelatihan jangka panjang.

Latar Belakang Sebagai Pemain

Sebelum menjadi pelatih, John Herdman pernah berkarier sebagai pemain. Ia pernah memperkuat klub Hibiscus Coast yang berlaga di Liga Utama Selandia Baru. Meski tidak memiliki karier pemain yang gemilang di level internasional, Herdman justru menonjol setelah beralih ke dunia kepelatihan. Pelatih berusia 50 tahun ini dikenal mengandalkan formasi 3-4-2-1 dengan ciri permainan menekan tinggi (high pressing) dan transisi cepat. Pendekatan taktik tersebut menjadi salah satu kekuatan Herdman dalam membangun tim yang kompetitif.

Awal Karier Kepelatihan hingga Sukses Bersama Kanada

John Herdman lahir di Consett, County Durham, Inggris, pada 19 Juli 1975. Ia memulai karier kepelatihan sebagai pelatih tim junior Selandia Baru pada periode 1 Januari 2003 hingga 31 Desember 2005. Setelah itu, ia dipercaya menangani Tim Nasional Kanada Putri. Di bawah kepemimpinannya, Kanada Putri tampil di Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011, serta meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016.

Kesuksesan tersebut mengantarkan Herdman naik level. Ia kemudian dipercaya menjadi pelatih Timnas Kanada U-23 pada 9 Januari 2017 hingga 17 Juli 2018, sekaligus menangani Timnas Kanada Senior pada periode yang sama. Puncak prestasinya terjadi saat Herdman berhasil membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar, mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun absen dari ajang sepak bola paling prestisius dunia tersebut.

Rekam Jejak dan Statistik Kepelatihan

Selama 2.090 hari melatih Timnas Kanada, John Herdman memimpin tim dalam 58 pertandingan, dengan catatan 36 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 15 kekalahan. Setelah menyelesaikan tugasnya di level tim nasional, Herdman melanjutkan karier sebagai pelatih klub Toronto FC di Liga Amerika Serikat (MLS) pada periode 1 Oktober 2023 hingga 29 November 2024. Bersama Toronto FC, ia mencatat 46 pertandingan dengan hasil 17 kemenangan, 4 seri, dan 25 kekalahan.

Biodata Singkat John Herdman

  • Nama lengkap: John Herdman
  • Tempat, tanggal lahir: Consett, County Durham, Inggris, 19 Juli 1975
  • Tinggi badan: 170 cm
  • Karier sebagai pemain senior: Hibiscus Coast (Liga Utama di Selandia Baru)
  • Karier kepelatihan:
  • 2003–2005: Tim Junior Selandia Baru
  • 2006–2011: Timnas Selandia Baru Putri
  • 2011–2018: Timnas Kanada Putri
  • 2018–2023: Timnas Kanada
  • 2023–2024: Toronto FC
  • 2026–sekarang: Timnas Indonesia

Harapan untuk Timnas Indonesia

PSSI berharap kehadiran John Herdman dapat membawa kebangkitan bagi Timnas Indonesia Senior dan Timnas Indonesia U-23. Target realistisnya adalah membuat Indonesia kembali diperhitungkan di level Asia, setelah sebelumnya nyaris lolos ke Piala Dunia 2026. Sesuai rencana, John Herdman dijadwalkan tiba di Indonesia pada pekan depan untuk memulai tugas barunya bersama skuad Garuda.


Share This Article
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *