Mitos dan Fakta tentang Varises Pasca Melahirkan
Varises adalah kondisi yang ditandai dengan pembuluh vena yang tampak ungu atau membiru. Selain itu, kondisinya juga tampah bengkak dan menonjol. Varises bisa muncul di seluruh bagian tubuh yang memiliki pembuluh vena, namun paling sering terlihat di tungkai dan betis. Pasalnya, daerah ini paling banyak mendapat tekanan saat berjalan atau berdiri.
Meski demikian, varises juga bisa muncul di vagina, rahim, kerongkongan, panggul, dan bagian lainnya. Umumnya kondisi ini memang lebih banyak dialami perempuan, walaupun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada laki-laki. Umumnya kondisi ini tidak berbahaya, namun jika terlalu parah akan menyebabkan pembekuan darah yang bisa mengakibatkan kematian mendadak. Karenanya, jika kondisi ini muncul, Mama perlu memberikan perhatian khusus agar tidak semakin memburuk. Umumnya, varises juga bisa disembuhkan.
Menekuk Kaki Bukan Penyebab Varises
Munculnya varises pasca melahirkan memang bukan mitos. Meski demikian, penelitian terkini menunjukkan bahwa penyebabnya bukan karena menekuk kaki. Hal itu telah diungkapkan oleh banyak ahli medis. Umumnya, aktivitas tertentu yang Mama lakukan setelah melahirkan sama sekali tidak ada hubungannya dengan varises.
Sebagian besar kasus varises pasca persalinan sudah bermula sejak Mama hamil. Berbagai perubahan fisik yang dialami ibu selama kehamilan sangat berpotensi memberikan tekanan pada pembuluh vena. Hal ini menyebabkan varises yang kemudian tampak jelas pasca persalinan. Varises sendiri adalah kondisi yang menimpa sekitar 10-40 persen ibu hamil. Hal ini biasanya bisa hilang sendiri pasca persalinan, namun ada pula yang justru memburuk karena berbagai faktor. Meskipun nantinya varises hilang, kerusakan pada pembuluh vena tak bisa hilang sehingga gatal atau sakit akan terus terasa.
Penyebab Munculnya Varises
Sebagaimana disinggung di atas, penyebab utama varises pasca melahirkan sebenarnya adalah kehamilan itu sendiri. Pembesaran ukuran rahim kemudian menekan pembuluh darah. Hal ini bisa menghambat aliran darah dari kaki ke jantung. Lambat laut, pembuluh darah pun mengalami pembengkakan sehingga berubah menjadi varises. Secara umum, beberapa penyebab varises adalah sebagai berikut:
- Faktor genetik
- Sudah beberapa kali melahirkan
- Kelebihan berat badan
- Kerusakan pada pembuluh vena saat hamil
- Terlalu lama berdiri
- Jarang bergerak
- Hamil anak kembar
Bagaimana Mengatasinya?
Jika muncul karena kondisi genetik, varises mungkin akan sangat sulit dihindari. Meski demikian, Mama tetap bisa melakukan berbagai tindakan preventif. Hal ini juga bisa mencegah dan meringankan keluhan yang muncul jika terjadi varises.
- Olahraga: Pasca melahirkan, usahakan tubuh tetap bergerak walau sedikit. Pilih aktivitas yang tak terlalu berat.
- Menjaga tubuh ideal: Jika tubuh mama kegemukan, sebaiknya segera turunkan berat badan dengan cara yang sehat.
- Jangan berdiri terlalu lama: Berdiri terlalu lama akan menyebabkan tekanan pada pembuluh darah sehingga tidak bisa mengalir dengan lancar.
- Kontrol ke dokter: Selalu berkonsultasilah dengan dokter tentang apapun yang Mama lakukan selama hamil hingga melahirkan.
- Menggunakan obat-obatan: Saat ini untungnya sudah banyak obat dan terapi oles untuk mengatasi varises. Namun jangan lupa konsultasi ke dokter dulu, ya!
Itulah ulasan singkat tentang anggapan bahwa menekuk kaki setelah melahirkan dapat menyebabkan varises. Jika hal ini terjadi pada Mama, jangan khawatir karena sebenarnya kondisi tersebut tidak berbahaya. Namun jangan lupa mengatasinya ya, Ma! Agar tidak semakin parah.