Apakah Kucing Bisa Mabuk Perjalanan Saat Mudik?

Bayu Purnomo
5 Min Read

Apakah Kucing Bisa Mabuk Perjalanan?

Libur Lebaran adalah momen yang dinantikan oleh banyak orang, termasuk para pemilik kucing. Namun, bagi para pawrents, momen ini juga menjadi dilema besar. Bagaimana tidak, jika mereka ingin mudik ke kampung halaman, siapa yang akan merawat kucing kesayangan mereka? Beberapa pawrents akhirnya memutuskan untuk membawa kucing bersama mereka saat bepergian.

Pertanyaannya, apakah kucing bisa mabuk perjalanan? Dapatkah hewan peliharaan kesayangan ini merasa pusing dan mual akibat guncangan moda transportasi? Berikut penjelasannya berdasarkan pandangan ahli.

Fakta Mengenai Mabuk Perjalanan pada Kucing

Faktanya, manusia bukan satu-satunya makhluk hidup yang bisa mengalami mabuk perjalanan. Kucing pun bisa merasa tidak nyaman saat menaiki moda transportasi tertentu, seperti mobil, pesawat, bahkan perahu atau kapal. Meski demikian, tidak semua kucing mengalami mabuk perjalanan. Kondisi ini lebih sering dialami oleh anabul yang tidak terbiasa naik kendaraan atau kucing yang mudah stres dengan perubahan lingkungan sekitar.

Mabuk perjalanan, atau motion sickness, terjadi ketika gerakan terus-menerus mengganggu keseimbangan panca indra dan sistem sinyal ke otak. Selain itu, stres dan kecemasan akibat bepergian juga bisa menjadi pemicu kondisi tersebut.

Meski mabuk perjalanan bukanlah kondisi yang fatal, hal ini dapat membuat kucing tidak nyaman selama perjalanan dan bahkan setelah sampai tujuan. Kucing bisa mengalami muntah dan diare yang akhirnya memicu dehidrasi.

Tanda-Tanda Mabuk Perjalanan pada Kucing

Meskipun jawaban bisa, tanda-tandanya mungkin tidak begitu jelas. Anabul tidak mungkin mengatakan bahwa tubuhnya sedang tidak baik-baik saja, bukan? Nah, kucing mungkin menunjukkan beberapa tanda yang merujuk pada mabuk perjalanan. Tandanya meliputi mengiler, muntah, hingga diare. Kucing juga dapat menunjukkan tanda-tanda stres perjalanan seperti:

  • Vokalisasi berlebihan atau jadi lebih berisik
  • Merasa resah, gelisah, jengkel (agitasi)
  • Menjilat bibir secara berlebihan
  • Keluar air liur berlebihan
  • Lesu atau tidak aktif bahkan setelah turun dari kendaraan

Cara Mencegah Kucing Mabuk Perjalanan

Agar perjalanan bersama kucing tetap menyenangkan, pawrents mungkin perlu mempersiapkan beberapa hal. Tujuannya agar anabul merasa tenang di perjalanan dan terhindar dari risiko motion sickness.

Pertama-tama, ada baiknya membiasakan kucing dengan pet cargo dan perjalanan singkat. Kamu mungkin perlu membiarkan kucing bermain-main di kandang sembari memberikan treat sebagai reward dan membuatnya nyaman di sana.

Setelah kucing mulai nyaman dengan pet cargo, tingkatkan level dengan mengajaknya ke dalam mobil. Namun, tidak perlu dijalankan terlebih dahulu. Cukup ajak kucing berkenalan dengan suasananya, lalu berikan hadiah berupa makanan dan pujian.

Ketika anabul sudah nyaman, ajak untuk berjalan-jalan menggunakan kendaraan dalam durasi singkat secara rutin. Langkah ini tentu membutuhkan beberapa waktu, tapi sebaiknya lakukan perlahan jauh-jauh hari sebelum waktu mudik Lebaran tiba, ya.

Lebih lanjut, VCA Animal Hospitals juga menyarankan beberapa tips berikut sebagai cara mencegah mabuk perjalanan pada kucing:

  • Hindari makan hingga 8 jam sebelum bepergian. Hal ini akan membantu mengurangi rasa mual dan kebutuhan kucing untuk ke toilet selama perjalanan jauh
  • Sediakan akses terhadap air bersih selama perjalanan. Botol air yang digantung di kandang bisa menjadi solusi
  • Gunakan pet cargo yang nyaman sebagai tempat aman untuk anabul
  • Jaga suhu kendaraan tetap sejuk dan senyap
  • Tambahkan kaus atau selimut yang beraroma tubuh pawrents agar membuat anabul lebih nyaman
  • Tawarkan mainan kesukaan jika memang kucing punya.

Kamu dapat menanyakan obat antimual kepada dokter sebelum keberangkatan, ya. Jika perjalanan menempuh waktu lebih dari 6 atau 8 jam, sebaiknya sediakan wadah kotoran untuk kucing buang air dan tetap beri makan secukupnya.

FAQ Seputar Apakah Kucing Bisa Mabuk Perjalanan

Apa saja tanda-tanda atau gejala kucing sedang mabuk di kendaraan?

Beberapa gejala yang sering muncul antara lain mengeong terus, air liur berlebih, hingga muntah.

Mengapa kucing sering merasa stres saat berada di dalam mobil?

Bagi banyak kucing, mobil adalah lingkungan yang asing. Apalagi penuh guncangan yang tidak biasa dan suaranya bising.

Apakah ada obat khusus untuk mengatasi mabuk perjalanan pada kucing?

Ada beberapa obat anti-mual khusus hewan yang bisa diberikan, tapi konsultasikan dulu dengan dokter.

Cara Membawa Kucing Naik Mobil untuk Diajak Mudik Lebaran

Bisakah Kucing Dibawa Perjalanan Jauh seperti Mudik Lebaran?

Tentu saja bisa, asalkan dilakukan dengan persiapan yang matang dan perhatian terhadap kenyamanan serta kesehatan kucing. Dengan langkah-langkah yang tepat, kucing bisa menjalani perjalanan jauh dengan aman dan nyaman.

Share This Article
Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *