Detik-detik mencekam Epy Kusnandar: jatuh dari kasur hingga kritis di RS PON

Zaiful Aryanto
5 Min Read

Kabar Duka: Meninggalnya Aktor Senior Epy Kusnandar

Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025 pukul 14.24 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Cawang setelah menjalani perawatan intensif akibat kondisi kritis yang dialaminya sejak pagi hari.

Kronologi Kejadian yang Menggemparkan

Menurut penuturan putranya, Damar Rizal Marzuki, kejadian tersebut bermula sekitar pukul 05.30 WIB. Epy ditemukan oleh istri tercintanya, Karina Ranau, dalam keadaan terjatuh dari kasur dan muntah hebat. Ia tidak sadarkan diri, sehingga Karina langsung mengangkat tubuh suaminya ke mobil untuk segera dibawa ke rumah sakit.

Damar yang sedang dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta menerima kabar tersebut ketika baru tiba di Kalibata. Ia langsung meluncur ke RS PON untuk memastikan kondisi sang ayah.

Di instalasi gawat darurat, dokter menemukan adanya penyumbatan pembuluh darah di batang otak, bagian paling vital yang mengontrol berbagai fungsi tubuh. Kondisi ini membuat dokter tidak dapat melakukan tindakan operasi karena situasinya sudah sangat kritis. Tekanan darah Epy pun berada pada angka tinggi sehingga memperparah kondisi.

Gejala yang Diabaikan

Damar menyampaikan bahwa beberapa minggu terakhir Epy sering mengeluhkan sakit kepala. Namun, ia enggan diperiksa karena merasa kondisinya membaik setiap beberapa menit. Dokter kemudian menyampaikan bahwa peluang tindakan medis bisa lebih besar jika Epy datang lebih awal, sebelum kondisinya kehilangan kesadaran.

Pagi itu menjadi titik balik, ketika gejala yang sebelumnya dianggap biasa ternyata mengarah pada masalah serius yang akhirnya tidak tertangani tepat waktu.

Kondisi yang Terus Menurun

Setelah dirawat intensif di IGD, kondisi Epy tak kunjung membaik. Beberapa keluarga, termasuk adik Epy, Deniar Hendarsah, dikumpulkan untuk mendoakan dan mengikhlaskan kepergian sang aktor. Pada pukul 14.24 WIB, Epy Kusnandar dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Karina Ranau, yang sejak pagi setia menemani, sempat hampir pingsan ketika proses pemindahan jenazah menuju ambulans dilakukan. Ia menangis histeris sambil memegangi kerabat yang terus mendampinginya. Putra mereka, Quentin Stanislavski Kusnandar, juga terlihat menemani sang ibu menuju rumah duka di Jagakarsa.

Perpindahan Jenazah dan Rencana Pemakaman

Jenazah dibawa dari RS PON menuju rumah duka di Harmony Residence 88, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Suasana haru menyelimuti keluarga yang terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Epy rencananya akan dimakamkan pada Kamis pagi, 4 Desember 2025 pukul 08.00 WIB di TPU Jeruk Purut. Keputusan lokasi pemakaman ini sempat menjadi sorotan karena Epy pernah menyampaikan keinginan kuat untuk dimakamkan di Garut, kampung halamannya. Namun keluarga memilih lokasi di Jakarta agar lebih mudah diakses kerabat dekat dan rekan-rekan sesama artis.

Riwayat Penyakit yang Panjang

Epy Kusnandar memiliki riwayat penyakit yang cukup panjang. Pada tahun 2011 ia didiagnosa mengidap tumor otak stadium akhir, dengan prediksi hidup hanya empat bulan. Namun ia berhasil bangkit melalui serangkaian pengobatan herbal dan alternatif. Setelah itu, dirinya juga mengalami stroke ringan, meski kemudian dapat kembali aktif bekerja di dunia hiburan.

Pekan-pekan sebelum kepergiannya, Epy dan Karina sedang merintis usaha kecil-kecilan berupa warung makan bernama Jukut Goreng. Usaha itu sempat viral karena polemik dengan oknum preman setempat, namun justru makin meningkatkan popularitasnya sebagai figur publik yang sederhana dan dekat dengan masyarakat.

Karier Panjang dan Warisan Karya

Lahir di Garut pada 1 Mei 1964, Epy memulai karier sejak era 1990-an dan berkembang menjadi aktor serba bisa. Namanya kembali melambung lewat peran Kang Mus dalam serial Preman Pensiun yang membuatnya populer lintas generasi. Ia dikenal mampu memerankan karakter keras, komikal, hingga emosional dengan sama kuatnya.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, sekaligus warisan karya yang panjang bagi industri film dan televisi Indonesia.

Duka Mendalam Keluarga dan Penggemar

Karina mengumumkan kabar duka ini melalui unggahan media sosial dengan doa untuk sang suami. Ucapan belasungkawa terus mengalir dari rekan artis, sineas, hingga para penggemar yang merasa kehilangan salah satu aktor terbaik Indonesia.

Hingga saat ini, keluarga belum merilis pernyataan resmi mengenai penyebab detail meninggalnya Epy, selain informasi awal mengenai penyumbatan di batang otak.

Share This Article
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *