Doa Awal Ramadhan Sesuai Sunnah

Ratna Purnama
3 Min Read

Doa dan Amalan yang Dianjurkan Saat Awal Bulan Ramadhan

Ustadz Adi Hidayat, seorang pendakwah terkenal, menekankan pentingnya umat Muslim mengamalkan doa sesuai hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi saat awal bulan Ramadhan. Tujuannya adalah untuk memohon kesehatan, kekuatan, dan keselamatan selama menjalani ibadah puasa.

Rasulullah SAW juga menganjurkan agar umat Muslim mengakhirkan waktu sahur karena ada keberkahan di dalamnya. Di sisi lain, beliau menyegerakan berbuka puasa karena merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa. Selama bulan suci Ramadhan, umat Muslim didorong untuk memperbanyak amal kebaikan.

Persiapan Batin untuk Menyambut Ramadhan

Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah atau tahun 2026 Masehi tinggal menghitung hari. Untuk persiapan batin, umat Muslim dianjurkan mengamalkan doa menyambut awal bulan Ramadhan sebagaimana disunnahkan oleh Rasulullah SAW.

Dalam sebuah video ceramah di YouTube, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa bacaan doa awal Ramadhan bukan sekadar tradisi, melainkan permohonan hamba kepada Sang Pencipta agar diberikan keberkahan dalam beribadah. Ia menekankan agar umat Muslim menghafal doa ini, yang disampaikan Nabi menjelang Ramadhan, supaya mendapatkan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan beribadah selama bulan Ramadhan.

Bacaan Doa Awal Ramadhan

Berikut adalah bacaan doa awal Ramadhan:

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلاَمِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Artinya: Terbitkanlah bulan tersebut kepada kami dengan berkah, iman, keselamatan serta Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.

Amalan yang Dianjurkan Selama Bulan Ramadhan

Selain membaca doa di awal bulan, ada sejumlah amalan lain yang bisa dilakukan selama bulan Suci Ramadhan. Berikut beberapa amalan yang disarankan:

  1. Mengerjakan Qiyamul-Lail

    Menerjakan qiyamul-lail di malam hari saat bulan Ramadhan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Hadis yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa barangsiapa mengerjakan qiyam (shalat) Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu. Qiyamul Lail yang biasa dilakukan di bulan Ramadhan antara lain salat tarawih dan salat witir.

  2. Mengakhirkan Makan di Waktu Sahur

    Rasulullah menganjurkan untuk makan sahur, bahkan mengakhirkannya. Terdapat barokah di dalam sahur, dengan sahur umat Muslim akan semakin mendapatkan keberkahan puasa di bulan Ramadan. Sunnah dari makan sahur adalah mengakhirkan sahur.

  3. Menyegerakan Berbuka

    Ketika berbuka puasa adalah salah satu waktu terkabulnya do’a. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak: (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi.” Berbuka adalah waktu terkabulnya doa karena saat itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.

  4. Memperbanyak Shadaqah

    Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lebih banyak lagi melakukan kebaikan di bulan Ramadhan. Beliau memperbanyak sedekah, berbuat baik, membaca Al Qur’an, shalat, dzikir dan i’tikaf.”

  5. Mempelajari Al-Quran

    Dari Ibnu Abbas r.a., dikatakan bahwa Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan, apalagi pada bulan Ramadhan, ketika ditemui oleh Malaikat Jibril pada setiap malam pada bulan Ramadhan, dan mengajaknya membaca dan mempelajari al-Qur’an. [Muttafaq ‘Alaih]


Share This Article
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *