Jadwal Sholat dan Imsakiyah Medan Ramadhan 1447 H, Lengkap Sebulan

Rafitman
4 Min Read

Jadwal Sholat dan Imsakiyah Kota Medan Selama Bulan Ramadhan 1447 H

Berikut informasi mengenai jadwal sholat dan imsakiyah untuk wilayah Kota Medan, Sumatera Utara, selama pelaksanaan ibadah Puasa Ramadhan 1447 Hijriah/2026. Penetapan awal Ramadhan 1447 H berdasarkan keputusan Muhammadiyah diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Hal ini merujuk pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025.

Sementara itu, Hari Raya Idul Fitri 1447 H menurut Muhammadiyah diprediksi akan berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026. Namun, pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat yang dijadwalkan digelar pada Februari 2026. Oleh karena itu, jika pemerintah menetapkan awal Ramadhan mundur satu hari ketimbang Muhammadiyah, maka 1 Ramadhan 1447 H berpotensi jatuh pada 19 Februari 2026.

Jadwal Imsakiyah Kota Medan

Jadwal salat dan imsakiyah yang disajikan bersumber dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), dengan asumsi pelaksanaan puasa dimulai pada 18 Februari hingga 19 Maret 2026, sesuai keputusan Muhammadiyah. Informasi ini dapat menjadi panduan bagi masyarakat Medan dalam menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan.

Fidyah: Pengganti Puasa yang Tidak Dapat Dilakukan

Bagi Anda yang masih memiliki utang puasa, wajib segera dibayar sebelum bulan Ramadhan 2026 tiba. Namun, tidak semua orang boleh mengganti utang puasanya dengan membayar fidyah. Beberapa kelompok yang boleh mengganti puasa dengan fidyah antara lain:

  • Ibu hamil atau menyusui
  • Lansia
  • Orang meninggal
  • Orang sakit parah yang jika berpuasa justru akan menambah sakitnya

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al Baqarah ayat 184:

“(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 184)

Tata Cara Membayar Fidyah & Besarannya

Berdasarkan pendapat para ulama, besaran fidyah yang dibayarkan adalah satu mud atau kurang dari 1 kg (6 ons). Jumlah takaran tersebut untuk menggantikan satu kali puasa yang ditinggalkan. Sedangkan menurut ulama Hanfiah, besaran fidyah adalah setengah sha (setengah takaran zakat fitrah).

Membayar fidyah bisa diberikan dengan takaran satu porsi makanan pokok, lengkap dengan lauk pauknya. Anda bisa memberikan makanan yang belum dimasak, seperti sembako, untuk makan sesuai dengan jumlah hari puasa yang ditinggalkan. Misalnya, jika Anda meninggalkan puasa 9 hari, maka Anda harus memberikan makanan atau sembako kepada 9 orang miskin. Atau bisa juga diberikan kepada 1 orang miskin untuk 9 hari mereka.

Doa Niat Membayar Fidyah

Berdasarkan sumber Baznas, berikut bacaan niat membayar fidyah:

  1. Niat membayar fidyah bagi wanita hamil atau menyusui:
  2. “Aku niat mengeluarkan fidyah ini dari tanggungan berbuka puasa Ramadhan karena khawatir keselamatan anakku, fardlu karena Allah.”

  3. Niat membayar fidyah bagi lansia dan orang sakit parah yang diperkirakan susah atau tak kunjung sembuh lagi:

  4. “Aku niat mengeluarkan fidyah ini karena berbuka puasa di bulan Ramadhan, fardlu karena Allah.”

  5. Niat membayar fidyah puasa orang mati (dilakukan oleh wali/ahli waris):

  6. “Aku niat mengeluarkan fidyah ini dari tanggungan puasa Ramadhan untuk Fulan bin Fulan (disebutkan nama mayitnya), fardlu karena Allah.”

  7. Baca niat membayar fidyah cukup dalam hati

  8. Membaca doa niat membayar fidyah puasa Ramadhan menurut beberapa ulama lain tidak mesti dilafalkan. Membaca doa niat cukup dilakukan dalam hati. Allah SWT Maha Mengetahui apa yang ada di dalam hati hamba-Nya.
Share This Article
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *