Kebiasaan Insanul Fahmi Sebelum Kenal Inara Rusli Terungkap, Tidak Pernah Unggah Foto Bersama

Wahyudi
4 Min Read

Kehidupan Rumah Tangga Wardatina Mawa yang Penuh Duka

Wardatina Mawa, seorang kreator konten asal Medan, Sumatera Utara, mengungkapkan pengalamannya dalam menjalani pernikahan dengan Insanul Fahmi. Meski awalnya merasa bahwa suaminya adalah sosok yang baik dan sebagai imam yang soleh bagi keluarga, kini ia merasa dikhianati setelah mengetahui bahwa Insanul telah menikahi siri Inara Rusli.

Pernikahan antara Insanul Fahmi dan Inara Rusli diketahui terjadi secara diam-diam pada 7 Agustus 2025. Namun, baru pada Oktober 2025, Mawa menemukan bukti-bukti nyata melalui rekaman CCTV yang menunjukkan tindakan tidak terpuji dari suaminya. Hal ini membuatnya sangat kecewa dan memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025.

Meskipun merasa dikhianati, Mawa tetap memuji sifat baik Insanul Fahmi. Ia menyebut suaminya sebagai pria yang baik dan bisa menjadi contoh dalam kehidupan rumah tangga selama tujuh tahun mereka berumah tangga. “Saya akui alhamdulillah dia sosok yang baik, imam yang soleh,” ujarnya dalam sebuah program kajian di Trans TV.

Namun, ada hal yang dirasakan janggal oleh Mawa sejak awal pernikahannya. Ia mengungkapkan bahwa Insanul tidak pernah mengizinkan dirinya memposting foto bersama di media sosial. Awalnya, Mawa berpikir bahwa itu adalah bentuk perlindungan dari ancaman kejahatan. Namun, ketika rahasia terbongkar, ia merasa bahwa perbuatan suaminya tidak sesuai dengan harapan.

Pengorbanan dan Cita-Cita yang Tertunda

Sebelum menikah dengan Insanul Fahmi, Mawa memiliki impian untuk menjadi polisi wanita (polwan). Namun, setelah menikah pada 27 Januari 2019, ia harus meninggalkan cita-citanya demi menjadi istri yang mengabdi pada suami. Setelah menikah, ia pindah ke Jakarta dan menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga.

“2020 saya ikut sama suami saya ke Jakarta, meninggalkan cita-cita saya, dulu saya ingin sekali menjadi polwan,” cerita Mawa saat menjadi bintang tamu dalam program Kajian Hati di Trans TV. Ia merasa bahwa kehidupan sebagai ibu rumah tangga adalah garis takdirnya saat itu.

Namun, kehidupan rumah tangganya mulai gonjang-ganjing sejak 2022 lalu. Mawa merasa tidak diakui sebagai istri di media sosial oleh suaminya. Hal ini membuatnya merasa tertekan dan mencoba memahami niat Insanul. Namun, hingga akhirnya rahasia terkuak, ia merasa bahwa pernikahan siri yang dilakukan suaminya adalah bentuk penipuan.

Proses Hukum dan Harapan Keadilan

Kini, Mawa tengah menjalani proses hukum dengan melaporkan Insanul dan Inara ke Polda Metro Jaya. Ia menuntut keadilan untuk dirinya dan anak semata wayangnya. Meskipun ia berusaha untuk ikhlas dan memaafkan suaminya, ia tetap melanjutkan proses hukum. “Saya hanya meminta keadilan,” tuturnya.

Selain itu, Mawa juga sedang menunggu permintaan maaf dari Inara Rusli. Menurut kuasa hukumnya, Darma Praja, Inara belum menyampaikan permohonan maaf kepada kliennya. Meskipun begitu, Mawa tetap siap menerima permintaan maaf, namun ia belum berniat untuk berdamai.

Kondisi Psikis Inara Rusli yang Terpuruk

Sementara itu, Inara Rusli yang kini tengah menghadapi hujatan publik dan dampak negatif terhadap pekerjaannya, disebut sedang dalam kondisi psikis yang terpuruk. Kuasa hukumnya, Marisya Icha, mengungkapkan bahwa Inara sedang dalam masa depresi dan membutuhkan waktu untuk menenangkan diri. “Nggak mungkin eksis dong mas, saat ini sedang depresi,” ujarnya.

Inara, yang merupakan ibu tiga anak, disebut sangat ingin meminta maaf kepada Mawa. Namun, karena kondisi mentalnya yang tidak stabil, ia memilih untuk diam lebih dulu. “Dia sangat mau minta maaf sama Mawa, tapi saat ini bingung,” tambah Marisya Icha.

Share This Article
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *