Konsul India Buka Indian Corner di IAIN Langsa, Buka Peluang Global dan Beasiswa

Eka Syaputra
4 Min Read

Kunjungan Konsul Jenderal India ke IAIN Langsa: Membuka Peluang Kolaborasi Pendidikan Internasional

Kunjungan Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa pada Kamis (16/04/2026) menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan antara Indonesia dan India, khususnya di bidang pendidikan. Acara ini berupa kuliah umum dengan tema “Overview of the Indian Education System and the Prospect of Collaboration” yang disampaikan langsung oleh Konjen India.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat IAIN Langsa, seperti Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Amiruddin Yahya Azzawiy, MA, serta perwakilan dari berbagai fakultas, dosen, dan mahasiswa. Acara berlangsung di Aula Barat IAIN Langsa, yang menjadi tempat utama untuk berbagai kegiatan akademik dan sosial.

Apresiasi atas Kehadiran Konsul Jenderal India

Wakil Rektor I IAIN Langsa, Amiruddin Yahya Azzawiy, MA, menyampaikan apresiasi terhadap kunjungan Konsul Jenderal India yang dinilai memberikan dampak positif bagi pengembangan wawasan global sivitas akademika. Menurutnya, kehadiran Konjen India merupakan kebanggaan tersendiri bagi IAIN Langsa karena bisa berinteraksi langsung dengan pihak India.

“Ini merupakan kebanggaan bagi IAIN Langsa karena dikunjungi langsung oleh Konsul Jenderal India yang akan berbagi banyak hal, mulai dari sistem pendidikan hingga peluang kerja sama. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti diskusi ini hingga selesai agar memperoleh manfaat yang maksimal,” ujar Doktor Emi, panggilan akrabnya.

Peran Konsul Jenderal dalam Mempererat Hubungan Indo-India

Ravi Shanker Goel menjelaskan bahwa kunjungannya ke Langsa adalah bagian dari upaya mempererat hubungan antara India dan Indonesia, khususnya di bidang pendidikan dan kerja sama internasional. Ia menegaskan bahwa hubungan kedua negara telah terjalin sejak lama, baik secara historis maupun dalam bidang perdagangan.

“Ia menambahkan, kehadiran tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara India dan Indonesia. Selain itu, ia juga menyatakan bahwa menjadi Konsul Jenderal pertama yang datang ke Langsa adalah hal yang sangat menarik baginya.”

Peluang Studi di India untuk Mahasiswa Indonesia

Dalam paparannya, Ravi Shanker Goel menjelaskan bahwa India memiliki sekitar 1.100 universitas yang menawarkan peluang besar bagi mahasiswa internasional. Ada tiga skema utama yang tersedia bagi mahasiswa Indonesia, yaitu beasiswa ICCR, beasiswa ASEAN, dan jalur mandiri.

Beasiswa ICCR mencakup fasilitas lengkap mulai dari tiket pesawat, biaya hidup, hingga kebutuhan akademik, dengan batas pendaftaran hingga 22 April. Biaya hidup di India dinilai relatif terjangkau dan tidak jauh berbeda dengan Indonesia, sehingga menjadi salah satu destinasi studi luar negeri yang ramah bagi mahasiswa.

Diskusi Interaktif dan Persyaratan Beasiswa

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari dosen dan mahasiswa, terutama terkait persyaratan beasiswa. Konjen juga memaparkan bahwa kemampuan bahasa Inggris yang baik menjadi syarat utama, serta terdapat batas usia maksimal 45 tahun untuk jenjang tertentu.

Peresmian Indian Corner sebagai Simbol Kerja Sama

Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan peresmian Indian Corner di IAIN Langsa yang menjadi simbol awal penguatan kerja sama antara IAIN Langsa dan pihak India dalam bidang pendidikan dan budaya. Kegiatan ditutup dengan pertukaran cendera mata antara kedua pihak sebagai bentuk penghormatan dan komitmen kolaborasi ke depan.

Komitmen IAIN Langsa dalam Internasionalisasi Kampus

IAIN Langsa menyatakan akan terus mendorong internasionalisasi kampus serta membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa untuk terhubung dengan dunia global. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan mahasiswa IAIN Langsa dapat memperluas wawasan dan pengalaman belajar mereka di luar negeri, khususnya di India.


Share This Article
Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *