Kunci Jawaban Akidah Akhlak Kelas 10 Bab 7: Latihan Halaman 123

Rafitman
4 Min Read

Materi Akidah Akhlak Kelas 10: Pengertian Islam Washatiyah dan Perannya dalam Menjaga Keseimbangan

Dalam pelajaran Akidah Akhlak, siswa kelas 10 Madrasah Aliyah (MA) diajarkan tentang keyakinan dan budi pekerti dalam Islam. Salah satu topik penting yang dibahas adalah mengenai Islam Washatiyah sebagai Rahmatan Lil Alamin. Topik ini menjadi fokus dalam bab tertentu, terutama pada buku pelajaran Akidah Akhlak kelas 10 Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Nurul Hidayah dkk., diterbitkan oleh Kementerian Agama tahun 2020.

Pada halaman 123 dari buku tersebut, siswa diminta untuk mengerjakan soal ayo berlatih. Kunci jawaban yang disajikan bertujuan sebagai referensi belajar di rumah. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai kunci jawaban soal-soal tersebut:

Soal dan Jawaban Ayo Berlatih

1. Berikan contoh bahwa Islam Washatiyah berperan sebagai penengah antara paham liberalisme dan radikalisme!

Islam Washatiyah (Islam moderat) menempatkan ajaran agama pada jalan tengah. Contohnya:

  • Dalam berpakaian, Islam moderat tidak memaksa seluruh perempuan memakai cadar (pandangan radikal), tetapi juga tidak membebaskan tanpa batas (pandangan liberal). Islam mengajarkan berpakaian sopan dan menutup aurat sesuai syariat, dengan tetap menghargai pilihan dan konteks budaya.
  • Dalam berdakwah, Islam moderat mengajak dengan hikmah dan kelembutan, tidak memaksa orang lain masuk Islam (radikal), namun juga tidak membiarkan relativisme berlebihan yang menyamakan semua agama tanpa batas (liberal).

2. Sebutkan dampak negatif apabila ajaran radikalisme dibiarkan berkembang!

  • Timbulnya kekerasan, konflik, dan teror yang merusak keamanan masyarakat.
  • Perpecahan dalam umat dan hilangnya persatuan bangsa.
  • Citra Islam menjadi buruk, seolah identik dengan kekerasan.
  • Hilangnya toleransi sehingga mengganggu kerukunan umat beragama.
  • Terjadi penafsiran agama yang sempit, yang menyesatkan umat.

3. Salah satu faktor munculnya paham radikalisme adalah pengetahuan agama yang dimiliki secara setengah-setengah. Apa yang dimaksud dengan pengetahuan agama yang setengah-setengah? Berikan contohnya!

Pengetahuan agama setengah-setengah adalah pemahaman agama yang tidak mendalam, hanya mengetahui sebagian ayat atau hadis tanpa belajar konteks, tafsir, atau bimbingan guru yang benar.

  • Contohnya:
  • Mengambil ayat tentang jihad lalu mengartikan bahwa jihad berarti perang, tanpa memahami bahwa jihad memiliki banyak makna seperti menuntut ilmu atau memperbaiki diri.
  • Mengutip hadis secara terpotong untuk membenarkan kekerasan atau pemaksaan.
  • Merasa paling benar padahal ilmu yang dimiliki baru dasar.

4. Islam menolak ajaran radikalisme karena Islam menghendaki manusia hidup dengan penuh kasih sayang, toleransi, dan kedamaian. Sebutkan hal-hal yang harus ditempuh agar tercipta kehidupan yang damai dan penuh kasih sayang!

  • Belajar agama dari sumber yang benar dan ulama yang berkompeten.
  • Menguatkan sikap toleransi terhadap perbedaan suku, agama, dan budaya.
  • Menghindari ujaran kebencian dan prasangka buruk terhadap kelompok lain.
  • Mengutamakan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan masalah.
  • Menebar kasih sayang dan kebaikan, sesuai ajaran rahmatan lil ‘alamin.
  • Menjaga persatuan dan menghargai keberagaman sebagai aset bangsa.

5. Berikan contoh pengamalan ajaran Islam Washatiyah dalam beribadah yang menyeimbangkan antara hablum minallah dan hablum minannas!

  • Shalat tepat waktu (hablum minallah) sekaligus tetap membantu orang tua, tetangga, dan sesama yang membutuhkan (hablum minannas).
  • Berpuasa Ramadhan namun tetap ramah, tidak marah-marah, dan tetap produktif bekerja.
  • Membayar zakat dan sedekah (ibadah kepada Allah), yang sekaligus membantu kesejahteraan masyarakat.
  • Mengaji dan memperdalam ilmu agama, namun tetap menjaga hubungan baik, menghormati perbedaan, dan tidak merendahkan orang lain.

Pentingnya Memahami Islam Washatiyah

Islam Washatiyah merupakan ajaran yang menekankan keseimbangan antara spiritualitas dan sosial. Dengan memahami konsep ini, masyarakat dapat menjalani kehidupan yang harmonis dan damai. Siswa kelas 10 MA diharapkan mampu mengaplikasikan nilai-nilai Islam Washatiyah dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah maupun berinteraksi dengan sesama.


Share This Article
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *