Lula Lahfah, Seorang Selebgram yang Mengungkap Ketakutannya Terhadap Penyakit
Lula Lahfah, seorang selebgram ternama di tanah air, sempat mengungkapkan ketakutannya terhadap penyakit yang dideritanya. Selama hidupnya, ia seringkali harus menjalani perawatan di rumah sakit. Diketahui bahwa Lula pernah menderita GERD (Asam Lambung), usus bengkak, infeksi saluran kemih, hingga batu ginjal.
Pernyataan tersebut diketahui dari interaksi di kolom komentar akun TikTok pribadinya pada 2 Januari 2026. Saat itu, Lula menjawab pertanyaan seorang pengikut yang menanyakan penyakit apa yang sedang ia derita saat dirawat di rumah sakit. Ia menulis, “Borongan, ISK, usus bengkak radang, batu ginjal, GERD.” Pernyataan ini viral di media sosial dan menjadi perhatian banyak orang, terlebih setelah muncul dugaan tentang kematian mendadak Lula.
Sahabat Lula, Keanu AGL, juga memberikan pernyataan mengenai percakapan mereka. Di sini, Lula mengaku takut akan prosedur medis yang harus dijalaninya, yaitu kolonoskopi. Tindakan ini dilakukan karena ususnya masih bengkak. Dalam chat yang dibagikan oleh Keanu AGL di akun Instagram pribadinya @keanuagl, Lula menyampaikan kondisi kesehatannya kepada sahabatnya.
“Nu, gue takut. Usus gue masih bengkak penebalan. Terus gue harus colonoscopy,” tulis Lula. Ia juga menjelaskan proses kolonoskopi yang harus dijalaninya. “Di teropong, bius total. Dimasuki selang kamera dari (disensor). Gue takut banget,” tulis Lula dalam pesannya.
Keanu memberikan dukungan pada sahabatnya dengan meminta untuk tetap tenang dan berdzikir. “Gapapa, everything is gonna be oke,” kata Keanu. Ia juga menyarankan Lula untuk berdzikir agar bisa mengatasi rasa takutnya.
Chat tersebut dikirim tiga hari sebelum meninggal dunia, pada Selasa (20/1/2026). Lula mengungkapkan ke Keanu AGL bahwa ususnya masih mengalami penebalan, sehingga harus menjalani kolonoskopi.
Apa Itu Kolonoskopi?
Kolonoskopi merupakan prosedur medis untuk memeriksa bagian dalam usus besar (kolon) dan rektum menggunakan alat kolonoskop—selang fleksibel berkamera yang dimasukkan melalui anus. Tujuannya adalah untuk mendeteksi polip, kanker, atau radang.
Prosedur ini biasanya dilakukan pada pasien yang memiliki indikasi seperti buang air besar berdarah, diare atau konstipasi kronis, sakit perut bawah kronis, penurunan berat badan drastis, atau skrining kanker usus. Namun, Lula tidak menjelaskan secara detail kondisinya dalam pesan curhatannya tersebut. Ia hanya menyebutkan bahwa ususnya mengalami pembengkakan.
Menurut berbagai sumber, usus bengkak (radang usus) adalah peradangan pada dinding usus yang bisa disebabkan oleh infeksi, penyakit autoimun (seperti Crohn atau kolitis ulseratif), atau penyumbatan (misalnya karena penumpukan feses keras atau parasit). Gejalanya bisa berupa nyeri perut, diare, sembelit, kembung, hingga demam. Penanganannya tergantung penyebabnya, bisa dengan obat-obatan, perubahan pola makan sehat, atau tindakan medis jika parah.
Kepergian Lula Lahfah Mengagetkan Para Sahabat
Unggahan Keanu AGL pada Sabtu (24/1/2026) juga disertai keterangan. Ia mengungkapkan bahwa pada hari Lula Lahfah meninggal, mereka sudah merencanakan perayaan ulang tahun untuk Dara Arafah, rekan selebgram. Dara berulang tahun pada 24 Januari, dan mereka telah mempersiapkan perayaan tersebut.
Sahabat-sahabat Lula lainnya seperti Sarah Gibson, Risya Brabo, dan Audrey Jesslyn juga turut bergabung. Bahkan, dresscode yang dikenakan pun berwarna hitam. Namun, Lula pada hari itu tidak mengangkat telepon. “Kita udah rapih lohh dresscodenya nih item2 kok lu ga bales bales sih.., ditelfon ga diangkat angkat…,” tulis Keanu.
Keanu AGL dan kawan-kawan berencana untuk menjemput Lula Lahfah, namun saat mengabari keluarga Lula, justru mereka mendapat kabar tentang meninggalnya sang selebgram. “Tadinya kita mau culik lu, tapi kata orang rumah lu udah ‘ga ada’,” sambung Keanu. Dara yang sedang berulang tahun tidak percaya dengan hal tersebut. Bahkan ia merasa sedang dikerjain oleh teman-temannya.
Lula Ditemukan Meninggal Dunia
Influencer Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya di lantai 25 apartemen wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026). Lula ditemukan oleh asisten rumah tangga (ART), Asiah, setelah tidak mendapat respons dari korban saat ingin membuka pintu kamarnya.
Berdasarkan informasi kepolisian, Asiah curiga karena pintu kamar korban dalam keadaan terkunci dari dalam dan Lula tidak juga keluar kamar. Asiah kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu kamar. “Minta bantuan pihak pengelola untuk membuka pintu karena udah curiga dan khawatir almarhumah dalam keadaan sakit,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).
Setelah pintu berhasil dibuka sekitar pukul 18.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di atas kasur, berselimut, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam.