Misteri Anggrek Putih di Makam Vidi Aldiano, Harry Kiss Bingung Cari Pelaku

Bayu Purnomo
4 Min Read

Bunga Anggrek Putih di Makam Vidi Aldiano Menarik Perhatian Ayahnya

Keberadaan bunga anggrek putih di makam mendiang penyanyi Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, menarik perhatian ayahnya, Harry Kiss. Ia mengaku sempat penasaran dengan asal-usul bunga tersebut.

Bunga anggrek putih yang ditemukan di makam Vidi Aldiano tidak memiliki identitas pengirim, sehingga Harry tidak tahu siapa yang mengirimkannya. Ia menyampaikan kekecewaannya terhadap hal ini, meskipun tetap berusaha bersikap positif.

“Karena yang ngirim anggrek putih itu enggak dikasih nama,” kata Harry saat ditemui di makam Vidi baru-baru ini. “Lain kali kalau mengirim kasih nama ya supaya kita biar tahu.”

Harry kemudian mengaitkan keberadaan bunga anggrek putih tersebut dengan kebiasaan istrinya, Besbarini, yang suka menanam bunga serupa di rumah. Menurut Harry, istri dan keluarganya sering menerima bunga anggrek putih dari orang lain, lalu menanamnya kembali.

“Anggrek putih itu istri saya selalu menanam anggrek putih di rumah. Tahu enggak dari mana? Dari orang mengirim anggrek putih, habis itu dia tanam lagi,” ujar Harry.

Ia menjelaskan bahwa koleksi anggrek putih di rumah mereka sudah cukup banyak karena kebiasaan ini. Namun, ia menegaskan bahwa bunga anggrek putih di makam Vidi bukan berasal dari rumahnya.

“Jadi anggrek putih di rumah banyak banget. Nah kok tiba-tiba ada di sini? Orang nyangka itu pasti bawaan dari rumah. Enggak,” tambah Harry.

Makam Vidi Aldiano Kini Mudah Ditemukan di Google Maps

Keberadaan makam Vidi Aldiano kini semakin mudah ditemukan. Tanpa diduga, lokasi peristirahatan sang penyanyi tersebut ternyata sudah terdaftar di Google Maps. Hal ini membuat Harry Kiss merasa terkejut saat pertama kali mengetahuinya.

Informasi tersebut bukan ditemukan sendiri oleh Harry, melainkan dari sang sopir beberapa hari sebelumnya. “Saya tahu beberapa hari yang lalu gara-gara sopir saya. Dia bilang, ‘Pak, ada di Google Maps’,” ujar Harry saat ditemui di area pemakaman Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).

Sebelum adanya penanda lokasi tersebut, Harry mengaku kesulitan memberikan petunjuk arah kepada orang-orang yang ingin berziarah, terutama mereka yang datang dari luar kota. Kini, situasinya jauh lebih mudah karena para pelayat bisa langsung mencari lokasi makam melalui aplikasi.

“Jadi kalau saya ngasih tahu orang yang mau ke sini, saya bilang ‘Ada di Google Maps, ada Makam Vidi Aldiano’,” jelasnya.

Melihat antusiasme para penggemar, Harry merasa terharu. Banyak dari mereka rela menempuh perjalanan jauh demi berziarah. Ia menyebut, para pelayat datang dari berbagai daerah seperti Cikupa, Surabaya, Semarang, hingga luar pulau seperti Lombok.

Meski demikian, Harry mengaku tidak mengetahui siapa yang pertama kali mendaftarkan lokasi makam tersebut ke Google Maps. Baginya, hal itu menjadi bentuk nyata perhatian dan cinta para penggemar yang terus mengalir untuk Vidi hingga kini.

“Waduh saya senang banget, banyak yang nyari ya. Insyaallah dari jauh-jauh datang,” ungkapnya.

Vidi Aldiano Berpulang

Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB di kediamannya di Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Pelantun “Status Palsu” itu berpulang pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal selama hampir tujuh tahun.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, termasuk sang istri, Sheila Dara Aisha, serta para sahabat dan penggemar yang selama ini menyaksikan perjuangannya.

Share This Article
Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *