Persib Bandung Masih Tenang di Bursa Transfer Paruh Musim
Persib Bandung terlihat masih tenang dalam menghadapi bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Hingga saat ini, manajemen Maung Bandung belum mengumumkan satu pun rekrutan anyar. Hal ini memicu berbagai spekulasi, mengingat para rival di papan atas justru aktif melakukan pergerakan besar.
Persija Jakarta telah lebih dulu mengamankan jasa Alaeddine Ajaraie, mantan pemain Liga India yang dikenal sebagai mesin gol. Sementara itu, Borneo FC juga ikut meramaikan bursa transfer dengan meminjam Mohammad Khanafi dari Persik Kediri. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa persaingan untuk meraih gelar juara semakin sengit.
Meski situasi tersebut terjadi, Pelatih Persib, Bojan Hodak, tetap menjaga sikap tenang. Ia menegaskan bahwa Persib tidak akan panik dalam melakukan pembelian pemain. Menurut Bojan, fondasi skuad sudah dibangun sejak awal musim, sehingga perombakan besar-besaran tidak lagi diperlukan di tengah kompetisi yang sedang berlangsung.
Meskipun memiliki status sebagai juara paruh musim, Persib tetap menghadapi tekanan dari para pesaing. Saat ini, Maung Bandung mengoleksi 38 poin, namun hanya unggul tipis dari Borneo FC, Persija, dan Malut United. Satu hasil kekalahan saja bisa mengubah peta persaingan di papan atas.
Karena itu, manajemen Persib tetap memantau peluang di bursa transfer. Setidaknya ada tiga sektor yang menjadi fokus perbaikan. Salah satunya adalah posisi bek kiri. Nama Layvin Kurzawa kembali santer disebut-sebut di kalangan pemburu transfer. Mantan bek Paris Saint-Germain (PSG) itu dikabarkan tinggal selangkah lagi berlabuh ke Bandung. Status bebas transfer membuat rumor ini semakin menggoda.
Tak hanya Kurzawa, Persib juga disebut mengintip bek berpengalaman lainnya. Terence Kongolo, eks Fulham dan AS Monaco, masuk dalam daftar pantauan. Kongolo saat ini tanpa klub usai berpisah dengan NAC Breda. Jika Federico Barba benar-benar angkat kaki, nama Kongolo bisa jadi solusi instan.
Di sektor sayap, rumor juga tak kalah panas. Samu Castillejo, mantan winger AC Milan, disebut-sebut sebagai opsi untuk menambah variasi serangan. Pengalaman Castillejo di kompetisi elite Eropa dinilai cocok dengan kebutuhan rotasi Persib. Terlebih Maung Bandung harus membagi fokus di level domestik dan Asia.
Lini depan pun tak luput dari evaluasi. Produktivitas penyerang asing menjadi sorotan tim pelatih. Satu nama yang mencuat adalah Igor Sergeev. Striker Uzbekistan itu dikenal tajam dan konsisten di berbagai liga luar negeri.
Bojan Hodak mengakui ada beberapa pemain yang tengah dipantau masa depannya. Namun perubahan diprediksi hanya menyentuh satu atau dua posisi. Hingga kini, manajemen Persib masih menutup rapat rencana transfer mereka. Bursa paruh musim masih terbuka hingga awal Februari 2026.
Alih-alih belanja pemain, Persib justru sibuk merapikan komposisi skuad. Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa resmi dipinjamkan ke Persik Kediri. Langkah ini melanjutkan pola peminjaman pemain yang konsisten dilakukan Persib. Tujuannya sederhana, memberi menit bermain reguler.
Sebelumnya, sejumlah nama seperti Ferdiansyah, Zalnando, hingga Dimas Drajad juga dilepas sementara. Strategi ini dianggap lebih efektif ketimbang menumpuk pemain di bangku cadangan.
Bojan Hodak menyebut peminjaman Rezaldi dilakukan karena sang pemain sempat terkendala cedera. Dengan kontrak yang mendekati akhir, menit bermain menjadi kebutuhan utama. Sementara Hamra dinilai belum menemukan performa terbaiknya. Peminjaman diharapkan bisa mengembalikan sentuhan terbaik sang pemain.
Meski dipinjamkan, pintu kembali ke Persib tetap terbuka. Bojan Hodak memastikan kedua pemain itu masih masuk rencana jangka panjang klub. Pelatih berusia 53 tahun itu juga menegaskan tidak akan ada lagi pemain yang dilepas. Fokus utama kini menjaga konsistensi demi mempertahankan mahkota juara.
Bursa transfer Liga 1 memang penuh rumor. Namun bagi Persib Maung Bandung, satu keputusan salah bisa berujung petaka di perburuan gelar.