Pemuda Klasis Soe Siap Tampilkan Kreativitas dan Musik Rohani

Zaiful Aryanto
4 Min Read

Pameran Kreatif dan Festival Musik Rohani untuk Mengembangkan Talenta Pemuda GMIT Klasis Soe

Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Klasis Soe siap menggelar Pameran Kreatif dan Festival Musik Rohani. Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah bagi pemuda untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (3/12/2025) hingga Jumat (5/12/2025), dengan pembukaan dilaksanakan di halaman Gereja GMIT Petra Soe pada pukul 15.00 WITA.

Ketua Majelis Klasis Soe, Pdt. Ketlyn Biaf-Radja, M.Th., menyampaikan bahwa semangat utama dalam kegiatan ini adalah satu hati untuk memastikan talenta pemuda diberdayakan. Ia menjelaskan bahwa setiap orang memiliki bakat yang diberikan Tuhan, dan tidak boleh dibiarkan terabaikan.

“Kami ingin mendorong kawan-kawan pemuda agar sadar bahwa setiap kita memiliki talenta yang Tuhan berikan. Talent itu tidak untuk didiamkan melainkan untuk diberdayakan. Gereja dalam hal ini Pemuda Klasis Soe ingin menjadi wadah untuk pengembangan talenta pemuda gereja,” ujarnya.

Pemuda sebagai ujung tombak pelayanan gereja diharapkan memiliki sesuatu yang bisa digunakan untuk pengembangan diri dan jemaat. “Harapan kami ini menjadi kegiatan stimulasi oleh kawan-kawan pemuda Klasis Soe, sehingga kedepan ketika semua pulang mulai mengembangkan apa yang diperoleh,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung festival tersebut dan siap bermitra guna kelangsungan penyelenggaraan dan pemberdayaan pemuda gereja.

Berbagai Macam Acara yang Akan Dibawakan

Ketua Panitia, Doni Babys, menjelaskan bahwa dalam acara tiga hari ini akan ada stand pameran produk, pentas musik, dan stand up komedi. Tema dari kegiatan ini adalah “Bersinar dalam kreativitas dan harmoni, untuk kemuliaan Yesus Kristus Tuhan kita”. Tujuan utamanya adalah menggali dan memotivasi teman-teman pemuda untuk selalu dekat dengan Tuhan melalui semua kreativitas yang ada.

Saat ini panitia sedang menyiapkan lokasi untuk festival tersebut, baik berupa panggung maupun tenda pameran. Kegiatan ini akan dikemas dalam berbagai acara. Untuk penampilan musik, akan ada Live Band, Solo, vocal grup, live akustik, RAP perform, dan paduan suara. Sedangkan pertunjukan seni akan diramaikan dengan penampilan tari tradisional, tari kreasi, teater, puisi, dance, dan stand up komedi.

Semangat Memberi Ruang Bagi Pemuda

Ketua Pemuda GMIT Klasis Soe, Jemsy Nifu, menyampaikan bahwa kegiatan ini digerakkan oleh semangat memberi ruang bagi pemuda untuk sama-sama mengembangkan diri. Ia mengatakan bahwa awal dari kegiatan ini adalah melihat pemuda gereja ketika mau melakukan kegiatan, mereka kesulitan dengan dana. Padahal firman Tuhan bilang kita memberi bukan minta-minta.

“Kami di Klasis Soe mencoba membangun Komunikasi atas masalah-masalah yang pemuda hadapi,” jelasnya.

Menurutnya, akan terlalu biasa jika pemuda hanya ke gereja untuk beribadah namun tidak memiliki sesuatu untuk dikembangkan. “Kami harap pemuda tidak saja datang untuk beribadah, tetapi apakah ada sesuatu yang dikembangkan atau tidak, oleh karena itu melalui kegiatan kami berharap teman-teman muda memiliki sesuatu yang bisa dikembangkan baik itu dari segi kreativitas maupun seni.”

Jemsy berharap akan ada keberlanjutan agenda ini, agar pemuda gereja dapat terus bertumbuh tidak hanya secara iman, melainkan menjadi pribadi yang lebih berdaya dan berbeda, baik secara komunitas maupun secara pribadi.

Peserta dari Berbagai Jemaat

Peserta festival berasal dari 28 mata jemaat dalam Klasis Soe dan beberapa jemaat dari Klasis yang berdekatan seperti Klasis Amanuban Selatan, Klasis Mollo Barat, dan Klasis Soe Timur. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah bagi pemuda Klasis Soe, tetapi juga melibatkan komunitas sekitar.

Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemuda gereja, baik dalam hal pengembangan diri maupun penguatan komunitas. Dengan begitu, pemuda tidak hanya menjadi bagian dari jemaat, tetapi juga menjadi agen perubahan dan pelayanan yang efektif.


Share This Article
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *