Wali Kota Bogor Ajak Jemaah Haji Siapkan Diri dengan Baik
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memberikan peringatan kepada para jemaah haji asal Kota Hujan untuk mempersiapkan diri sebelum keberangkatan pada Mei 2026 mendatang. Selain itu, ia juga mengimbau agar jemaah saling menghormati dan membantu satu sama lain selama proses ibadah.
Dedie hadir dalam acara Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kota Bogor 1447 H/2026 di Masjid Agung Kota Bogor yang berlangsung pada Kamis (2/4/2026). Acara ini dihadiri oleh ratusan jemaah haji Kota Bogor serta beberapa pemangku kepentingan dari pemerintah kota dan pihak-pihak terkait.
Menurut Dedie, terdapat sebanyak 774 jemaah haji dari Kota Bogor yang akan berangkat pada tahun ini. Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 25.600 orang yang mendaftar haji melalui Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bogor.
Tantangan dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Penyelenggaraan haji 2026 menghadapi sejumlah tantangan, khususnya akibat perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang memengaruhi jalur penerbangan di kawasan Asia Barat. Namun, pemerintah memastikan bahwa jemaah haji Indonesia tetap bisa terbang ke Arab Saudi sesuai jadwal sehingga ibadah haji dapat dilaksanakan.
“Meskipun tidak mudah, alhamdulillah pada akhirnya bisa dilaksanakan. Ada dinamika geopolitik internasional yang sempat membuat ragu, tetapi insyaAllah nantinya akan dicarikan jalur paling aman,” ujar Dedie.
Para jemaah haji Bogor akan terbagi dalam dua kloter, yakni kloter 10 yang akan terbang pada 2 Mei 2026 dan kloter 27 yang akan terbang pada 19 Mei 2026.
Imbauan untuk Jemaah Haji Kota Bogor
Dedie menekankan bahwa haji adalah ibadah yang membutuhkan kekuatan fisik prima. Oleh karena itu, jemaah haji Kota Bogor diharapkan tidak melakukan kegiatan yang bisa menyebabkan kelelahan. Jemaah juga diminta untuk rutin berolahraga agar fisik siap menjalani ibadah.
Selain itu, Dedie meminta jemaah haji tidak melewatkan hal-hal sederhana terkait hak asasi, seperti memberikan penghormatan kepada sesama jemaah. Contohnya, saat menggunakan toilet pesawat, jemaah harus menjaga kebersihan dan kesucian. Jemaah juga diimbau untuk saling menjaga kenyamanan agar bisa tenang dalam perjalanan maupun menjalankan ibadah.
Dedie juga mengingatkan bahwa fasilitas dan layanan yang tersedia mungkin tidak selalu memuaskan. Oleh karena itu, dia meminta jemaah bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mengunggah hal-hal bermuatan negatif karena menyangkut marwah Indonesia.
Perhatian Terhadap Hal-Hal Sederhana
Soal makanan, Dedie menegaskan bahwa jemaah tidak perlu memikirkan hal-hal seperti itu. Jika ada, maka nikmati saja. InsyaAllah, jika kita tidak mengeluh, pastinya berkahnya ditambah oleh Allah SWT.
Dedie juga mengingatkan agar jemaah haji Indonesia, khususnya dari Kota Bogor, tidak merokok dan membuang sampah sembarangan. Jemaah harus mematuhi ketentuan yang ada di Arab Saudi, termasuk soal rokok.
Persiapan Keluarga Saat Beribadah
Terakhir, Dedie mengingatkan bahwa jemaah haji memiliki kewajiban untuk mencukupi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan selama beribadah. Pastikan jemaah haji memberikan bekal yang cukup bagi keluarga sebelum berangkat, sehingga prosesi ibadah haji tidak akan terganggu oleh berbagai keperluan di Indonesia.
