Kepedulian PKBM Lurumutin terhadap Pendidikan di Kabupaten Malaka
Kabupaten Malaka, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus menunjukkan perhatian terhadap dunia pendidikan. Salah satu lembaga yang memberikan dukungan nyata adalah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lurumutin. Melalui berbagai kegiatan, PKBM ini telah menyalurkan bantuan buku bacaan berkualitas, papan tulis, serta alat tulis kepada siswa SD Nekto dan kelas jauh SD Inpres Ninma yang berada di Dusun Nekto, Desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur.
Bantuan untuk Siswa dan Sekolah yang Membutuhkan
Selain memberikan bantuan pendidikan, rombongan PKBM Lurumutin juga melakukan kunjungan langsung ke lokasi sekolah untuk meninjau kondisi bangunan yang dinilai tidak layak. Masalah ini sebelumnya menjadi sorotan publik karena kondisi gedung yang tidak memadai untuk menampung kebutuhan siswa.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua PKBM Lurumutin, Maria Deviana R. Seran, S.Si., yang didampingi oleh Tim Pendamping Pengendalian, Perencanaan, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bidang Pendidikan Kabupaten Malaka, Drs. Yohanes Lau, M.Si., bersama tim PKBM. Dalam suasana penuh keakraban, para anggota rombongan memberikan semangat dan dukungan moril kepada siswa, guru, serta masyarakat setempat.
Aktivitas Edukatif dan Dukungan Moril
Bukan hanya sekadar memberikan bantuan, PKBM Lurumutin juga mengajak siswa untuk ikut dalam berbagai aktivitas edukatif seperti permainan edukasi dan yel-yel bersama. Tujuannya adalah untuk membangkitkan semangat belajar anak-anak meskipun mereka tinggal di lingkungan dengan keterbatasan sarana.
Maria Deviana R. Seran, yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Kabupaten Malaka, menjelaskan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari komitmen PKBM untuk peduli dan terlibat langsung dalam peningkatan kualitas pendidikan daerah.
“Kami meluangkan waktu untuk mengunjungi kelas jauh SD Inpres Ninma di Dusun Nekto, Desa Raiulun, yang sangat membutuhkan sentuhan dari semua pihak. Kami membawa buku bacaan bermutu, papan tulis, serta alat tulis menulis untuk diberikan kepada siswa-siswi di sekolah ini,” ujar Evi Seran, sapaan akrabnya.
Upaya untuk Meningkatkan Literasi
Meski jumlah buku yang disalurkan masih terbatas, PKBM Lurumutin tidak berhenti sampai di situ. Mereka berkolaborasi dengan Relawan Literasi (Relima) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Lokus Malaka untuk mendata kebutuhan dan mempersiapkan pendirian Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Dusun Nekto.
“Data ini akan kami gunakan untuk mengajukan permohonan bantuan Bacaan Bermutu ke Perpustakaan Nasional RI. Harapannya, anak-anak di sini bisa memiliki akses bacaan yang lebih baik dan berkelanjutan,” jelasnya.
Program Pendataan Anak Putus Sekolah
Selain fokus pada literasi, PKBM Lurumutin juga menjalankan program pendataan anak-anak yang putus sekolah. Tujuan dari program ini adalah agar tidak ada anak usia sekolah di Kabupaten Malaka yang terlewat dari akses pendidikan.
“Semoga ke depan kami bisa menjangkau anak-anak yang membutuhkan, memberikan bantuan buku bacaan bermutu, sekaligus mendata anak-anak yang putus sekolah agar bisa kita dampingi,” tuturnya.
Apresiasi dari Tim Pendamping Pendidikan
Tim Pendamping Pengendalian, Perencanaan, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bidang Pendidikan Kabupaten Malaka, Drs. Yohanes Lau, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan PKBM Lurumutin. Menurutnya, langkah yang diambil PKBM adalah luar biasa karena langsung menyentuh kebutuhan siswa di lapangan.
“Saya mendampingi Ketua PKBM yang juga Anggota DPRD Kabupaten Malaka bersama tim PKBM Lurumutin untuk memberikan bantuan buku bacaan bermutu, papan tulis, serta alat tulis menulis kepada siswa-siswi di kelas jauh SD Inpres Ninma di Dusun Nekto,” ujar Yohanes Lau.
Menurutnya, PKBM Lurumutin menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan dan literasi di Kabupaten Malaka. Kehadiran langsung di lokasi sekolah menjadi bukti bahwa perhatian terhadap pendidikan tidak cukup hanya di atas kertas.
Persoalan Infrastruktur dan Solusi yang Ditawarkan
Yohanes Lau menambahkan, sejumlah anggota DPRD yang turut hadir dalam kunjungan tersebut telah melihat secara langsung kondisi bangunan SD Nekto. Pemerintah daerah bersama pihak terkait telah merencanakan pembangunan gedung darurat yang lebih layak sebagai solusi sementara, sembari menunggu pembangunan gedung permanen.
Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, kehadiran PKBM Lurumutin membawa harapan baru bagi anak-anak SD Nekto. Bantuan buku, alat tulis, dan dukungan moril menjadi penguat semangat bahwa pendidikan di pelosok tetap mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.