Proyek Rp 40 Triliun Dimulai, Membuat Terowongan 27 KM di Bawah Laut 392 Meter

Zaiful Aryanto
5 Min Read

Proyek Terowongan Rogfast di Norwegia: Ambisi Teknis dan Konektivitas yang Luar Biasa



Norwegia, sebuah negara yang dikenal dengan keindahan alamnya, kini tengah menjalani proyek yang menantang secara teknis dan ekonomi. Proyek ini adalah pembuatan terowongan sepanjang 27 kilometer (Km) yang berada di kedalaman 392 meter di bawah permukaan air laut. Dengan biaya sekitar 2,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 40 triliun, proyek ini disebut sebagai salah satu yang paling ambisius dalam sejarah Norwegia.



Terowongan yang diberi nama Rogfast ini dirancang untuk mengurangi waktu tempuh antar kota-kota besar di Norwegia, terutama antara Stavanger dan Haugesund. Dengan membangun terowongan ini, konsep koneksi feri saat ini akan diganti, sehingga waktu tempuh antara Bergen dan Stavanger bisa dipangkas sekitar 40 menit.



Proyek Rogfast dimulai pada Januari 2018, tetapi dihentikan sementara pada akhir 2019 karena prediksi kelebihan biaya. Setelah dilakukan restrukturisasi, pekerjaan kembali dilanjutkan pada akhir 2021 dan dijadwalkan selesai pada tahun 2033.

Desain Unik dan Tantangan Teknis



Terowongan Rogfast memiliki desain yang sangat unik. Terdapat dua tabung terpisah, masing-masing dengan dua jalur lalu lintas yang khusus dibuat untuk jalan raya. Selain itu, terowongan ini juga memiliki bundaran ganda sedalam 260 meter yang menghubungkan ke terowongan penghubung menuju Pulau Kvitsoy, kota terkecil di Norwegia.

Tantangan terbesar dalam pembangunan ini adalah proses konstruksi dari kedua ujung secara bersamaan agar kedua tim konstruksi dapat bertemu di tengah dengan margin kesalahan hanya 5 sentimeter. Untuk mencapai tingkat presisi ini, diperlukan pengukuran yang cermat menggunakan laser dan peralatan canggih lainnya.

Pemindai laser berputar dan bercermin digunakan untuk mengukur bagian terowongan yang baru digali, mengumpulkan 2 juta titik data per detik untuk menciptakan “kembaran digital” terowongan. Data tersebut kemudian diperiksa dengan rencana desain untuk menemukan ketidakakuratan. Margin 5 sentimeter ini termasuk yang terketat di dunia, tetapi dapat menghemat waktu, uang, limbah, dan emisi dengan menghindari kesalahan.

Integrasi dengan Jalan Raya Pesisir E39

Terowongan Rogfast merupakan bagian dari renovasi jalan raya pesisir E39 sepanjang 1.100 kilometer yang membentang dari Trondheim di utara hingga Kristiansand di selatan. Saat ini, perjalanan melalui jalan ini membutuhkan waktu 21 jam dan melibatkan tujuh feri. Tujuan dari proyek ini adalah menjadikannya bebas feri dengan membangun terowongan dan jembatan, sehingga waktu tempuh bisa dipangkas hingga setengahnya.

Rogfast adalah salah satu komponen paling ambisius dan menuntut secara teknis dari rencana tersebut. Meski begitu, konstruksinya belum sepenuhnya bebas kendala. Manajer Proyek, Brit Moen, menyatakan bahwa mereka saat ini berada 300 meter di bawah permukaan laut dan telah mengalami kebocoran air asin yang cukup parah di sistem terowongan.

Keamanan dan Sistem Ventilasi

Untuk melindungi pengendara dari polusi udara, akan ada sistem ventilasi longitudinal yang biasanya menggunakan kipas jet untuk menciptakan aliran udara. Sistem ini dilengkapi dengan ventilasi poros yang memanjang hingga ke Kvitsoy. Selain itu, peringatan insiden waktu nyata akan diterapkan untuk mengidentifikasi kejadian seperti kerusakan atau kemacetan. Kamera serta radar akan memantau kendaraan.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Meskipun lapangan kerja pada akhirnya akan hilang akibat penutupan feri, Rogfast akan memperkuat akses ke lapangan kerja lain, pendidikan, dan layanan publik bagi masyarakat lokal. Hal ini berdampak positif pada perekonomian lokal dan industri makanan laut, karena biaya logistik akan turun dan perusahaan dapat beroperasi di wilayah yang lebih luas.

Rekor Dunia dan Perbandingan dengan Terowongan Lain

Saat ini, gelar terowongan terpanjang di dunia dengan bagian bawah laut dimiliki oleh Terowongan Seikan di Jepang Utara. Ini merupakan terowongan khusus kereta api yang memiliki panjang total 53,85 kilometer, dengan bagian bawah laut membentang sepanjang 23,3 kilometer. Terowongan Channel, yang juga hanya dapat dilalui kereta api dan menghubungkan Inggris ke Prancis, lebih pendek, yaitu 50,46 kilometer, dengan bagian bawah lautnya sepanjang 37,9 km, melebihi Rogfast. Namun, Rogfast akan jauh lebih dalam di bawah permukaan laut dari pada Seikan dan Channel, yang masing-masing mencapai kedalaman 240 meter dan 115 meter.

Share This Article
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *