Hasil Imbang PSIS Semarang Kontra Persela Lamongan
PSIS Semarang harus puas dengan hasil imbang 1-1 saat menjamu Persela Lamongan dalam laga lanjutan Championship 2025/2026. Meskipun bermain di kandang dan mendapat dukungan penuh dari para pendukungnya, Panser Biru dan Snex, performa tim asuhan Andri Ramawi Putra terlihat mengecewakan.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu, 15 Februari 2026, berjalan cukup sengit. PSIS Semarang sebenarnya memiliki peluang untuk unggul setelah pemain Persela Lamongan, Titan Agung, menerima kartu merah di babak pertama. Namun, meski unggul jumlah pemain, PSIS Semarang gagal memanfaatkan peluang tersebut secara maksimal.
Performa yang Mengecewakan
PSIS Semarang justru tertinggal lebih dulu dari Persela Lamongan akibat kesalahan dari bek mereka, Ibrahim Sanjaya. Gol pembuka Persela Lamongan tercipta pada menit ke-14 setelah Hambali Tolib berhasil memanfaatkan umpan crossing yang tidak diantisipasi oleh lini belakang PSIS Semarang.
Meski unggul jumlah pemain setelah Titan Agung diusir keluar lapangan, PSIS Semarang tidak mampu memperbaiki permainan mereka. Peluang demi peluang yang didapat oleh Otavio Dutra dan rekan-rekannya sering kali gagal dimanfaatkan. Bahkan, gol PSIS Semarang baru tercipta di menit-menit akhir pertandingan.
Gol tersebut tercipta melalui tendangan keras Otavio Dutra setelah memanfaatkan second ball di dalam kotak penalti. Namun, gol tersebut sempat dicek via VAR karena ada indikasi offside. Setelah dicek, wasit memutuskan bahwa gol tersebut dianulir karena adanya rekannya yang berada di posisi offside.
Kritik dari Pendukung
Kegagalan PSIS Semarang memetik kemenangan membuat para pendukungnya, Panser Biru dan Snex, merasa kecewa. Banyak komentar tajam yang muncul di kolom komentar unggahan hasil akhir pertandingan PSIS Semarang di Instagram.
Beberapa komentar yang mencerminkan kekecewaan antara lain:
- “SESOK NEK ONO INFO BALBALAN MADILEZA RAUSAH DIKABARI,”
- “Nonton mbe isine yaAllah yaAllah teruss,”
- “SING NGATUR STRATEGI SOPO? KESUEN PERGANTIAN, TERUTAMA MADILESA,”
- “Madilesa nduwe saham piro rang? Ketmbiyen ga di buang2,”
- “Madielsa for timnas. Gelandang dengan visi misi setara thom haye. Kelemahane gur marai mumet kawan dan lawan,”
- “Mesakw rafinha sampe bonyok ngono. Madilsa sisuk kon dadi opo ngono sing penting ora main,”
Jalannya Laga
Babak Pertama
Di menit awal, wasit dibuat sibuk untuk mengecek VAR setelah adanya indikasi pelanggaran. Namun, wasit akhirnya tak membuat keputusan apapun setelah mengecek VAR.
Daniel Goncalves memiliki momentum untuk membawa timnya unggul, tetapi sayangnya tidak ada pemain Persela Lamongan yang bisa menyambut assistnya. Tegar Infantrie mencoba peruntungannya dengan melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola berhasil ditangkap kiper Persela Lamongan.
Persela Lamongan berhasil unggul 1-0 pada menit ke-14 setelah memanfaatkan kesalahan Ibrahim Sanjaya. Momen tersebut dimanfaatkan oleh Hambali Tolib untuk mencetak gol dan berhasil membuahkan hasil positif.
Madilesa punya momentum di sisi pertahanan Persela Lamongan setelah diberi bola daerah oleh rekannya ketika laga memasuki menit ke-27. Sayang, tendangannya ke gawang tak jelas arahnya dan gagal membuahkan hasil apa pun.
PSIS Semarang melakukan serangan bertubi-tubi ke gawang Persela Lamongan pada menit ke-32. Namun aksi tuan rumah terhenti berkat penampilan solid bek Persela Lamongan dan Rafli Mahreza.
Tak lama berselang, para pemain PSIS Semarang protes ke wasit karena ada penggawa Persela Lamongan yang terindikasi melakukan pelanggaran. Wasit kemudian memberikan kartu merah untuk pemain Persela Lamongan, Titan Agung. Hal itu karena Titan Agung mengangkat kaki terlalu tinggi dengan pemain PSIS Semarang saat keduanya berebut bola.
Wasit kemudian mengecek VAR untuk memastikan keputusannya terkait kartu merah untuk Titan Agung. Setelah mengecek VAR, wasit langsung memberikan direct red card untuk Titan Agung.
PSIS Semarang bermain agresif dan dominan setelah unggul jumlah pemain. Alwi merepotkan pertahanan PSIS Semarang pada menit ke-43. Aksinya tersebut hampir membuat pemain belakang Persela Lamongan mencetak gol bunuh diri.
Babak Kedua
Pemain yang dimasukkan PSIS Semarang di awal babak kedua, Rafinha, hampir menjebol gawang Persela Lamongan pada menit ke-46. Ia menang duel udara saat rekannya melesatkan umpan lambung tapi tandukannya melambung tinggi di atas mistar gawang Persela Lamongan.
PSIS Semarang mendapat momentum dari skema tendangan bebas yang dilesatkan Tegar Infantrie pada menit ke-55. Tegar Infantrie melayangkan umpan jauh dan gagal dimanfaatkan Otavio Dutra.
Rafinha punya peluang emas yang nyaris membuahkan gol pada menit ke-62. Saat itu, ia berhasil melesatkan tendangan on target setelah menerima umpan dari rekannya. Sayang, tendangan Rafinha itu berhasil ditepis Rafli Mahreza.
Otavio Dutra berhasil menjebol gawang Persela Lamongan pada menit ke-68. Ia melesatkan tendukan ke jala gawang setelah memanfaatkan umpan dari tendangan sudut yang dilesatkan rekannya. Akan tetapi, gol tersebut sempat dicek VAR karena ada indikasi offside.
Setelah dicek via VAR, gol Otavio Dutra dianulir. Hal itu karena ada rekannya yang berada di posisi offside dan menghalangi pandangan kiper saat Otavio Dutra menanduk bola.
Rafinha nyaris menjebol gawang Persela Lamongan pada menit ke-74. Saat itu ia melesatkan tendangan pleasing dari luar kotak penalti Persela Lamongan dan gagal digapai Rafli Mahreza. Sayang, tendangannya mengenai mistar gawang dan bola keluar lapangan.
Gawang PSIS Semarang nyaris jebol setelah Persela Lamongan berhasil memanfaatkan peluang emas melalui skema serangan balik pada menit ke-80. Beruntung bagi PSIS Semarang karena Mario Fabiyo Londok mampu mengamankan peluang tersebut.
Rafinha mendapat peluang emas di menit ke-81 tetapi berhasil digagalkan Rafli Mahreza. PSIS Semarang akhirnya berhasil mencetak gol ke gawang Persela Lamongan pada menit akhir tambahan waktu babak kedua.
Momen bermula ketika Otavio Dutra melesatkan tendangan keras ke gawang Persela Lamongan setelah memanfaatkan second ball di dalam kotak penalti tim tamu. Tendangan Otavio Dutra mengenai kaki Rafinha dan mengalir masuk ke jala gawang Persela Lamongan serta tak bisa diantisipasi Rafli Mahreza. Akan tetapi, gol tersebut sempat dicek VAR karena ada indikasi offside.
Setelah dicek via VAR, gol Otavio Dutra dianulir. Hal itu karena ada rekannya yang berada di posisi offside dan menghalangi pandangan kiper saat Otavio Dutra menanduk bola.
Susunan Pemain
PSIS Semarang
Starter: Mario Fabiyo Londok, Aldair Simanca, Ibrahim Sanjaya, Alwi Fadilah, Otavio Dutra (C), Azyah Nur Faizin Madilesa, Esteban Vizcarra, Muhammad Hidayat, Tegar Infantrie, Wawan Febrianto, dan Krisna Sulistia Budianto.
Cadangan: Beto Goncalves, Thaufan Hidayat, Muhammad Rio Saputro, Fahmi Al Ayyubi, Gustur Cahyo Putro, Habil Prasasti Akbar, Raka Octa Bernada, Dani Ibrohim, Rafinha, Dejan Muhammad, Delfin Rumbino, Ocvian Chanigio.
Pelatih: Andri Ramawi Putra
Persela Lamongan
Starter: Rafli Mahreza, Daniel Goncalves, Dimas Juliono Pamungkas, Herwin Tri Saputra, Muhammad Yoga Wahyu Pratama, Hendro Siswanto (C), Luan Sergio Nascimento Dias de Almeida, Muhammad Hambali Tolib, Titan Agung, Wildan Hanif, dan Rizqki Putra Utomo
Cadangan: Rifky Tofani, Muhammad Affani Ubaidillah, Haikal Rihka Riza, Mochamad Adam Malik, Indra Rianto, Muh. Sadewa, Deva Naufal Ahnaf, Jhon Edu Mena Perez, Rafiud Drajat, Adam Maulana, Arya Putra, Rabbani Tasnim
Pelatih: Bima Sakti