Reaksi Ibu saat Okin Disebut Jual Rumah Anak, Mantan Mertua Rachel Vennya Sedih: Semakin Kacau

Kaila Azzahra
4 Min Read

Isu Penjualan Rumah yang Menyulut Konflik Rachel Vennya dan Okin

Rachel Vennya kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan kekecewaannya terhadap mantan suaminya, Niko Al Hakim atau dikenal dengan panggilan Okin. Dalam unggahan media sosialnya, ia menyampaikan bahwa rumah yang seharusnya diperuntukkan bagi anak-anak mereka kini diduga akan dijual oleh Okin.

Rachel menulis dalam unggahannya, “Sbnrnya capek bgt drama di sosmed, ya Allah. Bener2 capek. Tp klo ga diomongin dan diceritain makin keterlaluan.” Ia menggambarkan perasaan lelah yang ia alami akibat konflik yang terus berlanjut antara dirinya dan Okin. Masalah ini tidak hanya tentang penjualan rumah, tetapi juga berkaitan dengan tanggung jawab sebagai orang tua.

Sejak perceraian mereka, Rachel mengaku telah berjuang sendirian untuk membiayai kebutuhan dua anak mereka. Sementara itu, Okin tidak pernah memberikan nafkah kepada anak-anak. Rachel mengungkapkan rasa kecewanya, “Udah berjuang buat nama baik, buat anak2, tp di lepeh terus kayak gini. Capek bgt, kerja dr pagi smp malem buat anak2, buat sekolahny, lesnya yg segambreng, jalan2 sampe ultah2 mereka, prestasi mereka yg aku fasilitasin tp masih ajaa diginiin.”

Menurut Rachel, salah satu rumah yang dimiliki pasangan ini diberikan kepada Okin setelah perceraian. Namun, sebagai ayah, Okin seharusnya tetap memberikan nafkah untuk kedua anak mereka. Ia menulis, “Win win solution dia yg kasih itu rumah biar dia ga nafkahin anak2 lg, pas dateng kerumah, udah bobrok pas dia pake, akhirnya kita renov buat adek2..”

Namun, kini rumah tersebut dikabarkan akan dijual oleh Okin, padahal saat ini masih ditempati oleh adik-adik Rachel. Rachel merasa tidak tahu harus bagaimana karena keputusan ini dilakukan tanpa komunikasi yang jelas. “trs skrg krn ga ada hitam diatas putih mau dia jual notabene adek2 masi tinggal disana, tanpa ba bi bu langsung ada org yg mau ngukur dan mau jual rumahnya yg adek2 gue ga tau harus giman.”

Rachel juga menyatakan bahwa lebih baik jika rumah tersebut tidak diberikan kepada anak-anaknya dari awal. Ia menulis, “Dari awal ga usah kasi aja tu rumah, udah biasa juga beli apa2 sendiri, tp kaya gini kan ngerepotin orang, mau lewat hukum jg cm atas kepercayaan.” Ia merasa dikhianati dan merasa bahwa kepercayaannya terhadap lelaki telah rusak.

Rachel juga mengingatkan bahwa selama ini ia telah membantu Okin. “Mungkin dia lupa siapa yg bantu dia pas karakter dia dibunuh orang2 lain, siapa yg bantu dia. Bukannya dulu kita saling membantu ya? What happened to you? Memori baik ilang smua.”

Okin pun akhirnya membuat klarifikasi melalui akun Instagramnya. Ia menulis, “selama ini karakter gue dibunuh banget didepan publik tanpa mereka tau apa yang sebenarnya. kasi gue ruang dan waktu untuk jelasin apa yang terjadi dari sisi pandang gue.” Klarifikasi ini mendapat banyak respons dari netizen, termasuk emoji mual, muntah, hingga tertawa sambil menangis.

Di sisi lain, ibunda Okin juga ikut buka suara melalui media sosial TikTok. Ia menanggapi komentar netizen yang mendoakan dirinya. Menurut dia, huru hara di media sosial itu sama saja seperti membunuh dirinya secara perlahan. “aamiin..makasih utk supportnya sayang. mmg ini yg mami butuhkan. makin hari makin rame ga karuan. buat yg penyakit spt mami ini sama dg membunuh mami secara perlahan.”

Share This Article
Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *