Review Realme C85, Kupas Spesifikasi dan Fitur, HP Tahan Banting Hanya Rp2 Jutaan

Wahyudi
4 Min Read

Desain dan Fitur Unik Realme C85

Realme C85 hadir dengan desain yang lebih fokus pada kepraktisan daripada kesan mewah. Meski memiliki ketebalan 8,38 mm dan bobot 212 gram, perangkat ini tetap tergolong ramping mengingat ukuran baterai besar yang dibawanya. Modul kamera dilengkapi lampu berbentuk cincin yang bisa disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna. Lampu ini berkedip berdasarkan notifikasi, panggilan, hingga musik, sehingga sangat berguna ketika ponsel dalam mode senyap.

Pabrikan memasarkan Realme C85 sebagai ponsel tangguh, dan klaim tersebut bukan sekadar gembira. Perangkat ini sudah didukung oleh sertifikasi IP69K untuk tahan air dan sertifikasi SGS Military-Grade yang menunjukkan daya tahan terhadap benturan. Dengan demikian, Realme C85 cocok digunakan di lingkungan yang tidak terlalu ramah terhadap perangkat elektronik.

Layar yang Menarik

Layar Realme C85 menggunakan panel LCD berukuran 6,8 inci dengan resolusi HD+ (1570 x 720 piksel). Meskipun terlihat standar, layar ini diklaim mendukung refresh rate hingga 144Hz dan kecerahan puncak 1.200 nits. Meskipun masih menggunakan LCD, hasil tampilannya cukup bagus untuk kelas harga dan segmentasi ponsel ini. Namun, untuk pengguna yang lebih sensitif terhadap kualitas visual, mungkin akan merasa kurang memuaskan dibandingkan layar AMOLED pada ponsel flagship.

Performa yang Memadai

Untuk urusan performa, Realme C85 mengandalkan chipset Snapdragon 685 yang juga digunakan oleh OPPO A6x. Chipset ini didukung RAM 6GB atau 8GB serta ruang penyimpanan 128GB atau 256GB. Dibuat berdasarkan fabrikasi 6nm, Snapdragon 685 bukanlah prosesor tercepat di pasar saat ini. Namun, untuk kebutuhan harian seperti browsing, scrolling media sosial, menonton video YouTube, atau bermain game kasual, perangkat ini masih cukup memadai.

Perusahaan juga menyematkan sistem pendingin VC 5.300 mm2 yang membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil selama penggunaan intensif. Realme C85 berjalan dengan Realme UI 6.0 berbasis Android 15. Terdapat sejumlah fitur AI seperti Google Gemini, Circle to Search, AI Smart Loop, AI Edit Genie, AI Brightness Boost, AI Call-Volume Boost, AI Network Boost, dan AI Performance Boost.

Kamera yang Fungsional



Bagaimana dengan kamera Realme C85? Ponsel ini mengemas kamera utama 50MP yang cukup oke untuk penggunaan sehari-hari. Hasil foto dalam kondisi cahaya terang cukup baik dengan detail yang memadai, cocok untuk media sosial. Namun, saat mengambil foto di malam hari atau minim cahaya, hasilnya tergolong entry-level dengan sedikit bintik-bintik yang terlihat.

Sementara itu, kamera depan 8MP menghasilkan swafoto yang lumayan dengan warna yang seimbang untuk penggunaan harian. Mode potret menangani deteksi tepi dengan baik dalam pencahayaan yang baik. Meskipun tidak ada yang istimewa, kamera Realme C85 tetap fungsional dan cukup memadai untuk kebutuhan dasar.

Baterai yang Tahan Lama

Baterai menjadi salah satu keunggulan utama Realme C85. Ponsel ini dilengkapi baterai jumbo berkapasitas 7.000 mAh. Klaim dari pabrikan menyatakan bahwa ponsel dapat bertahan hingga 21 jam untuk memutar video di YouTube atau 50 jam untuk panggilan telepon. Selain itu, ponsel ini mampu bertahan hingga 30 jam untuk chatting.

Fitur AI Power Saving juga membantu memperpanjang waktu penggunaan aktif ketika dibutuhkan. Untuk pengisian daya, Realme C85 mendukung pengisian cepat 45W. Dengan hanya 5 menit pengisian, ponsel bisa digunakan untuk menonton video selama 1 jam. Sementara itu, pengisian hingga 50 persen memerlukan waktu sekitar 42 menit.

Harga dan Tersedia di Pasaran

Realme C85 tersedia dalam beberapa varian:
* Realme C85 6GB/128GB: Rp2.599.000
* Realme C85 8GB/128GB: Rp2.799.000
* Realme C85 8GB/256GB: Rp2.999.000

Ponsel ini mulai tersedia di pasaran Indonesia pada 12 Desember 2025. Pengguna dapat membelinya di Realme Brand Store terdekat atau melalui platform e-commerce.

Share This Article
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *