Pendaftaran SNBT 2026 Sudah Dibuka, Ada Aturan Baru yang Harus Diperhatikan
Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 telah resmi dibuka. Jalur ini menjadi salah satu jalur utama bagi calon mahasiswa untuk memperebutkan kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun, tahun ini terdapat aturan baru yang harus diperhatikan oleh para peserta.
Aturan Baru untuk Lulusan SNBP
Salah satu perubahan signifikan dalam SNBT 2026 adalah larangan bagi lulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tiga tahun terakhir, yaitu 2024, 2025, dan 2026, untuk mengikuti SNBT 2026. Hal ini dilakukan guna menjaga keadilan dan memastikan optimalisasi kuota di setiap PTN. Dengan demikian, siswa yang sudah dinyatakan lulus melalui jalur SNBP tidak dapat lagi mendaftar SNBT 2026.
Persyaratan Peserta
Untuk bisa mengikuti SNBT 2026, peserta harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Memiliki Akun SNPMB Siswa.
- Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
- Siswa kelas 12 tahun 2026 atau lulusan (gap year) tahun 2024 dan 2025 dengan usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
- Siswa yang belum memiliki ijazah harus membawa surat keterangan dari sekolah.
- Siswa lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang disetarakan.
- Peserta yang memilih program studi seni atau olahraga wajib mengunggah portofolio.
- Memiliki kesehatan yang memadai.
- Peserta berkebutuhan khusus tunanetra harus mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra.
- Membayar biaya UTBK sebesar Rp200.000.
Materi Ujian
Materi ujian SNBT 2026 terdiri dari dua komponen besar, yaitu:
- Tes Potensi Skolastik (TPS)
- Penalaran Umum
- Pengetahuan dan Pemahaman Umum
- Pemahaman Bacaan dan Menulis
-
Pengetahuan Kuantitatif
-
Tes Literasi
- Literasi dalam Bahasa Indonesia
- Literasi dalam Bahasa Inggris
- Penalaran Matematika
Bagi peserta yang memilih program studi seni atau olahraga, mereka juga diwajibkan untuk mengunggah portofolio sebagai nilai tambah selain hasil tes tertulis.
Tahapan Pendaftaran dan Pembayaran
Proses pendaftaran SNBT 2026 dilakukan secara daring melalui portal resmi. Berikut tahapannya:
- Melengkapi biodata, unggah pas foto terbaru, dan verifikasi biodata serta unduh dan unggah pernyataan tunanetra dan/atau hambatan visual.
- Memilih program studi dengan maksimal empat pilihan, terdiri dari dua program sarjana dan dua program vokasi.
- Mengunggah portofolio jika memilih program studi seni atau olahraga.
- Memilih lokasi UTBK dan melakukan pembayaran biaya UTBK.
- Unduh kartu peserta UTBK-SNBT setelah masa pendaftaran berakhir.
Biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 dapat dibayarkan melalui mitra bank resmi seperti Bank Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BSI.
Peluang di Universitas Jambi (Unja)
Universitas Jambi (Unja) menjadi salah satu PTN favorit di wilayah Sumatera. Tahun ini, Unja menyediakan kuota yang cukup besar, yaitu sebanyak 3.797 kursi di 71 program studi pilihan, baik jenjang akademik maupun vokasi.
Rektor Unja, Helmi, menekankan pentingnya pemilihan program studi yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan calon mahasiswa. Unja juga ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan UTBK, sehingga memudahkan peserta asal Provinsi Jambi untuk mengikuti ujian tanpa harus keluar daerah.
Pastikan pilihan prodi mencerminkan prioritas utama Anda karena hasil UTBK 2026 hanya berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru di tahun ini saja.
Dengan kuota yang cukup besar, UNJA berharap dapat melahirkan generasi berkualitas yang mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.