7 Perusahaan Teknologi PHK Karyawan di 2025

Hendra Susanto
4 Min Read

Tren PHK di Industri Teknologi Tahun 2025

Tahun 2025 telah menandai gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang signifikan di berbagai perusahaan teknologi. Hal ini terjadi akibat berbagai faktor seperti efisiensi biaya, restrukturisasi bisnis, dan beralihnya fokus ke penggunaan kecerdasan buatan (AI). Berikut adalah beberapa perusahaan besar yang melakukan PHK selama tahun ini.

Perusahaan Teknologi yang Melakukan PHK

1. Apple

Apple, yang dikenal jarang melakukan PHK, pada November 2025 mengonfirmasi bahwa mereka memangkas sejumlah karyawan di divisi penjualan. Meskipun jumlah pasti tidak diungkapkan, diyakini ada puluhan orang yang terkena dampak. Apple mengalihkan lebih banyak penjualan ke pihak ketiga dan memberikan peluang bagi pekerja yang di-PHK untuk melamar posisi baru dalam waktu satu bulan.

2. IBM

IBM juga mengumumkan pemangkasan karyawan pada November 2025. Keputusan ini memengaruhi kurang dari 1 persen dari total pekerja, yang diperkirakan sekitar 2.700 orang. Alasan utamanya adalah efisiensi operasional dan meningkatkan profitabilitas perusahaan.

3. Amazon

Amazon melakukan PHK hingga 30.000 karyawan secara bertahap. Upaya ini dilakukan guna memangkas pengeluaran dan perampingan, menyusul perekrutan yang berlebihan saat pandemi. PHK ini merupakan yang terbesar sejak tahun 2022.

4. Panasonic

Panasonic Holdings Corporation mengumumkan rencana pengurangan tenaga kerja global sebanyak lebih kurang 10.000 karyawan. Upaya ini ditempuh sebagai bagian dari inisiatif restrukturisasi komprehensif yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan profitabilitas.

5. Microsoft

Microsoft melakukan PHK sekitar 9.000 karyawan pada Juli 2025. Pemangkasan ini terutama menargetkan posisi manajer. Praktik yang sama juga dilakukan pada Mei 2025 lalu, ketika mem-PHK 6.000 karyawan.

6. Meta

Meta, sebagai raksasa media sosial, juga melakukan PHK terhadap karyawan di divisi kecerdasan buatan (AI). Sekitar 600 pekerja terdampak, termasuk tim FAIR maupun pekerja yang bertanggung jawab terhadap infrastruktur AI Meta.

7. Salesforce

Salesforce melakukan PHK terhadap 4.000 karyawan di divisi layanan pelanggan. Pemangkasan tersebut membuat jumlah staf dukungan pelanggan menyusut hingga hampir 50 persen. Posisi yang ditinggalkan karyawan akan digantikan oleh teknologi kecerdasan buatan (AI).

Faktor Utama PHK di Tahun 2025

Beberapa faktor utama yang mendorong PHK di industri teknologi tahun 2025 antara lain:

  • Efisiensi Biaya: Banyak perusahaan mencari cara untuk mengurangi pengeluaran dengan memangkas posisi yang dinilai tidak efisien.
  • Restrukturisasi Bisnis: Perusahaan melakukan penyesuaian struktur untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas.
  • Peralihan ke Kecerdasan Buatan (AI): Penggunaan AI dan otomatisasi menjadi alasan utama untuk mengganti posisi manusia dengan teknologi.

Dampak PHK di Berbagai Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki strategi dan dampak PHK yang berbeda. Misalnya, Amazon melakukan PHK terbesar dengan 30.000 karyawan, sementara Meta hanya memangkas 600 karyawan di divisi AI. Setiap perusahaan juga memberikan peluang bagi karyawan yang di-PHK untuk melamar posisi baru atau mendapatkan pelatihan tambahan.

Kesimpulan

Gelombang PHK di industri teknologi tahun 2025 menunjukkan transformasi besar-besaran dalam dunia kerja. Dengan semakin berkembangnya teknologi, khususnya AI, perusahaan-perusahaan besar terus beradaptasi untuk tetap kompetitif. Namun, dampak PHK ini juga menjadi tantangan bagi para pekerja yang harus mencari peluang baru di tengah perubahan cepat ini.

Share This Article
Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *