Narkoba Membunuh, Meksiko Berapi

Lani Kaylila
5 Min Read

Pembunuhan El Mencho Memicu Kekerasan di Meksiko

Pembunuhan Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai “El Mencho”, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), telah memicu gelombang kekerasan di beberapa wilayah Meksiko. Operasi militer yang dilakukan oleh pasukan keamanan negara ini menandai kemenangan besar bagi pihak berwenang dalam perang melawan kartel narkoba.

Operasi Militer dan Kematian El Mencho

Sekretariat Pertahanan Nasional Meksiko mengumumkan bahwa Oseguera terluka dalam bentrokan dengan tentara di kota Tapalpa, negara bagian Jalisco, pada hari Ahad. Ia kemudian meninggal saat diterbangkan ke Mexico City. Selama operasi tersebut, empat anggota CJNG tewas, sementara dua lainnya tewas saat dipindahkan ke ibu kota. Dua orang lainnya ditangkap, dan kendaraan lapis baja, peluncur roket, serta senjata lainnya disita. Tiga anggota angkatan bersenjata juga terluka dan menerima perawatan medis.



Aparat di dekat sebuah kendaraan yang dibakar gangster setelah pembunuhan Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, di Morelia, Meksiko, 22 Februari 2026. – (EPA/Ivan Villanueva)

Kekerasan dan Ketidakstabilan

Operasi tersebut memicu gelombang kekerasan di sejumlah wilayah. Orang-orang bersenjata membakar mobil dan memblokir jalan raya di lebih dari setengah lusin negara bagian. Di ibu kota Jalisco, Guadalajara, yang akan menjadi tuan rumah beberapa pertandingan Piala Dunia FIFA mendatang, kota tersebut berubah menjadi kota hantu pada malam hari. Video yang beredar di media sosial menunjukkan warga berlarian melewati bandara Guadalajara dengan panik dan asap mengepul di kota wisata Puerto Vallarta.

Gubernur Jalisco Pablo Lemus mengimbau warga untuk tetap tinggal di rumah dan menghentikan transportasi umum. Sekolah diliburkan pada Senin di beberapa negara bagian. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memuji pasukan keamanan negaranya melalui postingan di X dan menyerukan ketenangan. “Ada koordinasi mutlak dengan pemerintah di semua negara bagian,” tulisnya. “Di sebagian besar wilayah nasional, aktivitas berjalan normal.”

Dukungan Internasional

Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau menyambut baik operasi tersebut dan menyebut Oseguera sebagai salah satu gembong narkoba paling berdarah dan kejam. “Ini merupakan perkembangan besar bagi Meksiko, Amerika, Amerika Latin, dan dunia,” tambahnya. Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warga Amerika di negara bagian Jalisco, Tamaulipas, Michoacan, Guerrero, dan Nuevo Leon untuk tetap berada di tempat yang aman karena operasi keamanan yang sedang berlangsung.

Kanada juga mengeluarkan peringatan perjalanan untuk beberapa daerah, mengutip “tembak-menembak dengan pasukan keamanan dan ledakan” di negara bagian Jalisco, Guerrero, dan Michoacan. Mereka memperingatkan warganya di Puerto Vallarta untuk berlindung di tempat dan tidak menonjolkan diri di Jalisco.



Aparat di dekat sebuah kendaraan yang dibakar gangster setelah pembunuhan Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, di Morelia, Meksiko, 22 Februari 2026. – (EPA/Ivan Villanueva)

Air Canada mengumumkan bahwa mereka menangguhkan penerbangan ke Puerto Vallarta “karena situasi keamanan yang sedang berlangsung” dan menyarankan pelanggan untuk tidak pergi ke bandara mereka. United Airlines dan American Airlines juga mengatakan mereka telah membatalkan penerbangan ke Puerto Vallarta dan Guadalajara.

Latar Belakang El Mencho

Oseguera (59) adalah salah satu gembong narkoba terbesar di Meksiko yang berhasil dibasmi sejak penangkapan pendiri kartel Sinaloa, Joaquin “El Chapo” Guzman dan Ismael Zambada, yang kini keduanya ditahan di AS. Sebagai mantan petugas polisi dan mantan petani alpukat, Oseguera telah terlibat secara signifikan dalam aktivitas perdagangan narkoba sejak tahun 1990-an. Dia dihukum karena konspirasi untuk mendistribusikan heroin di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California pada tahun 1994 dan menjalani hukuman hampir tiga tahun penjara.

Setelah dibebaskan, dia dideportasi ke Meksiko, di mana dia bergabung dengan polisi setempat. Ia kembali terlibat dalam aktivitas perdagangan narkoba dengan gembong narkoba Ignacio Coronel Villarreal, alias “Nacho Coronel”. Setelah kematian Villarreal, Oseguera dan Erik Valencia Salazar, alias “El 85”, menciptakan CJNG sekitar tahun 2007.



Kendaraan yang terbakar terlihat di Tijuana, Meksiko, 22 Februari 2026, pasca terbunuhnya Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco. – (EPA/Joebeth Terriquez)

FBI menggambarkan Oseguera sebagai salah satu buronan paling dicari di Meksiko, dan CJNG sebagai salah satu kartel paling kejam di negara tersebut. “Mereka dinilai memiliki kapasitas penyelundupan kokain, heroin, dan metamfetamin tertinggi di Meksiko, dan selama beberapa tahun terakhir, termasuk penyelundupan fentanil ke Amerika Serikat,” kata FBI dalam pernyataannya pada tahun 2024. “Di bawah kepemimpinan Oseguera Cervantes, CJNG bertanggung jawab atas banyak pembunuhan terhadap kelompok saingannya dan petugas penegak hukum Meksiko.”

Share This Article
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *