Kecelakaan Maut Akibat Tersengat Listrik di Belitung
Seorang warga di sekitar perempatan Tanjung Baruk, Kelurahan Pangkal Lalang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, mengalami kecelakaan maut setelah tersengat aliran listrik. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (9/4/2026) dan menewaskan korban yang dikenal dengan nama Su’ud.
Peristiwa bermula saat Su’ud sedang menebang pohon di belakang tempat cuci motornya. Menurut informasi yang diperoleh, korban melakukan tindakan tersebut karena pohon tersebut sudah menjorok ke kios sate milik saudaranya. Rio, salah satu warga setempat, menceritakan bahwa kejadian berawal dari pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB.
“Dari pagi dia (korban) menebang pohon sekitar pukul 09.00 WIB. Lancarlah karena sudah siang, aku pulang makan,” kata Rio kepada media lokal.
Setelah makan siang, Rio kembali ke tempat pencucian motor tersebut. Namun, baru saja ia memarkirkan motornya, langsung terdengar suara ledakan. Rio mengaku terkejut mendengar suara tersebut. Setelah dicek, ternyata korban sudah lunglai tersangkut di atas pohon.
“Sempat kaget karena ada suara ledakan. Setelah kami lihat, korban masih di atas, tetapi sudah terkulai,” ujarnya.
Menurut Rio, saat itu ada dahan pohon yang ditebang, tetapi jatuh menimpa kabel listrik besar di atas. Potongan dahan satunya menempel di tubuh korban. Sekitar 10 menit kemudian, korban terjatuh bersamaan dengan dahan pohon tersebut.
Berdasarkan pengakuan Rio, setelah jatuh, tubuh korban tak lagi bergerak. Namun, warga takut untuk menolong korban karena khawatir masih terdapat aliran listrik.
“Kami takutlah, karena listrik. Tetapi lama-lama, setelah mobil jenazah datang, korban langsung dibawa,” kata Rio.
Luka Bakar Akibat Tersengat Listrik
Aparat Satreskrim Polres Belitung menemukan luka bakar di tubuh korban yang tersengat listrik tegangan tinggi sewaktu menebang pohon. Luka tersebut ditemukan di paha kanan bagian dalam serta punggung sebelah kanan saat dilakukan pemeriksaan di RSUD Marsidi Judono.
“Jadi korban (Su’ud–red) murni tersengat listrik karena korban pada saat kejadian sedang menebang pohon di belakang rumahnya,” kata Kepala Satreskrim Polres Belitung, AKP I Made Yudha Suwikarma, Kamis (9/4/2026).
Made menjelaskan, kejadian berawal saat korban diminta pamannya menebang pohon di belakang warung yang berada di perempatan Tanjung Baruk, Kecamatan Tanjungpandan. Rimbunnya pohon dikhawatirkan akan menimpa warung tersebut.
Saat korban menebang pohon, sekitar pukul 13.30 WIB, warga mendengar suara ledakan dari atas pohon dan tubuh korban sudah kaku. Berdasarkan informasi dari warga, terdapat dahan yang dipotong tetapi belum putus, lalu rebah menimpa kabel listrik bertegangan 20 KV.
“Dahan pohon itu bersentuhan langsung dengan korban. Lalu terjadi lagi ledakan kedua yang membuat korban jatuh,” ujar Made.
Setelah kejadian, korban langsung dievakuasi ke RSUD Marsidi Judono untuk dilakukan pemeriksaan luar. Kemudian ditemukan beberapa luka bakar yang diduga akibat tersengat listrik.
“Tetapi untuk penyebab pasti kematian tidak diketahui karena tidak dilakukan autopsi,” kata Made.
Usai pemeriksaan, jenazah korban dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.