Bahlil Bocorkan Empat Kebijakan Tambang, Mulai Relaksasi Produksi hingga Harga

Lani Kaylila
4 Min Read



.CO.ID – JAKARTA.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa beberapa kebijakan baru sedang dipersiapkan bersama dengan kementerian teknis lainnya yang akan mengatur komoditas tambang, termasuk batubara dan nikel.

Perkembangan ini diungkapkan oleh Bahlil setelah menghadiri rapat terbatas bersama Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat (27/03/2026).

Bahlil juga menyebutkan bahwa sebelumnya telah dilakukan rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto terkait kebijakan tambang.

“Menyangkut mineral, kami sudah melakukan rapat terbatas dengan Pak Presiden sejak dua hari lalu. Dan tadi juga sudah melakukan sinkronisasi,” kata Bahlil saat ditemui di lokasi.

Berikut adalah beberapa kebijakan yang sedang diproses terkait komoditas tambang, terutama batubara dan nikel:

1. Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB)

Bahlil menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perubahan keputusan dari Kementerian terkait RKAB produksi tambang.

“Menyangkut RKAB tetap tidak ada perubahan. Yang ada adalah kami akan melakukan relaksasi yang terukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa relaksasi produksi hanya bisa dilakukan dengan memperhatikan pasokan dan permintaan tambang serta harga global.

“Jika harganya bagus terus, kami akan memproduksi lebih banyak. Tapi jika harganya turun, kita akan menyesuaikan dengan permintaan di pasar,” jelas Bahlil.

2. Penyesuaian Harga Patokan Mineral (HPM) untuk Nikel

Selain batubara, nikel juga akan memiliki peraturan sendiri terkait potensi peningkatan HPM.

“Kami akan membuat keseimbangan antara supply and demand. Berapa kebutuhan pabrik (smelter) kita, itu yang akan kami keluarkan. Supaya harganya tidak jatuh,” jelas Bahlil.

“Sudah menjadi keputusan dari kami bahwa kami akan menaikkan HPM-nya. Jadi harga standar acuan nikelnya kami akan naikkan,” tambahnya.

3. Pajak Ekspor untuk Produk Hilirisasi Nikel

Dalam rangka meningkatkan pendapatan negara, Bahlil menyatakan bahwa komoditas tambang menjadi salah satu sumber alternatif pendapatan. Salah satunya adalah pengenaan pajak ekspor terhadap hasil hilirisasi.

Saat ini yang dibidik adalah pengenaan pajak untuk ekspor produk Nickel Pig Iron (NPI), yaitu produk antara hasil pengolahan bijih nikel laterit kadar rendah.

“Seperti NPI. NPI produk daripada nikel lagi kita menghitung. Ini lagi kita menghitung ya. Sekali lagi, saya lagi menghitung tentang formulasi daripada pengenaan pajak NPI-nya,” jelas dia.

4. Bea Keluar Batubara

Bea Keluar Batubara (BK Batubara) akan tetap diterapkan, meskipun hingga saat ini belum ada keputusan final.

“Untuk ekspor batubara, kami memutuskan bahwa dalam rangka untuk lebih berhati-hati. Kami setuju untuk meningkatkan pendapatan negara, tapi juga harus hati-hati dalam penerapan pajak ekspor,” ujar Bahlil.

Saat ini, Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan masih melakukan perhitungan teknis terkait besaran BK Batubara dan jenis batubara yang akan dikenakan pajak.

“Karena batubara kita tidak semuanya itu standarnya kalorinya tinggi. Kan ada batubara kalori 633 (kalori tinggi) itu cuma 10%. Itu yang sekarang harganya 140-145 dolar (per ton). Tapi yang kalori rendah, yang (kalori) 4100, dan yang (kalori) 3400, itu jumlahnya 60-70%,” jelas Bahlil.

Kualitas Batubara yang Diekspor

Indonesia memiliki beberapa kualitas batubara yang diekspor, dengan mayoritas berasal dari kalori menengah-rendah:

  • Kualitas I, yaitu batubara kalori tinggi dengan kalori 6.000 kkal/kg GAR atau lebih.
  • Kualitas II yaitu batubara kalori antara 5.600 kkal/kg sampai dengan dibawah 6.000 kkal/kg GAR.
  • Kualitas III yaitu batubara dengan kalori antara 4.700 kkal/kg sampai dengan di bawah 5.600 kkal/kg GAR.
  • Kualitas IV yaitu batubara dengan kalori rendah atau di bawah 4.700 kkal/kg GAR.

“Tapi saya setuju dengan bahwa penting untuk kita mencari sumber-sumber pendapatan negara yang baik dalam rangka menghadapi tekanan global yang semakin hari, semakin tidak ada yang bisa menentukan,” tutupnya.

Share This Article
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *