Lonjakan Kunjungan Wisata di Kota Padang Selama Libur Lebaran
Kota Padang, Sumatera Barat, menjadi salah satu destinasi wisata yang paling diminati selama libur Lebaran tahun 2026. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang mencatat adanya lonjakan kunjungan wisatawan yang sangat signifikan ke berbagai destinasi unggulan di kota ini.
Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Padang, Diko Riva Utama, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat untuk berwisata di Padang tahun ini sangat tinggi. Berdasarkan data resmi, total kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran mencapai angka 183.078 orang. Angka ini menunjukkan geliat ekonomi pariwisata yang kembali bergairah di ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.
Pencapaian ini terbilang fantastis jika dibandingkan dengan data tahun sebelumnya. Pada libur Lebaran 2025, jumlah wisatawan yang datang ke Padang hanya menyentuh angka 123.046 orang. Artinya, terjadi lompatan kunjungan yang sangat tajam. “Kenaikan kunjungan tahun ini mencapai 49 persen,” ungkap Diko dengan nada optimis.
Durasi Libur yang Panjang Jadi Faktor Utama
Salah satu faktor utama yang membuat warga berbondong-bondong menyerbu tempat wisata adalah durasi libur nasional dan cuti bersama yang cukup panjang. Pada tahun 2026 ini, pemerintah menetapkan masa libur Lebaran lebih dari satu pekan, yakni mulai dari tanggal 18 hingga 24 Maret 2026.
Waktu luang yang cukup lama ini dimanfaatkan masyarakat, baik warga lokal maupun pemudik dari luar daerah, untuk mengeksplorasi keindahan alam Kota Padang.
Pantai Air Manis Masih Jadi Favorit
Berbicara soal wisata Padang, rasanya belum lengkap jika tidak menyebut Pantai Air Manis. Destinasi yang melegenda dengan keberadaan Batu Malin Kundang ini masih menjadi idola nomor satu. Dinas Pariwisata mencatat sebanyak 67.150 wisatawan tumpah ruah di Pantai Air Manis selama periode libur tersebut.
“Pantai Air Manis dengan ikon Batu Malin Kundang masih tetap menjadi idola utama bagi wisatawan,” tambah Diko. Selain Air Manis, sejumlah pantai di pesisir Kota Padang juga mencatatkan angka kunjungan yang mengesankan:
- Pantai Nirwana: Menduduki posisi kedua favorit dengan 37.255 pengunjung.
- Pantai Caroline: Menarik perhatian 35.735 wisatawan.
- Pantai Pasir Jambak: Dikunjungi oleh 28.124 orang.
- Pantai Ujung Batu: Mencatatkan kunjungan sebanyak 4.830 orang.
Tak hanya pantai di daratan utama, wisata bahari ke pulau-pulau kecil di sekitar Padang juga menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mencari suasana lebih tenang.
- Pulau Pasumpahan: berhasil menarik 1.725 pengunjung.
- Pulau Sirandah: disusul oleh Pulau Sirandah dengan 1.380 pengunjung.
Sementara itu, bagi pencinta wisata air tawar, beberapa objek wisata seperti:
- Air Terjun Lubuak Tampuruang: dikunjungi oleh 2.114 orang.
- Air Terjun Lubuk Hitam: 1.450 orang.
- Pemandian Lubuk Lukum di Lubuk Minturun: sebanyak 1.230 orang.
Perubahan Minat Wisatawan
Tren wisata tahun ini menunjukkan pergeseran minat. Diko menyebutkan bahwa para pelancong tahun ini lebih dominan memilih wisata pantai dan pulau. Di sisi lain, kunjungan ke area perbukitan dan sungai mengalami penurunan yang cukup terasa. Hal ini disebabkan karena beberapa lokasi wisata di area tersebut masih dalam tahap pemulihan pascabencana alam.
Meski demikian, objek wisata sejarah dan pendakian ringan seperti:
- Gunung Padang: tetap didatangi oleh 1.115 pengunjung.
- Goa Kelelawar Padayo: tercatat dikunjungi 600 orang.
- Teluk Buo: sebanyak 370 orang.
Lonjakan kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di sekitar lokasi wisata Kota Padang.