Banjir Melanda Wilayah Manong, Manggarai
Banjir yang terjadi di wilayah Manong, Kabupaten Manggarai, akhir-akhir ini menyebabkan kerusakan yang cukup besar. Dampak banjir ini tercatat merendam sebanyak 28 rumah warga dan satu fasilitas publik, yaitu PAUD KB 1. Selain itu, akses jalan utama desa juga lumpuh total akibat air yang menggenangi badan jalan serta tumpukan material seperti batu dan tanah.
Penyebab Banjir
Menurut informasi yang diperoleh, intensitas curah hujan tinggi terjadi sejak hari Senin tanggal 6 sampai tanggal 11 April 2026. Hujan ini menyebabkan banjir besar yang meluap dari saluran drainase di wilayah Kampung Garang. Sekretaris Desa Manong, Robertus Jampar, menjelaskan bahwa penyebab banjir adalah karena kondisi saluran drainase yang kecil dan adanya tumpukan material seperti batu, kayu, daun, dan tanah di dalam saluran tersebut.
“Saluran drainase ini kecil, apalagi selama ini karena tidak ada hujan dan air tidak ada sehingga tumpukan material batu, kayu, daun, dan tanah tertumpuk dalam saluran. Saat hujan besar kemarin terjadi banjir besar terhalang, sehingga banjir meluap ke pemukiman warga,” ujarnya.
Dampak Banjir
Banjir tersebut merendam sebanyak 28 rumah warga di empat dusun, yaitu Dusun Garang, Lada, Laru, dan Kelumpag. Kerusakan yang terjadi mencakup perabotan rumah tangga, alat elektronik, dan bagian bawah bangunan. Selain itu, sekitar 5 karung beras juga basah dan terhanyut oleh banjir.
Fasilitas publik seperti PAUD KB 1 juga terendam banjir, dengan seluruh material masuk ke dalam bangunan tersebut. Akses jalan utama di desa lumpuh total akibat air mengenai badan jalan dan tumpukan material batu serta tanah di area jalan.
Warga Mengungsi
Berdasarkan laporan yang diterima, beberapa warga terpaksa mengungsi ke rumah tetangga untuk menunggu pembersihan material yang menumpuk di dalam rumah mereka. Pemerintah Desa Manong mencatat dampak bencana alam ini, dengan kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Robertus menjelaskan bahwa meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, banyak perabot rumah tangga, beras, dan bahan makanan lainnya yang terhanyut banjir. “Warga terpaksa mengungsi sementara, aktifitas jalan utama di desa lumpuh, dan ada bangunan publik seperti Paud KB 1, jembatan kayu terhanyut dan halaman kampung tertumpuk material,” tambahnya.
Laporan Bencana kepada Bupati
Kepala Desa Manong Vinsensius Jebarus telah memberikan surat laporan bencana banjir kepada Bupati Manggarai. Surat tersebut juga disampaikan kepada Kepala BPBD Kabupaten Manggarai. Para korban berharap agar pemerintah kabupaten dapat segera merespons dan memberikan bantuan penanganan kepada para korban.