BTN meluncurkan produk tabungan BTN Pos, targetkan dana murah Rp 5 triliun

Lani Kaylila
8 Min Read



.CO.ID-JAKARTA.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) secara resmi melakukan perubahan nama dan logo untuk produk yang selama ini dikelola bersama PT Pos Indonesia (Persero), yaitu e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos. Perubahan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus mempercepat pertumbuhan dana murah (CASA).

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk, Nixon LP Napitupulu menjelaskan bahwa langkah ini dirancang untuk menarik lebih banyak generasi muda. Tujuannya adalah mengajak mereka bertransaksi melalui aplikasi Bale by BTN dengan fitur cardless, menggunakan fasilitas Pos Indonesia yang tersebar hingga ke daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

BTN memperkenalkan kembali produk tabungan e’Batarapos yang telah diluncurkan bersama Pos Indonesia pada tahun 2005. Seiring perkembangan zaman, produk ini berevolusi menjadi Tabungan BTN Pos, sebuah solusi berbasis teknologi yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi perbankan.

“Dengan rebranding ini, BTN dan Pos Indonesia berharap semakin banyak nasabah di daerah 3T serta generasi muda seperti Gen Z yang tertarik memanfaatkan transaksi perbankan dengan fitur cardless yang praktis. Inovasi ini diharapkan akan menjadikan transaksi perbankan lebih mudah diakses dan inklusif, sehingga meningkatkan pertumbuhan dana murah dalam bentuk tabungan dan giro,” ujar Nixon dalam siaran pers, Minggu (11/1).

Rebranding produk Tabungan BTN Pos bukan sekadar perubahan identitas. BTN memperkuat pendanaan ritel dengan membidik penghimpunan dana murah hingga Rp 5 triliun dalam satu tahun ke depan. Seiring ekspansi layanan perbankan digital hingga ke pelosok Indonesia.

“Produk ini akan kita dorong secara agresif. Target kita jelas, menuju angka Rp 5 triliun. Tabungan BTN Pos akan kita kampanyekan di daerah-daerah karena hampir di setiap kecamatan ada kantor pos yang lokasinya sangat strategis. Ini yang kita optimalkan,” tegas Nixon.

Fitur cardless menggantikan bentuk transaksi konvensional nasabah BTN di kantor pos yang mewajibkan mereka membawa buku tabungan untuk melakukan transaksi. Di era digital yang menuntut kepraktisan, nasabah cukup menggunakan aplikasi Bale by BTN untuk bertransaksi di kantor pos di seluruh Indonesia.

“Jaringan kantor pos saat ini menjangkau sampai ke pelosok wilayah Indonesia yang mungkin tidak tersentuh oleh BTN. Pada saat yang sama, hampir semua warga Indonesia memiliki ponsel smartphone, sehingga inisiatif strategis ini dapat menghadirkan layanan perbankan yang lebih mudah diakses dan membantu peningkatan inklusi keuangan,” tutur Nixon.

Hingga kini, BTN mencatat lebih dari 500.000 nasabah e’Batarapos yang didukung oleh hampir 3.000 outlet atau kantor pos di seluruh Indonesia. Nixon menjelaskan bahwa dengan semakin luasnya daya jangkau BTN melalui jaringan Pos Indonesia, diharapkan semakin besar pula potensi dana masyarakat yang bisa terjaring dari sinergi ini.

“Pos Indonesia adalah salah satu mitra strategis yang mendukung BTN dalam transformasi pendanaan ritelnya untuk semakin menumbuhkan dana murah. BTN berupaya menjawab tantangan di era digital dengan solusi keuangan komprehensif sehingga BTN dapat menjadi bank transaksional sehari-hari yang mumpuni di sisi teknologi,” ungkap Nixon.

Untuk dapat bertransaksi menggunakan Bale by BTN di kantor pos, nasabah hanya perlu mengakses aplikasi tersebut dan memilih menu cardless serta lokasi transaksi, yakni Pos Indonesia. Selanjutnya, nasabah dapat memasukkan nominal transaksi, yang kemudian diikuti kode token untuk nasabah. Kemudian, nasabah dapat datang langsung ke kantor pos dan melakukan transaksi setor atau penarikan tunai dengan menginformasikan kode token kepada petugas loket pos.

Logo Tabungan BTN Pos memiliki filosofi transformasi menuju babak baru yang lebih modern melalui sinergi dua instansi yang tepat sasaran. Penulisan dua huruf yang sejajar menandakan kedudukan dua instansi yang setara dalam membangun kerja sama jangka panjang.

BTN dan Pos Indonesia juga meluncurkan desain baru untuk buku tabungan dan kartu debit Tabungan BTN Pos dengan filosofi perpaduan warna dynamic blue BTN dan delft blue Pos Indonesia. Terdapat logo sayap berwarna oranye yang diambil dari warna dan logo identik Pos Indonesia yang merupakan burung merpati. Logo sayap tersebut melambangkan tagline kedua instansi yaitu melesat, sedangkan tekstur digital yang dibentuk dari titik dengan alur melengkung diambil dari filosofi peta kontur yang melambangkan ribuan titik layanan diseluruh pelosok Indonesia didukung dengan perkembangan teknologi.

“Kami berharap dapat lebih banyak mengembangkan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produk dan layanan bersama Pos Indonesia, yang tidak hanya terbatas pada kerja sama di bidang funding. Dengan begitu, lebih banyak pelanggan Pos Indonesia yang dapat menikmati solusi keuangan yang ditawarkan BTN,” ujar Nixon.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Pos Indonesia Haris menegaskan, kolaborasi BTN dan Pos Indonesia memiliki akar sejarah panjang dalam pelayanan publik. Kerja sama kedua BUMN ini telah berlangsung sejak awal dekade 1950-an dan terus beradaptasi mengikuti perkembangan zaman.

“Kalau dihitung, kerja sama Pos Indonesia dan BTN ini sudah berjalan sekitar 76 tahun. Dalam perjalanannya tentu ada pasang surut, ada perubahan produk, tapi semangat pelayanannya tetap sama. Dari Tabanas, Batara, Batara Pos, hingga hari ini kita rebranding menjadi Tabungan BTN Pos,” ujar Haris.

Menurut Haris, kekuatan utama Pos Indonesia terletak pada jaringan fisik yang luas serta tingkat kepercayaan publik yang telah terbangun selama puluhan tahun.

“Bagi masyarakat di banyak daerah, Kantorpos itu bukan hanya tempat kirim surat atau paket. Di sana ada fungsi layanan keuangan, layanan sosial, bahkan fungsi negara. Ini yang kemudian menjadi nilai tambah ketika kami bersinergi dengan BTN,” ujarnya.

Dalam momentum BTN x PosIND Festival 2026, Haris menyampaikan bahwa kedua pihak juga meluncurkan layanan cash in dan cash out. Layanan ini memungkinkan nasabah BTN melakukan setor dan tarik tunai langsung di kantor pos.

“Hari ini kita juga meluncurkan layanan cash in dan cash out. Artinya, nasabah BTN bisa setor dan tarik tunai langsung di Kantorpos. Ini baru sebagian dari skenario besar kerja sama BTN dan Pos ke depan,” katanya.

Untuk memperkenalkan rebranding tersebut, BTN dan Pos Indonesia menggelar acara BTN x PosIND Festival 2026 di Kantor Pos Jakarta Lapangan Banteng dan Kantor Pos Graha Pos Bandung yang diadakan pada 5 Januari hingga 9 Januari 2026.

Dalam event tersebut, masyarakat dapat menjadi nasabah Tabungan BTN Pos dengan menyimpan dana di BTN melalui transaksi menggunakan Bale by BTN di kantor pos. Untuk pembukaan rekening dan aktivasi Bale by BTN, nasabah akan mendapatkan banyak benefit, contohnya Bale Poin hingga Rp350.000 plus souvenir, special price meals serba Rp10 ribu di merchant fast food, serta kopi seharga Rp1.

Share This Article
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *