Jenazah Pramugari Florencia Wibisono Dikuburkan di Minahasa

Rafitman
3 Min Read

Pemakaman Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 PK-THT di Sulawesi Selatan, Florencia Lolita Wibisono, akan dimakamkan pada hari Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 12.00 Wita. Pemakaman akan dilakukan di pemakaman keluarga di Desa Ranomerut. Sebelum proses pemakaman berlangsung, akan ada ibadah pelepasan yang rencananya akan digelar pada hari Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.

Kakak kandung Florencia, Natasya Wibisono, mengatakan bahwa jenazah korban akan dibawa ke rumah duka di Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, untuk menjalani serangkaian ibadah. Prosesi ibadah penyambutan akan diadakan setelah jenazah tiba di terminal kargo Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado. Setelah itu, malam harinya akan ada ibadah penghiburan untuk keluarga.

Pada hari esoknya, akan dilaksanakan ibadah pelepasan sebelum jenazah akhirnya dimakamkan di lokasi yang telah ditentukan. “Baru besok sekitar pukul 12.00 Wita ada ibadah pelepasan dan jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Ranomerut,” ujar Natasya.

Sosok Florencia dalam Pandangan Sahabat

Kepergian Florencia meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan teman-temannya. Tesa, sahabat dekat Florencia, mengungkapkan sosok sahabatnya tersebut selama masa sekolah di SMA Negeri 1 Tondano. Menurut Tesa, Florencia yang akrab disapa Olen sangat humble dan takut Tuhan. Ia juga dikenal sebagai pribadi yang friendly dan dewasa sehingga banyak orang menyukainya.

“Dari postingan orang-orang bisa dilihat pribadinya seperti apa. Bahkan sampai orang tidak dekat pun bisa kenal Olen seperti apa,” ujarnya.

Florencia dikenal sebagai sosok yang baik, hangat, serta sangat peduli terhadap orang lain. Ia juga gigih dan memiliki rasa cinta terhadap Tuhan yang kuat. Tesa merasa sangat terpukul atas kepergian sahabat terbaiknya itu. “Sangat terpukul dan tidak percaya kalau Olen telah terbang jauh,” katanya.

Tesa berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit ini. “Kami turut berdukacita semoga keluarga diberikan kekuatan,” pungkasnya.

Pengalaman Profesional Florencia

Florencia Lolita Wibisono dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia penerbangan. Ia baru sekitar tiga bulan bertugas di pesawat ATR 42-500 milik Air Indonesia Transport. Informasi ini disampaikan oleh Ramos, anggota keluarga Florencia, saat ditemui di rumah orang tua korban di Jalan Donald Isaac Panjaitan, Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Minggu (19/1/2026).

“Kira-kira baru tiga bulan dia kerja di pesawat itu,” ujar Ramos saat diwawancarai.

Sebelum bergabung dengan Air Indonesia Transport, Florencia tercatat menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai pramugari di maskapai Lion Air. “Kurang lebih 14 tahun dia di Lion Air,” ungkap Ramos.

Selain berpengalaman sebagai pramugari, Olen juga dipercaya menangani pelatihan awak kabin yang baru bergabung. Perannya kerap dikaitkan dengan pembinaan dan pendampingan kru junior. “Dia juga jadi trainer untuk pramugari yang baru. Bisa dibilang seperti HRD,” sambungnya.

Share This Article
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *