Apa Itu Angkatan Clean and Jerk? Rekor Dunia Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor di SEA Games 2025

Amanda Almeirah
6 Min Read

SEA Games 2025: Rizki Juniansyah Cetak Rekor Dunia di Angkatan Clean and Jerk

SEA Games 2025 menjadi panggung penting bagi atlet angkat besi muda Indonesia, Rizki Juniansyah. Dalam ajang tersebut, ia tampil dominan dan mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia baru di kelas 79 kilogram. Prestasi ini membuat banyak orang penasaran tentang apa itu angkatan clean and jerk dan mengapa catatan yang dibuat Rizki begitu istimewa.

Pencapaian Rizki tidak hanya menjadi kemenangan regional, tetapi juga menegaskan posisi dirinya sebagai salah satu lifter terbaik di dunia saat ini. Bahkan, rekor yang dia buat dalam clean and jerk adalah rekor pribadi yang sebelumnya dibuat dua bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan perkembangan pesat dan kemampuan teknis yang luar biasa dari atlet muda ini.

Apa Itu Angkatan Clean and Jerk?

Bagi masyarakat umum, pertanyaan tentang apa itu angkatan clean and jerk sering muncul ketika menyaksikan olahraga angkat besi. Clean and jerk merupakan salah satu dari dua jenis angkatan utama dalam olahraga angkat besi Olimpiade, selain snatch. Kedua gerakan ini memiliki peran penting dalam menentukan total angkatan seorang lifter.

Clean and jerk terdiri dari dua fase gerakan yang dilakukan secara berurutan. Fase pertama disebut clean, sedangkan fase kedua disebut jerk. Kedua fase ini menguji kekuatan, daya ledak, koordinasi, serta teknik atlet secara menyeluruh. Oleh karena itu, angkatan ini memungkinkan atlet mengangkat beban lebih berat dibandingkan dengan gerakan satu fase seperti snatch.

Fase Pertama: Clean

Pada fase clean, atlet mengangkat barbel dari lantai menuju bahu. Gerakan ini biasanya dilakukan dengan jongkok penuh agar posisi lebih stabil. Barbel harus berada di posisi bahu dengan siku mengarah ke depan. Di sisi lain, palang tidak boleh menyentuh dada selama proses angkatan. Fase ini menuntut kekuatan kaki, punggung, dan teknik yang presisi.

Fase Kedua: Jerk

Setelah barbel berada di bahu, atlet memasuki fase jerk. Pada tahap ini, barbel didorong ke atas secara eksplosif hingga berada di atas kepala. Atlet biasanya masuk ke bawah barbel dengan teknik split jerk, yakni satu kaki melangkah ke depan dan satu ke belakang. Setelah lengan terkunci dan posisi stabil, kaki dikembalikan sejajar untuk menyelesaikan angkatan dengan sah.

Karena itu, ketika ditanya angkatan clean and jerk adalah apa, jawabannya mencakup dua gerakan besar yang harus dilakukan dengan sempurna dan berurutan.

Mengapa Clean and Jerk Sangat Penting?

Clean and jerk memiliki peran krusial dalam angkat besi Olimpiade. Selain itu, angkatan ini menjadi penentu total angkatan seorang lifter. Di sisi lain, clean and jerk melatih banyak aspek atletis. Misalnya, kekuatan, kecepatan, daya ledak, keseimbangan, dan fleksibilitas diuji dalam satu rangkaian gerakan. Oleh karena itu, atlet dapat mengangkat beban yang jauh lebih berat dibanding gerakan satu fase seperti snatch.

Perbedaan Clean and Jerk dan Clean-Jerk

Sering muncul kebingungan antara clean and jerk dan clean-jerk. Di sisi lain, keduanya memiliki perbedaan penting. Clean and jerk adalah dua gerakan terpisah yang dilakukan berurutan dalam pertandingan resmi. Sementara itu, clean-jerk tanpa spasi biasanya merujuk pada variasi latihan, di mana clean dan jerk dilakukan hampir tanpa jeda untuk melatih transisi agresif.

Namun demikian, dalam konteks rekor dunia dan kompetisi resmi, yang dihitung adalah clean and jerk.

Penampilan Gemilang Rizki Juniansyah di SEA Games 2025

Rizki tampil percaya diri saat bertanding di SEA Games Gymnasium, Chonburi, pada Senin, 15 Desember 2025. Ia membuka pertandingan dengan angkatan snatch 152 kilogram dan berhasil pada percobaan pertama. Angkatan kedua snatch juga berjalan mulus dengan beban 156 kilogram. Puncaknya, Rizki sukses mencatat snatch 160 kilogram. Catatan tersebut menjadi angkatan snatch terbaik di kelas 79 kilogram pada ajang ini.

Setelah itu, perhatian beralih ke nomor yang paling ditunggu. Banyak penonton ingin melihat bagaimana angkatan clean and jerk adalah apa ketika dilakukan oleh atlet kelas dunia. Rizki tidak mengecewakan.

Rekor Dunia Baru di Angkatan Clean and Jerk

Rizki memulai clean and jerk dengan beban 185 kilogram. Ia melanjutkan ke 195 kilogram tanpa kesulitan berarti. Momen puncak terjadi saat Rizki mengangkat 205 kilogram dengan sempurna. Angkatan tersebut langsung tercatat sebagai rekor dunia clean and jerk terbaru. Di sisi lain, rekor ini mematahkan catatan sebelumnya, yakni 204 kilogram, yang juga dipegang oleh Rizki dan dibukukan pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025 bulan Oktober.

Dengan demikian, total angkatan Rizki mencapai 365 kilogram. Hasil ini unggul jauh dari pesaing terdekatnya. Misalnya, Muhammad Erry Hidayat dari Malaysia meraih perak dengan total 336 kilogram, sementara Natthawut Suepsuan dari Thailand mendapatkan perunggu dengan total 335 kilogram.

Pernyataan Rizki Usai Pertandingan

Usai seremoni pengalungan medali, Rizki mengaku terharu. Ia menegaskan bahwa SEA Games bukan tujuan akhir. “Saya cukup terharu. Tentunya bangga. Tapi bangganya tidak di sini saja. Tujuan saya masih Olimpiade Los Angeles 2028,” ujar Rizki dalam siaran pers Komite Olimpiade Indonesia.

Di sisi lain, ia menyebut SEA Games 2025 sebagai batu loncatan. Menurutnya, ajang ini penting untuk meningkatkan kualitas menuju kompetisi yang lebih besar.

Kesimpulan

Jadi, angkatan clean and jerk adalah apa? Clean and jerk merupakan angkatan utama dalam angkat besi Olimpiade yang terdiri dari dua fase, yakni clean dan jerk, dan memungkinkan atlet mengangkat beban paling berat. Prestasi Rizki Juniansyah di SEA Games 2025 membuktikan pentingnya angkatan ini.

Share This Article
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *