Bangun Kekuatan Finansial, Bank BJB Perkuat Masyarakat Pesisir

Hartono Hamid
4 Min Read



CIREBON – Bank bjb melakukan berbagai inisiatif untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan di kalangan masyarakat pesisir. Dalam rangkaian kegiatan edukasi keuangan bertajuk “Bahari Tangguh, Ekonomi Maju”, bank bjb menggelar acara di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, pada Senin (2/3/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis yang dilakukan oleh bank bjb untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan masyarakat nelayan. Hal ini penting karena peran mereka sangat krusial dalam menggerakkan ekonomi daerah pesisir. Melalui pendekatan edukatif, bank bjb ingin memastikan bahwa pertumbuhan sektor riil di wilayah perikanan sejalan dengan penguatan fondasi keuangan keluarga nelayan.

Corporate Secretary bank bjb, Herfinia, menjelaskan bahwa Desa Gebang Mekar termasuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih yang ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. “Dengan jumlah rumah tangga nelayan aktif yang signifikan serta dominasi aktivitas perikanan tangkap, kawasan ini memiliki posisi strategis dalam mendukung perekonomian pesisir Kabupaten Cirebon,” ujar Herfinia melalui siaran pers.

Bank bjb menilai bahwa sektor nelayan tidak hanya perlu didorong dari sisi produksi, tetapi juga dari aspek pengelolaan pendapatan, perencanaan keuangan, serta akses terhadap layanan keuangan formal yang aman dan terpercaya.

Dalam kegiatan ini, bank bjb bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Otoritas Jasa Keuangan Cirebon, Anggota Komisi XI DPR RI, serta Pemerintah Kabupaten Cirebon. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah pesisir.

Pembiayaan Produktif

Edukasi yang diberikan mencakup pemahaman dasar mengenai perencanaan keuangan keluarga, pengelolaan arus kas, pentingnya menabung, hingga pemanfaatan pembiayaan produktif secara bijak.

Melalui kegiatan ini, bank bjb memperkenalkan akses pembiayaan produktif yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha perikanan, termasuk kebutuhan peralatan, perawatan kapal, maupun modal kerja. Salah satu dukungan konkret yang diperkenalkan adalah fasilitas pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat untuk nelayan, yang dirancang untuk memberikan akses permodalan dengan skema yang terjangkau dan sesuai dengan karakter usaha sektor perikanan.

Bank bjb meyakini bahwa dukungan pembiayaan harus diiringi dengan pemahaman yang memadai agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari. Oleh karena itu, aspek edukasi menjadi fondasi utama dalam setiap upaya perluasan akses keuangan.

Penguatan Literasi di Sektor Nelayan

Penguatan literasi di sektor nelayan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan daya tahan ekonomi keluarga. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, nelayan dapat merencanakan investasi usaha, pendidikan anak, serta perlindungan finansial di masa depan.

Bank bjb melihat bahwa kesejahteraan nelayan tidak hanya ditentukan oleh hasil tangkapan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola pendapatan secara disiplin dan berkelanjutan. Literasi keuangan menjadi instrumen penting dalam menciptakan stabilitas ekonomi rumah tangga.

Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat pesisir dengan pendekatan yang inklusif dan solutif. Dukungan terhadap sektor unggulan lokal menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah.

Ke depan, bank bjb akan terus memperluas program literasi ke berbagai daerah lainnya, khususnya wilayah dengan potensi sektor unggulan lokal yang membutuhkan dukungan penguatan kapasitas finansial. Pendekatan berbasis kebutuhan lokal akan menjadi strategi utama dalam setiap implementasi program. Dengan memahami karakteristik masyarakat setempat, edukasi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan efektif.

Bank bjb optimistis melalui literasi dan inklusi keuangan yang kuat, nelayan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga secara bertahap dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah, khususnya di Kabupaten Cirebon serta wilayah pesisir lainnya di Indonesia.

Share This Article
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *