Masalah Penerimaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk Ibu Hamil di Bitahan
Seorang ibu muda yang tengah hamil di Kelurahan Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, bernama Noor Hasanah (23), diketahui belum menerima program Makanan Bergizi Gratis (MBG) khusus ibu hamil. Hal ini terungkap saat Lurah Bitahan, Akhmad Rijani, melakukan kunjungan ke lokasi yang sebelumnya dikaitkan dengan penampakan makhluk Kuyang.
Dalam dialog bersama Noor Hasanah, diketahui bahwa ia rutin memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Lokpaikat. Namun, berdasarkan ketentuan yang berlaku, program MBG bagi ibu hamil hanya diberikan kepada mereka yang terdaftar dan aktif di Posyandu.
“Program MBG khusus ibu hamil itu datanya bersumber dari Posyandu. Ibu hamil yang hanya memeriksakan diri ke Puskesmas dan tidak terdaftar di Posyandu, otomatis tidak masuk data penerima,” jelas Akhmad Rijani.
Akhmad Rijani menjelaskan bahwa data penerima bantuan sosial MBG yang berasal dari Puskesmas merupakan data warga yang terdaftar di Posyandu. Letak Posyandu berada di bagian belakang Kantor Kelurahan Bitahan. Karena itu, pencatatan penerima bantuan dilakukan berdasarkan wilayah dan keaktifan kunjungan Posyandu.
Selain itu, Akhmad Rijani menyampaikan bahwa pemeriksaan kehamilan gratis tidak hanya bisa dilakukan di Posyandu dan Puskesmas, tetapi juga dapat memanfaatkan layanan di Klinik Kesehatan Polres Tapin.
“Supaya kehamilan warga ini terekam semua, rutin dipantau. Di keluarga kan bukan hanya ibu, ada bapak juga. Jadi kita bisa melihat kondisi keluarga secara menyeluruh. Jangan sampai nanti pemerintah disalahkan,” ujarnya.
Menurutnya, pelayanan dan pendataan ibu hamil dilakukan secara berkala setiap bulan. Layanan pemeriksaan ibu hamil di Kemala Polres Tapin setiap tanggal 4 dan pelayanan di Posyandu Kelurahan Bitahan dilaksanakan setiap tanggal 24 setiap bulan.
Saat ini, kata Akhmad Rijani, terdapat sekitar 20 ibu hamil yang telah terdata sebagai penerima MBG di Kelurahan Bitahan. Secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan, termasuk ibu melahirkan dan ibu menyusui, mencapai sekitar 96 orang.
“Ibu hamil yang terekam itu yang aktif ke Posyandu. Kalau hanya ke Puskesmas, kadang datanya tidak masuk. Padahal data itu penting, mulai dari jumlah ibu hamil, ibu menyusui, sampai kasus stunting,” pungkasnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Ibu Hamil
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah untuk ibu hamil, menyusui, dan balita berjalan normal pada 2025-2026, bahkan saat libur sekolah, sebagai bagian dari intervensi 1.000 hari pertama kehidupan untuk cegah.
Menu MBG, yang mencakup protein hewani/nabati dan buah, diberikan melalui Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG). Berikut rincian program MBG untuk ibu hamil berdasarkan laporan Kompas:
Prioritas Tertinggi
Program ini menargetkan ibu hamil dan menyusui untuk meningkatkan kesehatan ibu dan janin, dengan fokus utama pada pemenuhan gizi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Keberlanjutan & Libur
MBG tetap disalurkan saat libur sekolah, didata berdasarkan kehadiran/kesediaan, dan dipastikan tetap berjalan normal.
Menu & Kualitas
Menu bervariasi antara makanan basah (Senin/Kamis) dan kering (Selasa, Rabu, Jumat, Sabtu) untuk mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil.
Pengawasan
Pemerintah (BGN & Kemenkes) melakukan sertifikasi laik higienis pada dapur SPPG untuk memastikan keamanan pangan.
Target
Pada 2026, program ini menyasar 82,9 juta penerima, dengan prioritas tinggi pada ibu hamil dan balita.
Tips Dapatkan MBG Ibu Hamil
Berikut adalah tips dan cara mendapatkan MBG untuk ibu hamil berdasarkan laporan Kompas dan sumber terkait:
- Aktif di Posyandu Terdekat
Penyaluran MBG utamanya dilakukan di Posyandu wilayah setempat. - Daftarkan Diri: Pastikan Anda terdaftar sebagai ibu hamil di Posyandu tingkat RT/RW atau Puskesmas setempat.
-
Rutin Pemeriksaan: Hadir secara rutin dalam kegiatan Posyandu/Puskesmas. Ibu hamil yang tercatat aktif lebih mudah terdata oleh kader kesehatan untuk menerima bantuan.
-
Hubungi Kader Kesehatan/SPPG
Tanyakan kepada kader posyandu, RT/RW, atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di wilayah Anda mengenai jadwal pembagian MBG. Di beberapa wilayah, distribusi dilakukan langsung oleh petugas ke rumah-rumah atau melalui titik kumpul. -
Persiapkan Dokumen Kependudukan
Siapkan dokumen untuk keperluan verifikasi, seperti: - KTP (Kartu Tanda Penduduk).
- Kartu Keluarga (KK).
-
Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) sebagai bukti kehamilan.
-
Prioritas Kelompok Rentan
Program ini menargetkan kelompok rentan, terutama keluarga yang membutuhkan intervensi gizi. Pastikan data Anda masuk dalam data penerima manfaat yang dikelola oleh pemerintah daerah/posyandu. -
Pantau Informasi Desa/Kelurahan
Program MBG sering kali diluncurkan secara bertahap. Pantau informasi dari pemerintah desa/kecamatan setempat mengenai penyaluran makanan tambahan bergizi.
Catatan: Menu MBG untuk ibu hamil umumnya terdiri dari makanan padat gizi seimbang (nasi, lauk pauk, sayur, buah) dan susu khusus ibu hamil/menyusui. Program ini merupakan tambahan gizi harian untuk melengkapi asupan nutrisi selama kehamilan.