Doa Kamilin: Amalan Saat Sholat Tarawih Ramadhan 2026

Zaiful Aryanto
5 Min Read

Doa Kamilin dalam Sholat Tarawih di Bulan Ramadhan 2026

Sholat Tarawih merupakan salah satu bentuk sholat sunnah yang dilakukan khusus pada bulan Ramadhan. Berbeda dengan sholat wajib atau sholat sunnah lainnya, jumlah rakaat dalam sholat ini lebih banyak. Banyak mazhab mengatur jumlah rakaat sholat tarawih, seperti yang tercantum dalam buku “33 Macam Jenis Shalat Sunnah” karya Ustadz Muhammad Ajib.

Perbedaan Jumlah Rakaat Sholat Tarawih Menurut Mazhab

Setiap mazhab memiliki pandangan berbeda mengenai jumlah rakaat sholat tarawih:

  • Mazhab Hanafi: 20 rakaat
  • Mazhab Maliki: 20 rakaat atau 36 rakaat
  • Mazhab Syafii: 20 rakaat
  • Mazhab Hanbali: 20 rakaat

Adapun pendapat yang menyebutkan 8 rakaat berasal dari para ulama kontemporer seperti Syekh Bin Baaz, Syekh al-Utsaimin, dan Syekh al-Albani.

Niat Sholat Tarawih

Niat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sholat. Berikut niat sholat tarawih:

Niat Sholat Tarawih sendiri
Ushalli sunnatat tarawihi rakataini mustaqbilal qiblati adaa an lillahi ta ala.

Artinya: Aku berniat sholat tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Taala.

Niat Sholat Tarawih sebagai imam
Ushalli sunnatat tarawihi rak ataini mustaqbilal qiblati ada an imaman lillahi ta ala.

Artinya: Aku menyengaja sembahyang sunah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Swt.

Niat Sholat Tarawih sebagai makmum
Ushalli sunnatat tarawihi rak ataini mustaqbilal qiblati ada an ma muman lillahi ta ala.

Artinya: Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Swt.

Doa Kamilin dalam Sholat Tarawih

Sholat Tarawih juga memiliki doa khusus yang dikenal sebagai Doa Kamilin. Doa ini disebut demikian karena frasa “kâmilîn” di awal doa tersebut, yang artinya permohonan agar diangkat menjadi individu yang memiliki keimanan sempurna.

Doa Kamilin:
Allahummaj‘alna bil imani kamilin. Wa lil faraidli muaddin. Wa lish-shlati hafidhin. Wa liz-zakiti fa‘ilin. Wa lima ‘indaka thalibin. Wa li ‘afwika rajin. Wa bil-huda mutamassikin. Wa ‘anil laghwi mu‘ridlin. Wa fid-dunya zahdin.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia.

Wa fil ‘akhirati raghibin. Wa bil-qadla’I radlin. Wa lin na‘maaI syakirin. Wa ‘alal bala’i shabirin. Wa tahta liwa’i muhammadin shallallahu ‘alaihi wasallam yaumal qiyamati sa’irina wa alal haudli waridin. Wa ilal jannati dakhilin. Wa minan nari najin.

Artinya: Yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka.

Wa ‘ala sariirl karamati qa’idin. Wa bi hûrun ‘in mutazawwijin. Wa min sundusin wa istabraqin wadibajin mutalabbisin. Wa min tha‘amil jannati akiln. Wa min labanin wa ‘asalin mushaffan syaribin. Bi akwabin wa abariqa wa ka‘sin min ma‘in.

Artinya: Yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih.

Ma‘al ladzina an‘amta ‘alaihim minan nabiyyina wash shiddiqina wasy syuhadâ’i wash shalihina wa hasuna ula’ika rafiqan. Dalikal fadl-lu minallahi wa kafa billahi ‘aliman. Allahummaj‘alna fi hadzihil lailatisy syahrisy syarifail mubarakah minas su‘ada’il maqbulin. Wa la taj‘alna minal asyqiya’il mardudin.

Artinya: Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya.

Wa shallallâhu ‘ala sayyidina muhammadin wa alihi wa shahbihi ajma‘in. Birahmatika ya arhamar rahimîn wal hamdulillahi rabbil ‘alamIn.

Artinya: Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.


Share This Article
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *