Isi Rumah Dewi Perssik Jadi Sorotan Pasca Polemik THR Rp15 Ribu, Pedangdut: Mata Orang Jahat

Hartono Hamid
4 Min Read

Dewi Perssik Akui Kesal Dengan Komentar Netizen Soal Rumah dan THR

Pedangdut ternama, Dewi Perssik, kembali menjadi sorotan setelah viral karena memberikan THR sebesar Rp15 ribu kepada warga Jember. Namun, kini ia mengungkapkan rasa kesal terhadap komentar netizen yang memperhatikan isi rumahnya. Mantan istri Saipul Jamil ini menegaskan bahwa tidak semua bagian rumah layak untuk dipublikasikan.

Mengapa Dewi Perssik Tidak Membagikan Seluruh Isi Rumah?

Dewi Perssik menyatakan bahwa rumah adalah ruang pribadi yang harus dijaga. Ia menjelaskan bahwa tidak semua tempat perlu diperlihatkan di media sosial. Tujuannya adalah untuk mencegah orang-orang jahat yang bisa memanfaatkan informasi tersebut.

“Aku kasih tahu ya, rumah itu privasi. Gak semua tempat harus kamu kasih lihat di kamera. Supaya menghindari mata-mata orang yang jahat sama kita,” ujar Dewi Perssik saat live di media sosialnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak terbiasa membagikan kehidupan pribadinya secara terbuka. Menurutnya, tidak semua orang perlu tahu tentang ruang-ruang dalam rumah. Bahkan, keluarganya pun tidak boleh melihat semua bagian rumah.



Gak semua orang mesti tahu mana tempat ini, mana tempat itu. Gak semua space, gak semua tempat untuk dijadikan foto. Gak boleh. Sama keluargaku gak boleh kayak gitu. Ya. Jadi biar kalian ngerti,” tambahnya.

THR Rp15 Ribu Jadi Sorotan

Di sisi lain, Dewi Perssik juga menjadi sorotan karena THR yang diberikannya hanya sebesar Rp15 ribu per orang. Aksi ini dilakukan saat ia mudik ke kampung halamannya di Jember, Jawa Timur, pada momen Lebaran Idulfitri 2026.

Banyak netizen mengkritik jumlah THR yang dinilai terlalu kecil. Namun, Dewi Perssik langsung merespons dengan klarifikasi yang tegas. Ia menyatakan bahwa niat baiknya untuk berbagi malah disalahpahami oleh sebagian orang.



“Gini ini kalau segala apa dinyinyirin, dikasih salah, nggak dikasih ya Allah dighibahin,” tulis Dewi Perssik di kolom komentarnya.

Ia juga memberikan penjelasan detail mengenai jumlah warga yang menerima THR. Menurutnya, total penerima mencapai 8.400 orang. Selain uang tunai, mereka juga mendapatkan beras seberat 5 kilogram.

“Oke untuk kakak-kakak aku Rp20 jutaan, untuk ponakan-ponakan Rp2 jutaan, untuk tetangga Jakarta Rp400 ribu untuk 400 orang,” jelasnya.

Selain itu, Dewi Perssik juga menjelaskan bahwa THR untuk warga Jember sebesar Rp15 ribu dan 5 kilo beras. Ia menegaskan bahwa jumlah tersebut bukanlah sesuatu yang kecil.

Balasan Menohok dari Dewi Perssik

Tidak hanya memberikan klarifikasi, Dewi Perssik juga memberikan balasan menohok terhadap netizen yang mengkritik. Ia menyampaikan bahwa jika ingin mendapatkan puluhan juta atau jutaan, sebaiknya menjadi pegawainya terlebih dahulu.

“Kalau mau dapat puluhan juta atau jutaan jadi pegawaiku dulu,” tulisnya.

Dewi Perssik juga menegaskan bahwa ia tidak peduli dengan komentar negatif yang datang. Ia lebih fokus pada tujuan awalnya, yaitu berbagi kebahagiaan bersama keluarga dan tetangga.



Ia juga mengingatkan bahwa niat tulusnya untuk berbagi harus dihargai, bukan dikritik. Dewi Perssik tetap percaya bahwa kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, meskipun ada yang tidak memahami maksudnya.

Dengan penjelasan yang tegas dan jelas, Dewi Perssik menunjukkan bahwa ia tetap tenang dan percaya diri dalam menghadapi kritik. Ia juga menegaskan bahwa tidak semua hal perlu dipublikasikan, terutama yang berkaitan dengan kehidupan pribadi.

Share This Article
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *