MAKASSAR – Aspek kesehatan menjadi pilar utama dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menyadari tanggung jawab besar tersebut, GAPEMBI Sulawesi Selatan memfasilitasi pertemuan mendalam antara para pengusaha dapur dengan pakar kesehatan masyarakat dari KPPG Kota Makassar. Acara yang digelar pada Kamis (22/1) ini bertujuan memastikan setiap porsi makanan yang sampai ke masyarakat memenuhi kaidah nutrisi yang tepat.
Kepala KPPG Kota Makassar, Ibu Handayani, S.K.M., MPH, dalam paparannya memberikan edukasi mengenai pentingnya keberagaman pangan dalam satu porsi makan. Kehadiran beliau memberikan wawasan baru bagi para mitra dapur mengenai betapa krusialnya peran mereka dalam mencegah masalah gizi buruk melalui penyaluran makanan yang berkualitas.

Diskusi Substantif Mengenai Operasional Dapur Menurut Nurdin Beta, Ketua DPW GAPEMBI Sulsel terpilih, konten diskusi dalam pertemuan tersebut sangat menarik karena menyentuh sisi substantif dari program pemerintah. “Kita tidak bicara soal bisnis semata, tapi soal kesehatan generasi masa depan. Oleh karena itu, sinergi dengan ahli seperti Ibu Handayani dan Ibu Risma Ernawati sangat penting,” tegasnya.

Para pengusaha diajarkan untuk lebih teliti dalam memproses makanan, mulai dari suhu penyimpanan bahan baku hingga cara memasak yang tidak merusak kandungan nutrisi. Dialog terbuka ini memungkinkan para mitra dapur untuk bertanya langsung mengenai standar operasional prosedur (SOP) kesehatan yang seringkali menjadi kendala di lapangan.
Komitmen Profesionalisme GAPEMBI Ketua Panitia Aktur Ryan Pratama menyampaikan bahwa GAPEMBI Sulsel akan menjadi garda terdepan dalam pengawasan mutu. Melalui struktur organisasi yang telah dibentuk, termasuk koordinasi dari Muhammad Abdi Subhanuddin Gilman (Kareg Sulsel) dan Abdillah Satari Rahim (Korwil Makassar), setiap dapur akan mendapatkan edukasi berkelanjutan.
Silaturahmi mitra dapur ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian kegiatan menuju pelantikan pengurus GAPEMBI Sulsel. Dengan semangat profesionalisme, GAPEMBI berkomitmen membangun sinergi yang kokoh dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan guna menyukseskan program nasional yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.