Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130 dan 107 Kurikulum Merdeka 2026

Rafitman
5 Min Read

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 130

Materi teks diskusi dalam pelajaran Bahasa Indonesia perlu dipahami dengan baik oleh siswa kelas 9 agar tidak mengalami kesulitan saat menghadapi pembahasan serupa. Teks diskusi merupakan teks yang menyajikan dua pendapat berbeda terhadap suatu persoalan tertentu. Kedua pendapat tersebut dipertukarkan untuk membahas masalah yang sedang diperdebatkan secara logis dan sistematis. Pemahaman teks diskusi penting bagi siswa karena melatih kemampuan berpikir kritis serta menyampaikan pendapat secara runtut.

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 130 dapat dimanfaatkan sebagai referensi pendamping belajar agar siswa lebih memahami struktur dan isi teks diskusi. Meski demikian, siswa tetap dianjurkan mengerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu berdasarkan bacaan di halaman sebelumnya.

Berdasarkan buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX (2022) karya Eva Y. Nukman, Anna Farida Kurniasari, dan Helva Nurhidayah, setelah membaca teks yang disajikan, siswa diminta menjawab pertanyaan berikut:

  1. Berdasarkan bacaan, apa tujuan Muhammad Riswan menciptakan lagu Smong?

    Tujuan Muhammad Riswan menciptakan lagu Smong adalah untuk melestarikan cerita smong agar mudah dipahami generasi muda serta menyampaikan pesan mitigasi bencana melalui lagu dan puisi.

  2. Bagaimana cara masyarakat Simeulue menjadikan smong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari?

    Masyarakat Simeulue menyampaikan smong melalui cerita lisan, nasihat orang tua, pengantar tidur anak, serta seni bertutur seperti nafi-nafi, lagu, dan puisi.

  3. Mengapa masyarakat dunia tertarik pada smong sebagai salah satu cara mitigasi bencana? Apakah menurut kalian mereka tidak memiliki kearifan lokal sejenis?

    Masyarakat dunia tertarik karena smong terbukti mampu menyelamatkan banyak warga Simeulue saat tsunami 2004. Menurut pendapat saya, masyarakat lain mungkin memiliki kearifan lokal serupa, tetapi tidak semuanya terdokumentasi dan diwariskan sekuat smong.

  4. Berdasarkan bacaan, apakah yang dimaksud dengan nafi dan nanga?

    Nafi-nafi merupakan budaya bertutur masyarakat Simeulue berupa cerita atau adat tutur yang berisi nasihat kehidupan, termasuk kisah smong. Nanga-nanga adalah seni bertutur dan kesenian tradisional masyarakat Simeulue untuk menyampaikan pesan secara lisan.

  5. Menurut kalian, pada masa kini apakah kearifan lokal seperti smong masih penting diajarkan? Sebutkan alasannya.

    Kearifan lokal seperti smong masih sangat penting diajarkan karena mengandung pengetahuan mitigasi bencana, mudah dipahami oleh masyarakat, dan berpotensi menyelamatkan nyawa jika diwariskan kepada generasi muda.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 107

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 107 menjadi rujukan banyak siswa saat mempelajari tugas lembar pengamatan pidato Ir Soekarno dalam Kurikulum Merdeka. Soal kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 107 tidak sekedar mengajak siswa mengisi tabel, tetapi juga menantang mereka memahami gagasan besar tentang kemerdekaan, Pancasila, dan keberanian mengambil keputusan di tengah situasi genting bangsa.

Melalui pidato “Lahirnya Pancasila” yang disampaikan pada 1 Juni 1945, Ir Soekarno menyuarakan semangat persatuan, gotong royong, dan tekad merdeka tanpa menunggu kondisi serba sempurna.

Berikut adalah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 107:

  • Lembar Pengamatan
  • Topik pembahasan: Dasar negara Indonesia merdeka (Pancasila) dan makna kemerdekaan.
  • Nama pembicara: Ir. Soekarno (Bung Karno).
  • Tempat: Sidang BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai), Jakarta.
  • Tanggal: 1 Juni 1945.

Masalah yang dibahas

Sidang diminta mengemukakan dasar Indonesia merdeka (philosofische grondslag). Banyak anggota membahas hal-hal terlalu “djelimet” sehingga menjauh dari inti dasar negara. Ada perdebatan soal arti kemerdekaan dan apakah Indonesia harus menunggu “siap” dulu.

Penyebab yang terjadi

Sebagian pihak merasa kemerdekaan harus menunggu urusan kecil-kecil selesai dulu sampai rinci. Ada kekhawatiran bangsa Indonesia belum “matang” karena persoalan pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lain-lain. Perbedaan pandangan tentang dasar negara karena masing-masing membawa faham/ideologi yang berbeda.

Dampak yang terjadi

Proses menuju kemerdekaan bisa tertunda karena terlalu banyak syarat yang dibicarakan. Sidang berisiko kehilangan fokus dalam menentukan dasar Indonesia merdeka. Semangat “Indonesia Merdeka Sekarang” bisa melemah jika pemimpin terus ragu dan gentar.

Tindakan yang perlu dilakukan

Memahami kemerdekaan sebagai “jembatan emas”, lalu membenahi masyarakat setelah merdeka. Menetapkan dan menyepakati Pancasila sebagai dasar negara: kebangsaan, perikemanusiaan/internasionalisme, mufakat/demokrasi, kesejahteraan sosial, dan ketuhanan. Melakukan perjuangan terus-menerus agar dasar negara menjadi kenyataan, bukan hanya pidato atau tulisan.

Disclaimer: Kunci jawaban ini disediakan sebagai bahan referensi belajar bagi siswa dan orang tua. Siswa tetap dianjurkan memahami materi dan mengerjakan tugas secara mandiri sesuai arahan guru.

Share This Article
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *