Pembicaraan AS dan Iran Berakhir Kandas, Negosiasi Diperpanjang 1 Hari

Hendra Susanto
4 Min Read

Perundingan AS-Iran Berakhir Tanpa Kesepakatan

Selama 21 jam, Amerika Serikat (AS) dan Iran terlibat dalam negosiasi untuk mencapai gencatan senjata. Perang antara AS-Israel melawan Iran telah menimbulkan dampak yang sangat luas secara global, termasuk di kawasan strategis seperti Selat Hormuz. Selat ini merupakan jalur penting bagi perdagangan minyak melalui laut yang menghubungkan Eropa dan Asia. Akibatnya, banyak negara Eropa dan Asia ingin menjadi penengah atau mediator dalam konflik ini.

Gencatan senjata kali ini digelar di Hotel Serena di Islamabad, Pakistan. Namun, ternyata negosiasi antara AS dan Iran berjalan buntu alias deadlock tanpa kesepakatan. Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, yang memimpin delegasi AS, mengonfirmasi hal tersebut. Ia menyebut bahwa tim negosiasinya meninggalkan Pakistan setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Iran.

Vance mengatakan bahwa Iran memilih untuk tidak menerima persyaratan Amerika, termasuk untuk tidak membangun senjata nuklir. Ia juga menyebut ada banyak kekurangan dalam perundingan tersebut. “Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan dan saya pikir itu kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat,” ujar Vance, dikutip dari Reuters, Minggu (12/4/2026) pagi.

Ia menjelaskan bahwa ia berbicara dengan Presiden AS Donald Trump sebanyak enam kali selama pembicaraan tersebut. Pembicaraan antara delegasi AS dan Iran di Islamabad merupakan pertemuan langsung pertama AS-Iran dalam lebih dari satu dekade dan diskusi tingkat tertinggi sejak Revolusi Islam 1979. Hasilnya dapat menentukan nasib gencatan senjata dua minggu AS dengan Iran.

Termasuk dalam pembicaraan tersebut adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, titik rawan bagi sekitar 20 persen pasokan energi global yang telah diblokir Iran sejak perang 28 Februari 2026 lalu. Konflik tersebut telah menyebabkan harga minyak global melonjak dan menewarkan ribuan orang.

AS mengutus Vance dan utusan khusus Steve Witkoff serta menantu Trump, Jared Kushner, dalam negoisiasi itu. Sementara Iran mengutus Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi. Delegasi Iran tiba pada hari Jumat mengenakan pakaian hitam sebagai tanda berkabung atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan korban lainnya yang tewas dalam perang.

Media Iran: Negosiasi Diperpanjang Satu Hari

Media Iran Tasnim News melaporkan bahwa pertemuan maraton antara negosiator Iran dan AS telah berakhir setelah 15 jam dan pembicaraan akan dilanjutkan hari ini. Para pejabat Iran memulai pembicaraan pada pukul 13:00 waktu setempat pada hari Sabtu di Hotel Serena di Islamabad, Pakistan, pertama-tama dengan para pejabat Pakistan dan kemudian dengan delegasi Amerika.

Perundingan maraton tersebut berlanjut hingga pukul 03.40 waktu setempat pada hari Minggu. Pembicaraan dijadwalkan akan berlanjut selama beberapa jam lagi pada hari Minggu. Reporter Tasnim News yang dikirim ke Islamabad melaporkan bahwa “mengingat tuntutan yang tidak masuk akal dari pihak Amerika dan desakan delegasi Iran untuk menjaga kepentingan nasional, dengan usulan dari pihak Pakistan dan penerimaan dari kedua belah pihak, pembicaraan akan dilanjutkan untuk putaran berikutnya pada hari Minggu.”

Sebelumnya, koresponden Tasnim telah melaporkan bahwa putaran pembicaraan tatap muka lainnya antara Iran dan Amerika Serikat berakhir di Islamabad, Pakistan pada Minggu pagi. Kedua pihak sekali lagi bertukar pesan singkat dengan kehadiran tim ahli. Hal itu terjadi di tengah perbedaan serius yang masih ada antara delegasi Iran dan Amerika dalam perundingan tersebut.

Kini giliran Amerika untuk mengatasi tuntutan berlebihan yang berulang dan mengganti ambisi dengan pendekatan yang realistis.


Share This Article
Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *