Pemudik pejalan kaki mulai tiba di Pelabuhan Merak Banten saat malam hari

Hartono Hamid
5 Min Read

Arus Mudik Pejalan Kaki Mulai Terlihat di Pelabuhan Merak

Pada Sabtu (14/3/2026) malam, arus mudik pejalan kaki mulai terlihat di area Pelabuhan Eksekutif Merak, Kota Cilegon. Sejumlah pemudik yang ingin menyeberang ke Pulau Sumatera tampak mulai berdatangan ke terminal penumpang. Meski demikian, secara umum kondisi arus mudik di pelabuhan tersebut masih terpantau landai dan belum terjadi kepadatan penumpang.

Di lokasi, para pemudik datang dengan membawa tas dan koper, bersiap menyeberang menuju Pulau Sumatera. Suasana di pelabuhan masih relatif lengang. Belum tampak kepadatan berarti, dan aktivitas keberangkatan masih berjalan dengan ritme yang tenang. Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 21.20 WIB, para pemudik datang secara bertahap dengan membawa tas ransel, koper, hingga barang bawaan dalam jumlah besar.

Mereka terlihat mengantre di area pintu masuk terminal penumpang sebelum menuju ruang tunggu untuk naik kapal menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Sebagian besar pemudik pejalan kaki tersebut diketahui berasal dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Mereka memanfaatkan moda transportasi umum seperti bus antarkota untuk menuju Pelabuhan Merak sebelum melanjutkan perjalanan menyeberang Selat Sunda.

Salah seorang pemudik, Kohar (48), mengaku sengaja memilih berangkat pada malam hari agar perjalanan terasa lebih nyaman. Warga Bekasi, Jawa Barat itu berencana pulang ke kampung halamannya di Kalianda, Lampung Selatan. “Saya mudik malam supaya tidak terlalu panas di perjalanan,” ujar Kohar saat ditemui di area Pelabuhan Eksekutif Merak. Ia mengatakan perjalanan dari Bekasi menuju Merak relatif lancar. Kohar menempuh perjalanan menggunakan bus antarkota dan tidak menemui kendala berarti di sepanjang jalur yang dilaluinya. “Dari Bekasi naik bus, perjalanan tadi lancar dan tidak macet,” katanya.

Menurutnya, mudik lebih awal dipilih untuk menghindari lonjakan penumpang yang biasanya terjadi mendekati puncak arus mudik. Dengan berangkat lebih cepat, ia berharap proses penyeberangan ke Sumatera juga dapat berjalan lebih nyaman.

Kondisi Terminal Penumpang dan Pengawasan Petugas

Sementara itu, suasana di dalam terminal penumpang Pelabuhan Eksekutif Merak terlihat cukup tertib. Petugas pelabuhan dan aparat keamanan tampak berjaga di sejumlah titik untuk memastikan arus penumpang tetap teratur. Para pemudik juga diarahkan untuk mengikuti alur keberangkatan yang telah disiapkan, mulai dari area pemeriksaan tiket hingga ruang tunggu sebelum naik ke kapal penyeberangan.

Hingga Sabtu malam, kepadatan penumpang di Pelabuhan Merak belum menunjukkan lonjakan signifikan. Arus penumpang yang datang masih terpantau normal dengan antrean yang relatif pendek di beberapa titik layanan. Meski demikian, petugas tetap mengantisipasi kemungkinan peningkatan jumlah pemudik dalam beberapa hari ke depan. Pasalnya, arus mudik diperkirakan akan terus meningkat mendekati puncak masa libur panjang.

Pelabuhan Merak sendiri menjadi salah satu jalur utama mobilitas masyarakat yang hendak menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera, khususnya melalui rute Merak–Bakauheni. Setiap musim mudik, pelabuhan ini selalu mengalami lonjakan jumlah penumpang, baik pengguna kendaraan maupun pejalan kaki. Dengan mulai berdatangannya pemudik pejalan kaki pada Sabtu malam, aktivitas di Pelabuhan Eksekutif Merak diperkirakan akan semakin ramai dalam beberapa hari mendatang.

Petugas pelabuhan pun mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik serta mematuhi aturan yang berlaku selama berada di area pelabuhan.

Arus Kendaraan Masih Lengang

Arus kendaraan menuju kawasan penyeberangan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, terpantau masih landai pada Sabtu (14/3/2026) malam. Hingga pukul 20.30 WIB, kondisi lalu lintas di jalur utama menuju pelabuhan tampak lengang tanpa adanya kepadatan kendaraan. Pantauan di lapangan menunjukkan arus kendaraan dari arah pintu Tol Merak menuju Jalan Cikuasa Atas mengalir normal.

Kendaraan yang melintas didominasi mobil pribadi dan truk logistik, sementara antrean menuju area pelabuhan belum terlihat. Situasi tersebut berbeda dengan kondisi puncak arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya yang biasanya mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan pada malam hari. Sepanjang jalur menuju Pelabuhan Merak, kendaraan dapat melaju dengan kecepatan stabil. Tidak terlihat perlambatan berarti maupun penumpukan kendaraan di sejumlah titik yang biasanya menjadi lokasi antrean.

Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan juga tampak berjaga di sejumlah posko pengamanan mudik Lebaran 2026, di sekitar pintu Tol Merak hingga kawasan Cikuasa Atas. Meski demikian, situasi di posko pengamanan terpantau relatif santai karena volume kendaraan masih rendah. Petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak, terutama menjelang mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026.


Share This Article
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *