Peluang Naturalisasi Pascal Struijk untuk Timnas Indonesia
Kehadiran asisten pelatih John Herdman yang berasal dari Inggris, Simon Grayson, memberikan angin segar bagi upaya naturalisasi Pascal Struijk ke Timnas Indonesia. Sebagai mantan pelatih Leeds United pada musim 2008-2012, Simon Grayson memiliki hubungan baik dengan banyak pemain di klub tersebut, termasuk Pascal Struijk.
- Peluang Naturalisasi Pascal Struijk untuk Timnas Indonesia
- 1. Pengalaman Eropa
- 2. Kemampuan Membaca Pergerakan Lawan (Reading the Ball)
- 3. Ketenangan di Lini Belakang
- 4. Berani Build Up Serangan dari Bawah
- 5. Akurasi Umpan Long Ball
- 6. Multifungsi di Lapangan
- Profil Pascal Struijk
- Statistik Pascal Struijk
- Karier Tim Nasional
Pascal Struijk, bek berusia 26 tahun yang saat ini bermain untuk Leeds United, memiliki darah Indonesia dari kakeknya. Hal ini membuatnya masih layak untuk dinaturalisasi sebagai pemain Timnas Indonesia. Selain itu, ia belum pernah mencatatkan caps bersama Timnas Belanda senior, sehingga menjadi peluang besar untuk dipertimbangkan.
Jika proses naturalisasi berhasil dilakukan, Timnas Indonesia akan mendapatkan enam keuntungan signifikan dari kehadiran Pascal Struijk. Berikut penjelasannya:
1. Pengalaman Eropa
Pascal Struijk telah membuktikan kemampuannya di benua biru Eropa sejak awal karier. Ia memulai kariernya bersama ADO Den Haag U17 dan U19, lalu dilirik oleh Ajax U19. Di sana, ia mencatatkan 2 gol dan 1 assist dari 22 pertandingan. Setelah itu, ia bergabung dengan Leeds United di Liga Inggris, tempat ia kini bermain sebagai pemain utama.
2. Kemampuan Membaca Pergerakan Lawan (Reading the Ball)
Pascal Struijk dikenal memiliki insting bertahan yang sangat baik. Ia mampu membaca pergerakan lawan secara akurat, yang membuatnya bisa melakukan pressing tepat waktu. Kemampuan ini juga membantunya dalam duel udara, menjadikannya pemain yang stabil di lini belakang.
3. Ketenangan di Lini Belakang
Ketenangan yang ditunjukkan Pascal Struijk selama bermain di Leeds United terbukti dari rendahnya jumlah kartu kuning dan merah yang ia terima. Dari total 232 pertandingan sejak 2015, ia hanya mendapat 24 kartu kuning dan satu kartu merah di musim 2021/2022.
4. Berani Build Up Serangan dari Bawah
Pascal Struijk tidak ragu untuk turut serta dalam membangun serangan dari bawah. Kemampuannya dalam mengoper bola dari kaki ke kaki memudahkan rekan-rekannya di lini tengah dalam menyusun serangan.
5. Akurasi Umpan Long Ball
Salah satu keistimewaan Pascal Struijk adalah kemampuannya dalam memberikan umpan jarak jauh (long ball) yang akurat. Umpan ini sering kali membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk melakukan pergerakan efektif.
6. Multifungsi di Lapangan
Selain sebagai bek tengah, Pascal Struijk juga mampu bermain di posisi bek kiri dan gelandang bertahan. Berikut statistik perannya di setiap posisi:
- Bek Tengah: 155 pertandingan, 16 gol, 4 assist
- Bek Kiri: 29 pertandingan, 3 gol, 1 assist
- Gelandang Bertahan: 18 pertandingan, 2 gol
Profil Pascal Struijk
Nama Lengkap: Pascal Augustus Struijk
Tanggal Lahir: 11 Agustus 1999
Asal: Deurne, Belgia
Usia: 26 Tahun
Tinggi: 1,90 m
Kewarganegaraan: Belanda – Belgia
Posisi: Bek – Bek Tengah
Kaki: Kiri
Klub Saat Ini: Leeds United
Bergabung: 1 Januari 2020
Kontrak Berakhir: 30 Juni 2027
Statistik Pascal Struijk
- Leeds United: 187 pertandingan, 14 gol, 2 assist, 14.446 menit bermain
- Ajax Amsterdam U19: 21 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 802 menit bermain
- ADO Den Haag U19: 16 pertandingan, 6 gol, 1 assist, 1.440 menit bermain
- Leeds United U21: 7 pertandingan, 1 gol, 2 assist, 448 menit bermain
Karier Tim Nasional
- Belanda U17: 3 pertandingan (UEFA Under-17 Euro dan U17 Algarve Tournament)