Sinyal Naturalisasi Melalui Mantan Pemain: 6 Keuntungan Timnas Indonesia

Eka Syaputra
4 Min Read

Peluang Naturalisasi Pascal Struijk untuk Timnas Indonesia

Kehadiran asisten pelatih John Herdman yang berasal dari Inggris, Simon Grayson, memberikan angin segar bagi upaya naturalisasi Pascal Struijk ke Timnas Indonesia. Sebagai mantan pelatih Leeds United pada musim 2008-2012, Simon Grayson memiliki hubungan baik dengan banyak pemain di klub tersebut, termasuk Pascal Struijk.

Pascal Struijk, bek berusia 26 tahun yang saat ini bermain untuk Leeds United, memiliki darah Indonesia dari kakeknya. Hal ini membuatnya masih layak untuk dinaturalisasi sebagai pemain Timnas Indonesia. Selain itu, ia belum pernah mencatatkan caps bersama Timnas Belanda senior, sehingga menjadi peluang besar untuk dipertimbangkan.

Jika proses naturalisasi berhasil dilakukan, Timnas Indonesia akan mendapatkan enam keuntungan signifikan dari kehadiran Pascal Struijk. Berikut penjelasannya:

1. Pengalaman Eropa

Pascal Struijk telah membuktikan kemampuannya di benua biru Eropa sejak awal karier. Ia memulai kariernya bersama ADO Den Haag U17 dan U19, lalu dilirik oleh Ajax U19. Di sana, ia mencatatkan 2 gol dan 1 assist dari 22 pertandingan. Setelah itu, ia bergabung dengan Leeds United di Liga Inggris, tempat ia kini bermain sebagai pemain utama.

2. Kemampuan Membaca Pergerakan Lawan (Reading the Ball)

Pascal Struijk dikenal memiliki insting bertahan yang sangat baik. Ia mampu membaca pergerakan lawan secara akurat, yang membuatnya bisa melakukan pressing tepat waktu. Kemampuan ini juga membantunya dalam duel udara, menjadikannya pemain yang stabil di lini belakang.

3. Ketenangan di Lini Belakang

Ketenangan yang ditunjukkan Pascal Struijk selama bermain di Leeds United terbukti dari rendahnya jumlah kartu kuning dan merah yang ia terima. Dari total 232 pertandingan sejak 2015, ia hanya mendapat 24 kartu kuning dan satu kartu merah di musim 2021/2022.

4. Berani Build Up Serangan dari Bawah

Pascal Struijk tidak ragu untuk turut serta dalam membangun serangan dari bawah. Kemampuannya dalam mengoper bola dari kaki ke kaki memudahkan rekan-rekannya di lini tengah dalam menyusun serangan.

5. Akurasi Umpan Long Ball

Salah satu keistimewaan Pascal Struijk adalah kemampuannya dalam memberikan umpan jarak jauh (long ball) yang akurat. Umpan ini sering kali membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk melakukan pergerakan efektif.

6. Multifungsi di Lapangan

Selain sebagai bek tengah, Pascal Struijk juga mampu bermain di posisi bek kiri dan gelandang bertahan. Berikut statistik perannya di setiap posisi:

  • Bek Tengah: 155 pertandingan, 16 gol, 4 assist
  • Bek Kiri: 29 pertandingan, 3 gol, 1 assist
  • Gelandang Bertahan: 18 pertandingan, 2 gol

Profil Pascal Struijk

Nama Lengkap: Pascal Augustus Struijk

Tanggal Lahir: 11 Agustus 1999

Asal: Deurne, Belgia

Usia: 26 Tahun

Tinggi: 1,90 m

Kewarganegaraan: Belanda – Belgia

Posisi: Bek – Bek Tengah

Kaki: Kiri

Klub Saat Ini: Leeds United

Bergabung: 1 Januari 2020

Kontrak Berakhir: 30 Juni 2027

Statistik Pascal Struijk

  • Leeds United: 187 pertandingan, 14 gol, 2 assist, 14.446 menit bermain
  • Ajax Amsterdam U19: 21 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 802 menit bermain
  • ADO Den Haag U19: 16 pertandingan, 6 gol, 1 assist, 1.440 menit bermain
  • Leeds United U21: 7 pertandingan, 1 gol, 2 assist, 448 menit bermain

Karier Tim Nasional

  • Belanda U17: 3 pertandingan (UEFA Under-17 Euro dan U17 Algarve Tournament)
Share This Article
Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *