Pengangkatan 20 Perwira TNI AD menjadi Mayor Jenderal
Sebanyak 20 perwira TNI Angkatan Darat (AD) resmi naik pangkat menjadi Mayor Jenderal setelah dilakukannya mutasi tahun 2025. Salah satu yang terpilih adalah Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo, yang kini menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad. Kenaikan pangkat ini dianggap sebagai amanah untuk meningkatkan profesionalisme dan kontribusi para perwira dalam menjalankan tugasnya.
Pangkat Jenderal Bintang 2 di TNI Angkatan Darat disebut dengan istilah Mayor Jenderal atau Mayjen. Di tingkat kepolisian, pangkat ini setara dengan Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol). Penanda dari pangkat ini adalah bintang emas dua di pundak perwira tinggi yang menyandangnya.
Dari 20 perwira yang naik pangkat, salah satunya adalah Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo. Sebelumnya, ia berpangkat Brigjen TNI atau Jenderal Bintang 1. Pada bulan September 2025, ia menjabat sebagai Kasdam XIX/Tuanku Tambusai sebelum akhirnya dipromosikan menjadi Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad.
Setelah nama Bagus Suryadi Tayo masuk dalam daftar lengkap mutasi TNI terbaru, ia kemudian dipromosikan menjadi Panglima Divisi 3 Kostrad. Divisi Infanteri 3/Darpa Cakti Yudha atau Divif 3/Kostrad yang dipimpin oleh Bagus Suryadi Tayo memiliki tugas pokok membina kesiapan operasional satuan-satuan tempur di bawah komandonya agar selalu siap menghadapi tugas-tugas strategis.
Saat ini, Markas Komando Divisi Infanteri 3/Kostrad berada di Sokkolia, Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan. Salah satu ciri khas dari Divisi Infanteri 3 Kostrad adalah penggunaan baret berwarna hijau tua.
Bagus Suryadi Tayo adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1993. Ia juga merupakan putra dari mantan Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI (Purn.) H. Tayo Tarmadi. Ia menggantikan posisi dari Mayjen TNI Bangun Nawoko yang kini dimutasi sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin.

Serah terima jabatan Panglima Divisi 3 Kostrad dilaksanakan di Markas Divisi Infanteri 3 Kostrad di Pakatto, Gowa, Sulsel pada Selasa (28/10/2025). Acara tersebut dipimpin oleh Panglima Kostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar. Dengan posisi sebagai Panglima Divisi 3 Kostrad, Bagus Suryadi Tayo pun promosi jadi Jenderal Bintang 2.
Terhitung mulai 1 Desember 2025, Jenderal kelahiran Bandung, Jawa Barat, 23 Agustus 1971 itu resmi menyandang pangkat Jenderal Bintang 2 atau Mayjen TNI.
Riwayat Karier dan Pendidikan Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo
Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo adalah seorang perwira tinggi TNI dari matra Angkatan Darat. Ia dikenal sebagai putra dari mantan Pangdam III/Siliwangi (1995—1997), Mayjen TNI (Purn.) H. Tayo Tarmadi. Saat ini, ia menjabat sebagai Panglima Divisi 3 Kostrad.
Riwayat pendidikan Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo mencakup berbagai lembaga militer, antara lain:
– Sesarcabif
– Dik PARA
– Diklapa I
– Diklapa II
– Seskoad (2008)
– Sesko TNI.
Jejak karier Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo meliputi berbagai jabatan penting, seperti:
– Danyonif Raider 514/Sabaddha Yudha (2009—2011)
– Dandim 0811/Tuban (2011—2012)
– Danbrigif Raider 15/Kujang II (2014—2015)
– Asren Kaskostrad (2017—2018)
– Danrem 083/Baladika Jaya (2018—2019)
– Pamen Denma Mabesad (2019—2021)
– Wair Kostrad (2021—2022)
– Waasrena Kasad Bid. Jemen dan RB (2022—2024)
– Irdam XIII/Merdeka (2024—2025)
– Kasdam XIX/Tuanku Tambusai (15 Agustus-30 September 2025)
– Panglima Divisi 3 Kostrad (30 September 2025-sekarang).
Pesan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan ucapan selamat kepada 80 perwira tinggi (Pati) TNI AD yang baru saja naik pangkat. Rinciannya, 20 perwira berpangkat Mayor Jenderal, dan 60 perwira berpangkat Brigadir Jenderal.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa setiap kenaikan pangkat bukan hanya bentuk penghargaan dari negara, tetapi juga amanah sekaligus tantangan untuk meningkatkan profesionalisme, kualitas kepemimpinan, dan kontribusi nyata kepada organisasi.
Ia menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan dalam mengawal program pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan program makan bergizi, serta meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui penguatan program perumahan non-dinas TWP.
“Banyak kesempatan kita dalam mendukung program-program pemerintah, seperti ketahanan pangan dan program makan bergizi. Kita harus kompak,” ujarnya.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga berharap kenaikan pangkat ini menjadi energi baru dalam memperkuat pembinaan satuan dan kinerja organisasi. Ia menekankan perlunya pemimpin yang adaptif, visioner, serta mampu menggerakkan organisasi secara responsif dan efektif.