6 Fakta Menarik Pesut Mahakam yang Bantu Nelayan Tangkap Ikan

Kaila Azzahra
5 Min Read

Pengenalan Pesut Mahakam

Pesut Mahakam, juga dikenal sebagai lumba-lumba irrawaddy, adalah salah satu spesies lumba-lumba laut yang tersebar di wilayah Asia. Mereka memiliki kesamaan dengan lumba-lumba snubfin Australia, namun memiliki ciri khas yang membedakannya. Nama ilmiah dari pesut Mahakam adalah Orcaella brevirostris. Panjang tubuhnya berkisar antara 2 hingga 2,8 meter dengan berat mencapai 90 hingga 200 kilogram. Umur mereka bisa mencapai 30 tahun.

Warna tubuh pesut Mahakam umumnya abu-abu hingga abu-abu batu tulis gelap, sedangkan bagian bawah tubuhnya lebih pucat tanpa pola khusus. Mari kita mengenal lebih jauh tentang pesut Mahakam melalui beberapa fakta menarik berikut ini.

Wilayah Penyebaran Pesut Mahakam

Pesut Mahakam dapat ditemukan di seluruh wilayah Indo-Pasifik, mulai dari Filipina hingga India timur laut. Mereka hidup di sungai air tawar seperti Sungai Mahakam di Indonesia, Sungai Irrawaddy di Myanmar, dan Sungai Mekong di Laos, Kamboja, serta Vietnam. Selain itu, mereka juga bisa ditemukan di danau Chika di India dan danau Songkhla di Thailand. Pesut Mahakam lebih suka tinggal di daerah air berlumpur dan payau di muara sungai.

Pesut Mahakam adalah Mamalia dan Butuh Udara untuk Bernapas



Meskipun terlihat seperti ikan, pesut Mahakam sebenarnya adalah mamalia. Fakta ini disampaikan oleh Fact Animal. Mereka tidak memiliki insang dan harus bernapas dengan udara di permukaan air. Ini membuat mereka sangat bergantung pada keberadaan permukaan air yang cukup untuk melakukan pernapasan.

Pesut Mahakam Hidup dalam Kelompok Kecil

Menurut informasi dari Kidadl, pesut Mahakam hidup dalam kelompok yang terdiri dari empat hingga lima individu. Mereka sering tinggal di sungai yang terlindungi dekat dengan tempat tinggal manusia, terutama para nelayan. Menariknya, pesut Mahakam membantu nelayan menangkap ikan dengan cara mengarahkan kelompok besar ikan ke jaring dan kemudian mengetuk sisi perahu. Mereka juga lebih memilih tinggal di wilayah yang sama seperti hutan bakau.

Pesut Mahakam Berkomunikasi Melalui Ekolokasi

Pesut Mahakam menggunakan ekolokasi sebagai metode komunikasi. Suara mereka memiliki frekuensi sekitar 60 kHz yang tidak bisa didengar manusia. Mereka juga menggunakan nada suara berbeda untuk membedakan individu. Selain itu, pesut Mahakam menabrakkan dan mengibaskan ekornya sebagai tanda. Mereka juga membenturkan kepala untuk menandai wilayahnya dan saling menyentuh sirip untuk menunjukkan afeksi. Sinyal suara mereka bisa berupa dengungan, klik, peluit, dan derit. Mereka memiliki jaringan pengantar suara di rahangnya untuk mendengar sinyal, meskipun tidak memiliki telinga luar atau saluran pendengaran.

Pesut Mahakam Bisa Berenang dengan Kecepatan Tinggi

Pesut Mahakam yang berada di Sungai Mahakam mampu berenang dengan kecepatan 20 hingga 25 mil per jam ketika mereka terancam dan dikejar oleh pemangsa. Namun, terkadang mereka berenang pelan karena melompat keluar dari air secara sengaja.

Pesut Mahakam Penting dalam Beberapa Budaya



Di beberapa budaya, pesut Mahakam memiliki makna penting. Orang Kamboja dan Laos percaya bahwa pesut Mahakam adalah reinkarnasi dari leluhur. Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa lumba-lumba telah menyelamatkan penduduk desa yang tenggelam dan melindungi mereka dari serangan buaya. Bangsa Khmer dan nelayan Vietnam menganggap pesut Mahakam dan lumba-lumba snubfin Australia sebagai hewan suci. Jika mereka menangkap lumba-lumba dalam jaring ikan, mereka akan melepaskannya.

FAQ Seputar Fakta Menarik Pesut Mahakam

Bagaimana cara Pesut Mahakam berkomunikasi dan menentukan wilayahnya?

Mereka berkomunikasi melalui ekolokasi, menggunakan sinyal suara seperti dengungan, klik, peluit, dan derit pada frekuensi yang tidak terdengar manusia. Selain itu, mereka membenturkan kepala untuk menandai wilayah dan menyentuh sirip untuk menunjukkan afeksi.

Apa peran unik Pesut Mahakam dalam hubungannya dengan manusia, terutama nelayan?

Pesut Mahakam dikenal kerap membantu nelayan menangkap ikan. Mereka melakukan ini dengan mengarahkan sekelompok besar ikan ke jaring nelayan, dan terkadang mengetuk sisi perahu sebagai tanda.

Di mana saja wilayah penyebaran Pesut Mahakam?

Mereka tersebar di seluruh wilayah Indo-Pasifik. Mereka dapat ditemukan di sungai air tawar seperti Sungai Mahakam (Indonesia), Irrawaddy (Myanmar), dan Mekong (Laos, Kamboja, Vietnam). Mereka cenderung menyukai air berlumpur dan payau di muara sungai.

9 Perbedaan Lumba-lumba dan Pesut, Serupa tapi Tak Sama

Meskipun memiliki kesamaan, pesut Mahakam dan lumba-lumba memiliki perbedaan signifikan. Salah satunya adalah bentuk tubuh dan cara bergerak mereka. Pesut Mahakam memiliki bentuk kepala yang lebih bulat dan tidak memiliki tonjolan pada hidung seperti lumba-lumba.

Legenda Pesut Mahakam: Kisah Tragis di Balik Mamalia Air Kalimantan

Legenda mengatakan bahwa pesut Mahakam memiliki kisah tragis yang terkait dengan kehidupan masyarakat Kalimantan. Mereka menjadi simbol kepercayaan dan kebudayaan setempat, serta menjadi bagian dari cerita rakyat yang masih dilestarikan hingga saat ini.

Share This Article
Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *