Papua Lantik Kepengurusan Baru, Fokus pada Pelayanan Kesehatan Merata

Ratna Purnama
4 Min Read

Kepemimpinan Baru PERDATIN Papua: Fokus pada Pemerataan Layanan Kesehatan

Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) Cabang Papua resmi melantik kepengurusan baru untuk masa bakti 2025–2028. Pelantikan ini berlangsung pada Sabtu (11/4/2026) di Jayapura, sebagai momen penting dalam memperkuat peran organisasi profesi, khususnya dalam mendorong pemerataan layanan kesehatan, terutama di bidang anestesiologi dan terapi intensif di seluruh wilayah Papua.

Ketua PERDATIN Cabang Papua, dr. Albinus Yunus Cobis, Sp.An-TI, M.Kes, kembali dipercaya memimpin untuk periode kedua. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota, dengan tujuan utama menjadikan PERDATIN Papua sebagai organisasi yang adaptif, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Fokus kami ke depan adalah mendorong pemerataan layanan anestesiologi dan terapi intensif, termasuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil agar masyarakat Papua mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas,” ujarnya.

Saat ini jumlah dokter spesialis anestesi yang tergabung dalam PERDATIN Cabang Papua sebanyak 28 orang yang tersebar di wilayah Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Namun, distribusinya masih belum merata. Untuk itu, pihaknya akan meningkatkan kompetensi anggota melalui pendidikan berkelanjutan, pelatihan, serta memperkuat kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih dan berbagai institusi terkait.

Selain itu, sinergi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, serta organisasi profesi lainnya juga akan terus diperkuat guna meningkatkan mutu layanan kesehatan di Papua. “Anestesi bukan lagi sekadar profesi di belakang layar, tetapi menjadi bagian penting dalam menentukan keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan,” tegasnya.

Misi Utama: Pemerataan Layanan Kesehatan

Misi utama dari PERDATIN Cabang Papua adalah targetkan pemerataan layanan anestesi dan terapi intensif hingga ke pelosok Papua. Saat ini, masih ada ketimpangan dalam distribusi tenaga medis, khususnya dokter spesialis anestesi. Dengan jumlah 28 dokter yang tersebar di empat provinsi, upaya penyeimbangan distribusi menjadi prioritas utama.

Untuk mencapai tujuan ini, PERDATIN akan melakukan beberapa langkah strategis, antara lain:

  • Memperluas program pelatihan dan pendidikan berkelanjutan bagi anggota
  • Memperkuat kerja sama dengan lembaga pendidikan seperti Universitas Cenderawasih
  • Menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dan rumah sakit
  • Mengembangkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih efisien dan merata

Dengan pendekatan ini, PERDATIN berharap dapat mengurangi kesenjangan layanan kesehatan antar wilayah dan memastikan semua masyarakat Papua mendapat akses yang sama terhadap layanan anestesi dan terapi intensif.

Sinergi dan Mutu Layanan Kesehatan

Sinergi antara PERDATIN dengan pemda dan universitas menjadi salah satu kunci sukses dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Kerja sama ini tidak hanya terbatas pada pembinaan anggota, tetapi juga mencakup pengembangan standar pelayanan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pihak PERDATIN juga menekankan pentingnya etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Hal ini menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dunia kedokteran yang semakin kompleks. Dinamika regulasi, tuntutan mutu pelayanan, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama oleh para tenaga medis.

Peran Pengurus Cabang

Perwakilan Pengurus Pusat PERDATIN, dr. Irfan, Sp.An-TI, Subsp.TI, menekankan peran penting pengurus cabang sebagai ujung tombak organisasi di daerah. Mereka tidak hanya bertanggung jawab dalam pembinaan anggota, tetapi juga dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak.

Ia berharap pengurus yang baru dilantik dapat bekerja secara kolektif dan inklusif, serta menjunjung tinggi etika, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. “Selamat bekerja kepada seluruh pengurus PERDATIN Cabang Papua. Jalankan amanah ini dengan penuh integritas dan semangat pengabdian demi kemajuan organisasi dan keselamatan pasien,” tutupnya.

Share This Article
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *