Bupati Situbondo Viral karena Tawarkan Solusi untuk 50 Orang Ladies Companion
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah video percakapannya dengan seorang pemandu lagu (Ladies Companion) beredar luas. Video tersebut menunjukkan bagaimana bupati yang akrab disapa Mas Rio ini tidak menghakimi, melainkan justru memberikan solusi konkret bagi para LC.
Dalam percakapan tersebut, wanita LC itu mengeluh bahwa tempat kerjanya ditutup selama puasa Ramadan. Ia meminta Bupati Rio untuk membantu membuka kembali usaha mereka. Alih-alih menolak, Bupati Rio menawarkan alternatif pekerjaan yang lebih layak. Ia bahkan berjanji akan mencarikan pekerjaan baru bagi 50 orang LC di wilayahnya.
Menawarkan Pekerjaan Alternatif
Pada awal percakapan, wanita LC itu menyampaikan keluhan tentang penutupan kafe selama Ramadan. Ia juga menyebut bahwa banyak janda dan LC lainnya kehilangan penghasilan. Bupati Rio merespons dengan tawaran solusi yang realistis. Ia menyarankan agar para LC mencari pekerjaan lain yang lebih baik dan menjanjikan.
“Udah berhenti aja jadi LC ya. Cari kerjaan lain aja ya. Saya carikan kerja. Pokoknya kamu janji berhenti ya,” ujar Bupati Rio. Respons dari wanita LC ini terlihat antusias. Ia menjawab dengan tegas, “Siap (berhenti).”
Aksi Bupati Rio ini mendapatkan apresiasi dari warganet. Banyak yang menyebutnya sebagai contoh pemimpin yang tidak hanya menghakimi, tetapi juga mencari solusi untuk masyarakat. Beberapa komentar seperti:
- “Beber pemimpin yang diharapkan rakyat, dari semua golongan tetap di-rangkul sehat selalu pak bupati.”
- “Ini baru benar, ga menghakimi tapi mencari solusi buat mereka supaya dapat kerjaan yang lebih baik.”
Video tersebut telah ditonton lebih dari 1,4 juta kali hingga Senin, menunjukkan betapa viralnya kejadian ini.
Profil Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo
Yusuf Rio Wahyu Prayogo lahir di Situbondo pada 30 Maret 1984. Ia merupakan sosok pemimpin daerah yang tumbuh dari lingkungan sederhana. Dengan latar belakang sebagai seorang Muslim, ia menempuh pendidikan dengan konsistensi tinggi. Pendidikannya dimulai dari SDN 2 Dawuhan Situbondo, dilanjutkan ke SMPN 1 Situbondo dan SMAN 1 Situbondo.
Selama masa sekolah, ia dikenal aktif dan memiliki minat pada kepemimpinan. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan studi di Universitas Jember, tempat ia meraih gelar sarjana. Selama kuliah, ia juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan, termasuk menjabat sebagai Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa FISIP Universitas Jember.
Setelah menyelesaikan pendidikan, ia memasuki dunia profesional dengan berbagai peran strategis. Ia pernah menjadi CEO Politika Research & Consulting, serta Direktur di PT. Sumber Arthayasa Bersama. Selain itu, ia juga memiliki beberapa usaha, seperti My Way Coffee dan DKN Company.
Di bidang organisasi, ia aktif sebagai pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Jakarta Selatan sejak tahun 2021 dan sebagai Dewan Pendiri Yayasan Mara Marda Institute sejak tahun 2020.
Perjalanan Karier Politik
Di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Rio maju bersama Ulfiyah. Pasangan calon urut nomor 1 ini melawan petahana Karna Suswandi-Nyai Khoirani. Berdasarkan data KPU, pasangan Rio-Ulfiyah meraih suara terbanyak dengan 202.479 suara, sedangkan pasangan petahana meraih 188.782 suara.
Harta Kekayaan Bupati Rio
Rio memiliki harta kekayaan senilai Rp3.035.000.000, yang dilaporkan ke Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 13 Agustus 2024. Rincian kekayaannya adalah sebagai berikut:
- Tanah Dan Bangunan: Rp. 3.470.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 135 M2/50 M2 Di Kab / Kota Jember, Hasil Sendiri: Rp. 520.000.000
- Tanah Seluas 90 M2 Di Kab / Kota Jember, Hasil Sendiri: Rp. 400.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 197 M2/70 M2 Di Kab / Kota Jember, Hasil Sendiri: Rp. 550.000.000
- Tanah Dan Bangunan Seluas 128 M2/200 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri: Rp. 2.000.000.000
- Alat Transportasi Dan Mesin: Rp. 420.000.000
- Mobil, Toyota Zenix Tahun 2023, Hasil Sendiri: Rp. 400.000.000
- Motor, Yamaha Filano Tahun 2023, Hasil Sendiri: Rp. 20.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp. 31.000.000
- Surat Berharga: Rp. 650.000.000
- Kas Dan Setara Kas: Rp. 150.000.000
- Harta Lainnya: Rp. —-
- Sub Total: Rp. 4.721.000.000
- Utang: Rp. 1.686.000.000
- Total Harta Kekayaan (Ii-Iii): Rp. 3.035.000.000