Gempa M2,7 Guncang Kebumen Jateng, Info BMKG

Bayu Purnomo
4 Min Read

Gempa Bumi Magnitudo 2,7 Mengguncang Kebumen, Jawa Tengah

Pada hari Minggu (21/12/2025), wilayah Kebumen, Jawa Tengah diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7. BMKG melaporkan bahwa gempa terjadi pada pukul 16.29.37 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 8.04 LS-109.74 BT, dengan kedalaman 112 km. Lokasi pusat gempa berada sekitar 107 km tenggara Kebumen.

BMKG menyampaikan informasi mengenai gempa tersebut melalui akun resmi mereka di X @infobmkg. Informasi yang diberikan menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki magnitudo 2,7 dan lokasi sekitar 42 km tenggara Kebumen. Namun, perlu dicatat bahwa data yang disajikan masih dalam proses pengolahan dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa

Gempa bumi bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga penting untuk mengetahui tindakan yang tepat saat menghadapinya. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  • Tetap tenang
    Saat gempa terjadi, usahakan tidak panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam, lalu lihat keadaan sekitar. Pilih tempat yang aman untuk berlindung.

  • Di dalam rumah
    Jika sedang berada di dalam bangunan, segera cari tempat aman seperti di bawah meja. Lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal atau helm. Jika tidak ada, gunakan tangan dengan posisi tertelungkup.

  • Di luar ruangan
    Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi gedung dan tiang. Pergilah ke daerah terbuka dan tetap tenang. Hindari melakukan apa pun karena biasanya akan ada gempa susulan setelah gempa pertama.

  • Di kerumunan
    Saat berada di tempat ramai, jangan panik. Ikuti arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat agar dapat mencapai daerah terbuka.

  • Di gunung atau dataran tinggi
    Jika sedang berada di gunung atau dataran tinggi, segera berpindah ke area lapang. Hindari daerah dekat lereng karena risiko longsoran sangat tinggi.

  • Di laut
    Gempa bumi di bawah laut bisa memicu tsunami. Jika gempa terjadi, segera pergi ke dataran tinggi untuk menghindari bahaya.

  • Di dalam kendaraan
    Jika sedang berkendara saat gempa terjadi, peganglah kemudi dengan erat. Berhenti di tempat yang aman dan hindari jalur sempit atau daerah rawan.

Skala MMI dan Tingkat Getaran Gempa

Getaran gempa diukur menggunakan skala MMI (Modified Mercalli Intensity). Berikut penjelasan mengenai skala MMI dan tingkat getaran yang dirasakan:

  • I MMI
    Getaran tidak dapat dirasakan kecuali dalam kondisi luar biasa oleh beberapa orang.

  • II MMI
    Beberapa orang merasakan getaran, benda-benda ringan seperti lampu gantung bergoyang.

  • III MMI
    Getaran terasa nyata dalam rumah. Terasa seperti ada truk yang berjalan di dalam rumah.

  • IV MMI
    Getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam dan luar rumah. Gerabah pecah, jendela dan pintu bergoyang.

  • V MMI
    Hampir semua orang merasakan getaran. Orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, dan benda besar bergoyang.

  • VI MMI
    Semua orang merasakan getaran. Banyak orang terkejut dan lari keluar. Plester dinding jatuh dan cerobong asap rusak.

  • VII MMI
    Semua orang keluar dari rumah. Bangunan dengan konstruksi baik mengalami kerusakan ringan, sementara bangunan dengan konstruksi buruk retak atau hancur.

  • VIII MMI
    Kerusakan ringan pada bangunan kuat. Bangunan lemah mengalami retakan, dinding terlepas, dan air menjadi keruh.

  • IX MMI
    Bangunan kuat mengalami kerusakan, rangka rumah tidak lurus, dan pipa dalam rumah putus.

  • X MMI
    Bangunan kayu rusak, rangka rumah lepas dari pondasi, tanah terbelah, dan tanah longsor terjadi.

  • XI MMI
    Hanya sedikit bangunan yang bertahan. Jembatan rusak, pipa dalam tanah tidak bisa digunakan, dan rel melengkung.

  • XII MMI
    Hancur total. Gelombang tampak di permukaan tanah, benda-benda terlempar ke udara, dan pemandangan berubah secara drastis.

Share This Article
Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *