Apakah Ini Rencana Besar di Balik Mundurnya Rusdi Masse dari Nasdem? PSI Kian Lancar

Eka Syaputra
6 Min Read

Perpindahan Rusdi Masse ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Menjadi Perhatian Nasional

Pergeseran politik yang dilakukan oleh Rusdi Masse Mappasessu (RMS), mantan Bupati Sidrap dua periode, menuai perhatian luas di kalangan politisi dan pengamat. Keputusan RMS untuk meninggalkan Partai NasDem dan berpotensi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi topik utama dalam diskusi politik nasional.

Direktur Ujungpandang Research Center (URC), Al Gazali, menilai bahwa PSI kini memiliki posisi strategis dalam peta kekuasaan nasional. Ia menilai partai ini memiliki daya tawar tinggi, terutama karena kedekatannya dengan pusat kekuasaan. Hal ini memberi peluang besar bagi RMS untuk masuk ke lingkaran pemerintahan jika resmi bergabung dengan PSI.

Al Gazali menyatakan bahwa perpindahan RMS dari Partai NasDem ke PSI bukanlah langkah biasa. Ia menilai bahwa keputusan tersebut merupakan strategi yang matang dan terhitung secara politik. Dengan posisi PSI yang kuat, ia memprediksi partai ini akan menjadi salah satu partai yang diperhitungkan dalam pembentukan pemerintahan mendatang. Kombinasi pengalaman RMS sebagai tokoh senior dan basis massa yang kuat membuatnya menjadi calon ideal untuk bergabung dengan PSI.

Rekam Jejak RMS yang Mengesankan

RMS memiliki rekam jejak yang luar biasa dalam dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai kepala daerah, pimpinan partai di tingkat provinsi, serta anggota DPR RI selama dua periode. Pengalaman ini jarang dimiliki oleh politisi lain. Selain itu, RMS juga dikenal sebagai sosok yang berhasil membesarkan Partai NasDem di Sulawesi Selatan.

Al Gazali menekankan bahwa pengalaman RMS sebagai mantan Bupati Sidrap dua periode membuktikan kemampuan kepemimpinan dan konsolidasi politik yang kuat. Ia yakin bahwa RMS mampu memberikan kontribusi signifikan bagi PSI, terutama dalam membangun basis massa yang lebih luas.

Kedekatan PSI dengan Pusat Kekuasaan

Salah satu indikator kuatnya pengaruh PSI adalah hubungan dekatnya dengan Presiden Joko Widodo. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi, dan Kaesang Pangarep, Ketua Umum PSI, juga merupakan anak dari Presiden. Kedekatan ini semakin menguatkan persepsi bahwa PSI memiliki akses politik yang kuat dengan pusat kekuasaan pemerintahan.

Al Gazali menjelaskan bahwa RMS menangkap momentum dengan tepat. Ia melihat PSI sebagai kendaraan politik yang tepat untuk menjaga relevansi sekaligus membuka akses ke pemerintahan. Ini merupakan langkah taktis yang diambil oleh RMS.

Tanggapan dari Partai NasDem dan PSI

Hingga kini, Rusdi Masse belum menyampaikan pernyataan resmi terkait kepastian bergabung ke PSI. Namun, Wakil Ketua DPW Partai NasDem Sulsel, Mustaqim Musma, tidak menampik bahwa peluang RMS merapat ke PSI sangat besar. Ia menyebut bahwa RMS akan menyampaikan sikap politiknya pada momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang dijadwalkan digelar di Makassar.

Mustaqim menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan spekulasi. Ia mengaku menjadi salah satu orang yang mendampingi RMS saat mengajukan surat pengunduran diri ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem. RMS diketahui menyerahkan surat pengunduran diri ke markas DPP NasDem sejak 5 Januari 2026.

Di sisi lain, Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrief, telah mengonfirmasi bahwa surat pengunduran diri Rusdi Masse sebagai kader sekaligus Ketua DPW NasDem Sulsel telah diterima DPP NasDem. “Surat pengunduran diri Kakak Rusdi Masse sudah sampai di DPP,” kata Syahar usai menemui Ketua Umum NasDem Surya Paloh di Jakarta.

Persiapan Rakernas PSI dan Kehadiran RMS

Rakernas PSI 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Januari hingga 1 Februari 2026, di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani. Agenda tersebut diperkirakan menjadi panggung nasional, terlebih Presiden ke-7 RI Joko Widodo dijadwalkan hadir.

Isu kepindahan RMS semakin menguat setelah ia terlihat mendampingi Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dalam kunjungan ke Kabupaten Tana Toraja, Rabu (21/1/2026). Keduanya menghadiri upacara pemakaman adat Rambu Solo keluarga Benedictus Papa, Sekretaris Steering Committee (SC) Rakernas PSI 2026.

Sekretaris DPW PSI Sulsel, Indira Mulyasari Paramastuti, menyatakan bahwa DPW PSI Sulsel membuka pintu selebar-lebarnya bagi RMS. Ia menilai bahwa RMS adalah sosok politisi yang hampir semua orang di Sulsel kenal. “Kalau melihat prestasinya, beliau berhasil membangun NasDem di Sulsel. Jadi, jika ditanya apakah PSI terbuka, tentu sangat terbuka dan kami akan senang jika beliau bergabung,” ujar Indira.

Indira menegaskan bahwa terkait posisi atau jabatan, sepenuhnya menjadi kewenangan DPP PSI. “Kalau soal posisi, itu ranah DPP. Kami di Sulsel hanya menyiapkan ruang dan menyambut siapa saja yang ingin bergabung,” katanya.

Ia juga menanggapi kehadiran Rusdi Masse yang mendampingi Kaesang Pangarep di Tana Toraja. Menurutnya, keduanya memiliki hubungan persahabatan yang telah terjalin lama. Indira menegaskan bahwa kehadiran mereka di Toraja tidak berkaitan langsung dengan persiapan Rakernas PSI, melainkan memenuhi undangan keluarga.

DPW PSI Sulsel saat ini tengah menyusun konsep dan teknis Rakernas 2026, termasuk menginventarisasi sejumlah tokoh Sulsel yang berpotensi bergabung ke PSI. “Ada rencana tokoh Sulsel yang akan bergabung, tapi itu masih sebatas inventarisasi. Keputusan akhir tetap di DPP,” tambah Indira.

Share This Article
Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *