Detik-detik Wakil Ketua BGN Dikhianati Kepala SPPG Tegal Rejo OKUT, Dapur MBG Dekat Kandang Sapi

Zaiful Aryanto
4 Min Read

Operasional Dapur SPPG Tegal Rejo Dihentikan Sementara

Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tegal Rejo, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, dihentikan sementara. Keputusan ini diambil setelah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Nanik Sudaryati Deyang, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tersebut.

Dalam sidak tersebut, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian standar operasional yang menyebabkan penghentian sementara. Salah satu masalah utama adalah lokasi dapur MBG yang terlalu dekat dengan kandang sapi dan sarang burung walet. Hal ini dinilai berpotensi mengganggu higienitas dan keamanan pangan yang akan dikonsumsi siswa.

“Di tengah pemeriksaan dapur, tiba-tiba terdengar suara sapi dari arah sebelah bangunan. Saya langsung menanyakan hal tersebut kepada pengelola SPPG,” ujar Nanik Sudaryati Deyang.

Awalnya, pengelola menyampaikan bahwa kandang sapi tersebut baru dibangun setelah dapur SPPG berdiri. Namun, setelah dilakukan penelusuran langsung ke rumah pemilik ternak, ternyata kandang sapi itu justru sudah lebih dulu berdiri, bahkan beberapa bulan sebelum dapur SPPG beroperasi.

Nanik menilai pembangunan dapur SPPG tetap dilaksanakan meski sejak awal sudah diketahui terdapat kandang ternak di dekat lokasi. Hal ini dinilai tidak sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) operasional dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain persoalan lingkungan, tim BGN juga menemukan sejumlah kekurangan lain seperti alur dapur yang belum sesuai standar operasional, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang belum layak, serta fasilitas dapur yang dinilai belum memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

“Program ini bukan sekadar kegiatan bisnis atau mencari keuntungan. Ini adalah amanah Presiden untuk kepentingan sosial dan masa depan anak-anak Indonesia,” tegas Nanik.

Ia menegaskan, dalam program berskala nasional seperti MBG tidak boleh ada kompromi terhadap aspek kebersihan, keamanan pangan, maupun integritas pengelolaan. Karena itu, pihaknya meminta operasional dapur SPPG Tegal Rejo dihentikan sementara sampai seluruh perbaikan dilakukan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Penjelasan dari Pengelola SPPG Tegal Rejo

Kepala SPPG Tegal Rejo, Agus Waluyo, membenarkan bahwa dapur MBG yang dikelolanya saat ini sedang dalam status suspensi. Menurut Agus, evaluasi dari BGN mencakup beberapa aspek teknis, terutama terkait alur dapur, standar instalasi pengolahan limbah, serta kondisi lingkungan di sekitar dapur.

“Yang menjadi evaluasi dari Wakil Kepala BGN antara lain alur dapur yang dinilai belum sesuai standar, kemudian pemasangan IPAL yang juga belum memenuhi ketentuan, serta lokasi dapur yang dinilai terlalu dekat dengan sarang walet dan kandang sapi,” ujarnya.

Agus mengaku pihaknya tidak mengetahui secara detail terkait ketentuan teknis yang melarang keberadaan kandang hewan di sekitar dapur SPPG. “Saya memang belum mengetahui secara rinci terkait juknis yang mengatur jarak dapur dengan kandang ternak. Namun dari penjelasan Waka BGN disampaikan bahwa tidak boleh ada sarang walet maupun kandang sapi di sekitar dapur SPPG,” katanya.

Status suspensi berarti operasional dapur dihentikan sementara sampai seluruh perbaikan yang diminta oleh BGN dapat dipenuhi. “Suspen ini artinya operasional dapur dihentikan sementara sejak 11 Maret 2026. Operasional baru bisa berjalan kembali setelah seluruh standar teknis yang diminta BGN dipenuhi,” jelasnya.

Pihak pengelola yang bekerja sama dengan yayasan mitra program MBG, lanjut Agus, telah menyatakan kesanggupan untuk melakukan perbaikan sesuai standar yang ditetapkan. “Mitra dari yayasan sudah menyampaikan komitmen untuk melakukan renovasi dapur agar sesuai dengan standar. Termasuk berkoordinasi untuk relokasi kandang sapi maupun sarang walet yang ada di sekitar lokasi,” ujarnya.

SPPG Tegal Rejo sendiri diketahui mulai beroperasi melayani program makan bergizi bagi siswa sejak 13 Oktober 2025.

Share This Article
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *