Ekspresi Insanul Fahmi Saat Bertemu Istri Sah, Teriakan Anak dan Sikap Dingin Mawa

Muhammad Muhlis
5 Min Read

Momen Pertemuan Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa yang Viral di Media Sosial

Pertemuan antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa menjadi sorotan publik, terutama setelah kisruh rumah tangga mereka yang menyeret nama Inara Rusli. Momen ini juga melibatkan anak mereka, sehingga memperkuat rasa empati dari masyarakat.

Momen Bersejarah di Tomang

Insanul Fahmi akhirnya bertemu langsung dengan Wardatina Mawa di kawasan Tomang, Jakarta Barat, pada Kamis (15/1/2026). Pertemuan ini dilakukan dengan dihadiri oleh kedua belah pihak, termasuk kuasa hukum dan keluarga dari pihak Mawa. Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, menjelaskan bahwa pertemuan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB di kantor penasihat hukum Wardatina Mawa, sesuai kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.

“Sekitar pukul 10.30 pagi kami selaku kuasa hukum bersama Insanul datang ke kantor kuasa hukum Mawa di daerah Tomang. Yang sudah disepakati malam sebelumnya, para pihak dihadirkan, baik dari pihak Mawa, kuasa hukumnya, keluarganya termasuk kakaknya, kemudian saya selaku kuasa hukum Insanul dan Insanul sendiri hadir,” ujarnya.

Video pertemuan ini viral di media sosial seperti TikTok maupun YouTube. Dari video tersebut, terlihat ekspresi Insanul yang semringah dan senyumnya tak lepas dari teriakan suara anak kecil dari dalam mobil saat ia tiba di lokasi pertemuan.

Teriakan “Abati” yang Mengharukan

“Abati,” suara panggilan yang diduga dari anak Insanul dan Mawa terdengar dari sebuah mobil putih. Panggilan ini merupakan istilah kecintaan dalam bahasa Arab untuk “ayahku” dan sering digunakan dalam Al-Qur’an.

“Hai, nak,” jawab Insanul dengan senyum mengembang, ia langsung menuju asal teriakan. Dengan pintu mobil yang masih tertutup, dari kamera di video yang beredar, Insanul terlihat mencondongkan tubuhnya ke dalam mobil melalui jendela.

Interaksi ayah dan anak ini terjadi beberapa menit. Terlihat pula jika Insanul menyerahkan tas kuning berisi mainan. Tommy sang Kuasa Hukum menyebut momen tersebut berlangsung haru dan berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah apa yang diinginkan oleh Insanul semua bisa terlaksana dengan baik. Dia bisa bertemu dengan anaknya dan benar-benar melepaskan kangen karena sudah lama sekali tidak bertemu. Sampai dia membelikan mainan, berpelukan, dan bermain bersama-sama,” katanya.

Sikap Dingin Mawa

Saat anaknya melepas rindu dengan Insanul Fahmi, terlihat dari sisi berlawanan muncul seorang perempuan memakai niqab (cadar) keluar dari mobil. Diduga sosok ini adalah Wardatina Mawa. Terlihat ia bersikap dingin dengan tetap menjaga jarak. Tak ada interaksi lain saat itu antara Mawa dan Insanul.

Mawa bergegas masuk ke ruang pertemuan yang sudah ditentukan. Tak lama, Insanul menyudahi pertemuannya dengan sang putra dan menyusul Mawa, istri yang telah sah dinikahinya secara agama dan negara itu.

Netizen ramai menyoroti momen ini, banyak yang terharu melihat interaksi ayah-anak, meski tetap mendukung sikap Mawa. Komentar di media sosial memperlihatkan betapa publik ikut larut dalam suasana:

  • “Panggilan Abati bikin merinding, anak tetap butuh ayahnya.”
  • “Sedih lihat Insanul nangis, tapi salut sama Mawa yang tetap kuat.”
  • “Semoga anak tidak jadi korban konflik orang tua.”
  • “Momen ini bikin saya ingat ayah sendiri, rindu itu nggak bisa ditahan.”

Wardatina Mawa tetap berdiri dengan sikap tegas, namun sorot matanya tak bisa sepenuhnya menyembunyikan perasaan campur aduk. Anak yang memanggil “Abati” menatap ayahnya dengan senyum malu-malu, seakan rindu yang lama terpendam akhirnya menemukan jalan keluar.

Permintaan Maaf dan Syarat dari Mawa

Respon tegas Mawa ini seolah menunjukkan jika ia kekeuh pada pendiriannya atas konflik rumah tangganya. Ia meminta dua syarat damai: bukti nikah siri dan komitmen jelas untuk rumah tangga.

Meski dalam Insanul Fahmi secara langsung menyampaikan permintaan maaf kepada Wardatina Mawa dan keluarganya. Wardatina Mawa mengajukan dua syarat atas permintaan damai tersebut. Menurut Tommy, permintaan maaf tersebut disampaikan secara tulus.

“Insan meminta maaf secara khusus terhadap Mawa dan kakak-kakaknya. Itu benar-benar terjadi dan disampaikan secara tulus,” ujarnya.

Adapun syarat pertama yang diminta Mawa adalah Insanul Fahmi diminta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Mawa dan keluarganya melalui media.

“Syarat pertama, Insanul harus secara terbuka meminta maaf kepada Mawa dan keluarganya, dan itu nanti akan disampaikan ke media. Ini untuk menunjukkan bahwa permintaan maaf itu benar-benar tulus,” terang Tommy.

Syarat kedua, lanjut Tommy, Mawa meminta Insanul Fahmi menunjukkan bukti pernikahan siri yang disebut terjadi pada tanggal 7.

“Yang kedua, Mawa meminta bukti nikah siri tersebut. Kalau memang benar ada pernikahan siri pada tanggal 7, siapa ustaznya, siapa saksinya, itu diminta untuk dibuktikan,” ungkapnya.

Share This Article
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *