Zulkifli Hasan Dituduh Bertanggung Jawab atas Bencana Alam di Pulau Sumatera
Banyak warganet kini menyoroti nama Zulkifli Hasan setelah banjir dan longsor melanda Pulau Sumatera, terutama di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Ia dituduh sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab atas kondisi lingkungan yang memburuk, sehingga memicu bencana alam ini. Akun Instagram Zulkifli Hasan pun ramai dikunjungi oleh netizen, namun kolom komentarnya dibatasi karena jumlah komentar yang sangat banyak.
Video lawas dari tahun 2013 yang menampilkan aktor dan aktivis lingkungan Harrison Ford menegur Zulkifli Hasan saat menjabat Menteri Kehutanan kembali viral di media sosial. Video tersebut memicu kritik tajam dari publik, yang mengaitkan bencana banjir dan longsor di Sumatera dengan deforestasi yang terjadi di masa lalu.
Profil Zulkifli Hasan
Zulkifli Hasan atau lebih dikenal dengan panggilan Zulhas adalah seorang politisi yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan dalam Kabinet Prabowo-Gibran. Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN). Rekam jejaknya di dunia politik cukup panjang, termasuk pernah menjadi Menteri Perdagangan RI dan Menteri Kehutanan.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) terbaru, harta kekayaan Zulhas naik sebesar Rp17,04 miliar dalam setahun. Total kekayaannya mencapai sekitar Rp49,65 miliar pada 2025, meningkat 52,25 persen dari tahun sebelumnya.
Biodata Zulkifli Hasan
- Nama lengkap: Zulkifli Hasan
- Nama panggilan: Zulhas
- Tempat lahir: Penengahan, Lampung Selatan
- Tanggal lahir: 31 Agustus 1962 (usia 63 tahun 2025)
- Agama: Islam
- Istri: Soraya
- Anak: 4 orang, termasuk Zita Anjani (politisi PAN)
- Akun Instagram: @zul.hasan
Pendidikan dan Karier Politik
Zulhas menyelesaikan pendidikannya di Universitas Krisnadwipayana dengan gelar S1 Ekonomi. Sebelum terjun ke dunia politik, ia aktif dalam organisasi mahasiswa. Karier politiknya mencakup berbagai jabatan penting, seperti:
- Menteri Perdagangan RI (2022–2024)
- Wakil Ketua MPR RI (2019–2022)
- Menteri Kehutanan (2009–2014)
- Ketua Umum PAN (2015–sekarang)
Selama menjabat sebagai Menteri Kehutanan, ia sempat menjadi sorotan publik karena kebijakan izin pemanfaatan hutan yang dinilai kontroversial.
Tanggapan Zulkifli Hasan atas Bencana Alam
Zulkifli Hasan memberikan penjelasan mengenai bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera. Menurutnya, fenomena siklon tropis Senyar menjadi salah satu penyebab utama curah hujan yang tinggi. Ia juga menyebut bahwa kerusakan lingkungan akibat tindakan manusia turut memperparah dampak bencana.
Ia menjelaskan hal ini saat hadir sebagai tamu di kanal YouTube Denny Sumargo, Curhat Bang, dalam episode yang dirilis pada Senin (1/12/2025). Menurut Zulhas, siklon tropis tidak hanya memengaruhi Indonesia, tetapi juga negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Kritik Publik terhadap Zulkifli Hasan
Gelombang kritik terhadap Zulhas semakin kuat seiring video dokumenter ‘Years of Living Dangerously’ yang kembali viral. Dalam video itu, Harrison Ford menegur Zulhas tentang kerusakan hutan Sumatera dan pembalakan liar. Video ini memicu respons keras dari netizen, yang mengaitkan bencana alam dengan kebijakan masa lalu Zulhas.
Akun Instagram Zulhas diserbu komentar negatif, dan beberapa unggahannya bahkan membatasi kolom komentar. Netizen menuntut pertanggungjawaban Zulhas atas kerusakan lingkungan yang berdampak pada bencana ekologis saat ini. Ada yang menyebutnya sebagai “penjahat alam” dan menuntut agar ia mundur dari jabatan publik.
Kontroversi Zulhas dan Isu Deforestasi
Beberapa isu kontroversial terkait Zulhas antara lain:
-
Jejak Masa Lalu
Zulhas pernah menjadi Menteri Kehutanan periode 2009–2014, ketika kondisi hutan Sumatera memburuk, termasuk ancaman terhadap Taman Nasional Tesso Nilo. -
Teguran Harrison Ford
Dalam sebuah dokumenter, Harrison Ford menegur Zulhas secara langsung terkait kerusakan hutan dan pembalakan liar. -
Viral di Media Sosial
Video tersebut kembali viral, memicu kritik terhadap Zulhas. Akun Instagramnya diserbu komentar negatif. -
Kritik dan Tuntutan Publik
Netizen menuntut pertanggungjawaban Zulhas atas kerusakan lingkungan yang berdampak pada bencana ekologis saat ini. -
Ironi Promosi Tumbler
Zulhas mempromosikan penggunaan tumbler di tengah kritik keras atas kerusakan lingkungan. Hal ini dianggap ironis dan menambah kemarahan publik.
Kontroversi ini menyoroti pentingnya tanggung jawab pejabat publik dalam menjaga lingkungan dan dampak jangka panjang kebijakan yang diambil. Kini, bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatera kembali menyebar Zulhas terkait pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan transparan.