PM Israel Benjamin Netanyahu Muncul Setelah Kabar Kematian, Ancam Mojtaba Khamenei

Eka Syaputra
4 Min Read

Netanyahu Muncul ke Publik Setelah Diberitakan Terluka Parah

Setelah sempat beredar kabar yang menyebut bahwa Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengalami cedera parah hingga meninggal akibat serangan rudal, kini ia muncul kembali ke publik. Kabar tersebut berasal dari Kantor Berita Tasnim di Teheran dan langsung memicu spekulasi luas di media internasional.

Namun, menurut laporan terbaru, Netanyahu menggelar konferensi pers setelah beberapa waktu lamanya tidak tampil di depan umum. Konferensi pers ini menjadi yang pertama sejak dimulainya perang antara Israel dan AS melawan Iran. Dalam pernyataannya, Netanyahu memberikan ancaman terhadap pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, serta memberi peringatan keras terhadap pemimpin Hizbullah, Naim Qassem.

Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut ketika ditanya tentang tindakan apa yang akan diambil Israel terhadap Ayatollah Mojtaba Khamenei dan pemimpin Hizbullah. Ia menegaskan bahwa para pemimpin organisasi radikal tidak akan mendapatkan “jaminan keselamatan” dari Israel.

“Saya tidak akan memberikan asuransi jiwa kepada para pemimpin organisasi radikal,” ujar Netanyahu. Meski begitu, ia enggan menjelaskan secara rinci langkah-langkah yang akan diambil Israel ke depan. “Saya tidak bermaksud memberikan pesan yang pasti di sini mengenai apa yang sedang kami rencanakan atau apa yang akan kami lakukan,” tambahnya.

Selain itu, Netanyahu secara terbuka melontarkan kritik terhadap Mojtaba Khamenei. Ia menyebut pemimpin Iran itu sebagai “boneka” Pasukan Garda Revolusi. Sebagai informasi, Mojtaba Khamenei menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran. Putra kedua Ali Khamenei ditunjuk oleh Majelis Ahli Iran tak lama setelah ayahnya wafat di tengah eskalasi militer AS-Iran yang pecah akhir Februari lalu.

Mojtaba Khamenei dikenal sebagai figur yang cenderung “low profile”, meskipun namanya telah lama disebut sebagai sosok potensial di elit teokratis Iran. Banyak warga Iran yang belum pernah mendengar suaranya. Ia tidak muncul untuk memberikan ceramah publik, khotbah Jumat, atau pidato politik. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, namanya sering disebut sebagai calon pengganti ayahnya.

Peringatan Keras Terhadap Hizbullah

Selain itu, Netanyahu juga melontarkan peringatan terhadap Hizbullah. Pemimpin Israel itu menyatakan akan terus menyerang kelompok tersebut. Ia menuntut harga yang mahal atas serangan yang terjadi awal Maret ke Israel.

“Kami akan menuntut harga yang mahal dari Hizbullah, dan lebih baik bagi pemerintah Lebanon untuk bergerak lebih dulu dan ikut serta dalam langkah ini,” kata Netanyahu. Hingga saat ini, eskalasi konflik di Timur Tengah masih memanas sejak AS-Israel meluncurkan serangannya terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Di tengah serangan udara yang sudah berlangsung hampir dua pekan tersebut, Netanyahu mengatakan bahwa Iran “tidak lagi sama”. Menurutnya, operasi militer terhadap Iran mampu memukul dua pilar utama pertahanan rezim Iran, yakni Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dan pasukan paramiliter Basij.

Ia juga menyebut bahwa beberapa serangan Israel telah menewaskan ilmuwan nuklir Iran terkemuka. Netanyahu juga menyatakan bahwa tujuan Israel adalah menghentikan Iran memindahkan proyek nuklir dan balistiknya ke bawah tanah.

Dalam pandangannya, Teheran dan Hizbullah tidak lagi menimbulkan ancaman yang sama seperti dulu. Lebih lanjut, Netanyahu mengulang pernyataan bahwa operasi militer tersebut dapat membuka peluang terjadinya perubahan rezim. Namun, PM Israel menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan di Iran pada akhirnya bergantung pada rakyat Iran sendiri.

“Pada akhirnya, itu tergantung pada kalian. Itu ada di tangan kalian,” katanya.

Sementara itu, Netanyahu juga menambahkan bahwa dirinya dan Presiden AS Donald Trump menjalin komunikasi setiap hari.

Share This Article
Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *