Berita Duka: Wakil Gubernur Sulawesi Barat Meninggal Dunia
Kabar duka datang dari Sulawesi Barat. Wakil Gubernur Sulbar, Mayor Jenderal Salim Sayyid Mengga, meninggal dunia pada hari Sabtu (31/1/2026) pukul 06.40 Wita di RS Siloam Makassar. Pria kelahiran Polman, 24 Agustus 1951, meninggal dalam usia 74 tahun.
Salim Sayyid Mengga adalah kawan satu angkatan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Mereka sama-sama lulusan Akademi Militer (dulu AKABRI) tahun 1974. Jabatan tertinggi yang pernah ia jabat di militer adalah Panglima Komando Daerah Militer XV/Pattimura.
Setelah pensiun dari militer, Salim S Mengga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 dan 2014-2016. Ia juga terpilih menjadi Wakil Gubernur Sulbar pada pilkada serentak 2024, mendampingi Suhardi Duka. Ia dilantik oleh kawan seangkatannya di Akmil, Presiden Prabowo Subianto.
Jenazah almarhum akan diterbangkan ke Jakarta. Ia akan disemayamkan di rumah putri pertamanya di Jl Taman Cilandak 4 Nomor 26 Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Setelah itu, jenazah akan dikuburkan di Tamakan Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Humas Pemprov Sulbar, Dian Afrianti, sudah mengonfirmasi kabar tersebut. Sebelum meninggal, Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menjalani perawatan di Makassar. Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan jajaran pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar sempat membesuk di Makassar.
Keluarga Almarhum, Fuad Al Attas, kepada Tribun-Sulbar.com mengatakan bahwa Wakil Gubernur Sulawesi Barat berpulang sekira pukul 06.40 WITA. “Akan diberangkatkan ke Jakarta untuk dimakamkan di TMP Kalibata,” katanya.
Ucapan Duka dari Gubernur Suhardi Duka
Innalillahi wa innalillahi rajiun. Subuh waktu Jakarta berdering telpon beberapa kali kemudian tersambung, terdengar suara tangis Putri Wakil Gubernur, Mayor jendral (Pur) Salim Mengga, an. Mila. Saya kaget dan diberitahu bahwa Pak Wagub sudah tiada.
Saya Gubernur dan seluruh rakyat Sulbar sangat kehilangan sosok teladan, pemimpin yang istikomah dan sangat mencintai rakyatnya. Selamat jalan Kakanda, Sahabat sekaligus orang yang kami tuakan. Kami doakan Allah swt menempatkanmu di tempat yang mulia.
Profil Salim S Mengga
Salim S Mengga menjabat Wakil Gubernur periode 2025-2029. Dia mendampingi Suhardi Duka. Sebelumnya, dia menjabat Anggota DPR RI pada tahun 2009 hingga 2016 dari Partai Demokrat. Pernah juga menjabat Pangdam XV/Pattimura.
Salim S Mengga ternyata teman satu angkatan Prabowo Subianto di Akademi Militer (dulu AKABRI) tahun 1974. Ia memulai karier militernya di Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin (Kodam XIV Hasanuddin) di Sulawesi Selatan. Ia menjabat sebagai Komandan Peleton Detasemen Kavaleri Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin dari 1975 hingga 1978, kemudian Komandan Peleton I Kompi 101 Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin dari tahun 1978 hingga 1981.
Selanjutnya dipindahkan menjadi Komandan Kompi Markas Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin dari 1981 hingga 1983, dan terakhir menjadi Kepala Seksi 4 Logistik Yonkav 10 Kodam XIV/Hasanuddin dari 1983 hingga 1984.
Salim S Mengga kemudian pindah ke Jawa Barat menjadi Guru Militer Golongan IV Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) dari 1984 hingga 1985. Kemudian berpindah tugas di Pusat Kesenjataan Kavaleri sebagai Kepala Seksi Trakor Ditbinsen Pussenkav dari 1985 hingga 1986.
Selanjutnya ia pindah ke Jawa Tengah menjadi Wakil Komandan Yonkav 2 Kodam IV/Diponegoro dari 1986 hingga 1989. Kemudian ke Kabupaten Pemalang di Komando Distrik Militer 0711, menjabat sebagai Kepala Staf Kodim 0711/Pemalang dari 1989 hingga 1990.
Ia kembali ke Jawa Barat sebagai Guru Militer Golongan V Pusdikkav dari 1990 hingga 1991. Tak lama berselang sekitar 1 tahun, ia ke Komando Daerah Militer IV/Diponegoro sebagai Komandan Yonkav 2 Kodam IV/Diponegoro (1991—1993) dan Komandan Kodim 0716/Demak (1993—1994).
Ia beralih kembali Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menjadi Wakil Asisten Sosial dan Politik Kasdam IV/Diponegoro (1994—1995), kemudian menjadi Asisten Sosial dan Politik Kasdam IV/Diponegoro (1995—1997). Ia iangkat menjadi Komandan Komando Resor Militer 141 selama 4 tahun (1997—2001).
Selanjutnya, kembali ke Pusdikkav sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri dari 2001 hingga 2003, dan berikutnya diangkat menjadi Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) IV/Diponegoro (2003). Selanjutnya menjadi Wakil Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (2003—2005). Terakhir, ia diangkat menjadi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura dari 2005 hingga 2006.