Negara Triliunan, Anggota DPR Endipat Wijaya Dikaitkan Sindir Ferry Irwandi, Banjir Kritik

Muhammad Muhlis
6 Min Read

Peristiwa Viral di DPR RI dan Reaksi Publik

Potongan video Endipat Wijaya, anggota DPRD, saat menghadiri Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia diduga menyindir aksi Ferry Irwandi yang menyalurkan bantuan langsung kepada korban banjir Sumatera.

Endipat Wijaya menyebut bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan hingga triliunan rupiah. Sebagai informasi, Ferry Irwandi berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 10 miliar dalam waktu singkat dan terjun langsung ke daerah bencana untuk menyalurkan bantuan. Aksi ini dinilai lebih cepat dibandingkan pemerintah, sehingga mendapatkan banyak pujian dari publik.

Namun tampaknya aksi Ferry Irwandi ini cukup mengusik Endipat Wijaya. Hal ini lantaran ia dianggap lebih cepat memberikan bantuan daripada pemerintah. Akibatnya, Endipat Wijaya melontarkan sindiran pedas yang diduga ditujukan kepada Ferry Irwandi. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti munculnya pihak swasta maupun individu yang dinilai “mengambil panggung” dalam penanganan bencana.

Menurutnya, negara justru memberikan kontribusi jauh lebih besar secara nominal. Ia menegaskan hal tersebut lewat sebuah video yang kemudian tersebar luas di TikTok dan Instagram pada Kamis (4/12/2025). Dalam video itu, Endipat berkata dengan nada tegas, “Namanya orang yang cuman datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh. Padahal negara sudah hadir dari awal.”

Endipat juga membantah anggapan bahwa pemerintah tidak turun tangan. Ia mengatakan bahwa negara telah membangun banyak fasilitas darurat untuk membantu para korban. “Ada orang baru datang, baru bikin satu posko, ngomong pemerintah nggak ada. Padahal pemerintah sudah bikin ratusan posko di sana,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut mencapai puncaknya ketika ia membandingkan besaran bantuan dari individu dengan dana yang digelontorkan negara. Menurutnya, nominal miliaran rupiah dari pihak perorangan masih sangat kecil bila dibandingkan dengan anggaran pemerintah. “Orang per orang cuman nyumbang 10 miliar, negara sudah triliun-triliun,” tutup Endipat.

Ucapan itu langsung memantik reaksi keras dari warganet. Banyak yang menilai bahwa Rp10 miliar bukanlah jumlah kecil, apalagi dalam konteks penggalangan dana publik. Walaupun Endipat tidak menyebut nama mana pun, publik cepat menghubungkannya dengan aksi Ferry Irwandi, yang sebelumnya berhasil mengumpulkan dana Rp10,3 miliar hanya dalam 24 jam melalui platform KitaBisa.

Tak heran jika setelah video tersebut beredar, kolom komentar berbagai akun gosip dipenuhi kritik. Sebagian besar netizen menyayangkan pernyataan sang legislator, yang dianggap kurang memberikan apresiasi terhadap inisiatif warga dalam membantu penanganan bencana.

Beberapa komentar netizen antara lain:
* @fdila_anwr : “Berisiikkkkk bapak yang penting rakyat bantu paaakkk , please respect dulu deh.”
* @samidnawaitsug_ : “ente aja digaji sama Rakyat bungggg, apa yg kau sombongkan bung,? ini udah bukti jelas kalo pemerintahan dpr ini udah gk sehat , faktosss bungggg.”
* @gibran_silalahi : “Kok Julid sih? Kalau merasa dengki, ya kerja yg bener lu lu pada, ga usah dengki gitu.”
* @its.silviiaaa : “di kunci akun lu ya pak.. dia nyumbang bawa namanya masyarakat indonesia. grup anda nyumbang tp pake nama grup anda, padahal duitnya jg it duit rakyat.”
* @blaster_farm : “Lagian 10 miliar itu sumbangan dari rakyat ke rakyat , lu aja di gaji pakek duit rakyat.”

Ucapannya viral hingga menuai hujatan, Endipat Wijaya langsung mengunci akun Instagram pribadinya. Hal ini lantaran netizen langsung ramai menggeruduk akun media sosial miliknya.

Aksi Ferry Irwandi yang Mengharukan

Ferry Irwandi, YouTuber, aktivis, sekaligus founder Malaka Project, berhasil menggalang dana hingga Rp10 miliar untuk korban banjir di Aceh hingga Sumatera. Kini ia terjun langsung menyalurkan bantuan senilai Rp10 miliar tersebut. Ferry Irwandi pun rutin memberikan update mengenai penyaluran bantuan melalui media sosialnya.

Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah video yang diunggah pada Jumat (5/12/2025). Ferry tampak bertemu langsung dengan para warga korban banjir. Ia mengumumkan kalau bantuan tersebut berasal dari masyarakat Indonesia yang ikut prihatin. “Jadi dari seluruh Indonesia, karena merasa sedih dan terluka juga atas apa yang terjadi sama bapak dan ibu semua, mereka semua kompak sumbangan. Dana sumbangannya sampai Rp10 miliar, kita sampai di sini buat nganterin. Mungkin belum sempurna tapi seluruh masyarakat Indonesia peduli. Bertahan ya bapak ibu semua,” kata Ferry dengan suara bergetar dan menangis.

Netizen pun ikut terharu dengan penyaluran bantuan yang dilakukan Ferry. Tak sedikit yang mendoakan para korban banjir diberikan kesabaran dan kekuatan.

Krisis Air Bersih di Lokasi Bencana

Dalam postingan berikutnya, Ferry menginformasikan krisis air bersih di lokasi bencana. Ditambah lagi putusnya aliran listrik hingga runtuhnya jembatan semakin memperburuk keadaan. Ferry memastikan akan memberikan bantuan air bersih secara berkala.

“Sore ini kami masuk lebih dalam di wilayah Tamiang, dan keadaannya semakin buruk, masyarakat krisis air bersih, hilang listrik dan pencahyaan, infrastruktrur, tiang listrik, jalan, jembatan runtuh, semuanya hancur. Kita salurkan bantuan dan air bersih dan terus akan kita lakukan berkala. Besok kita akan coba untuk terus masuk ke daerah-daerah yang belum terjangkau,” papar Ferry.

Share This Article
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *